• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, April 22, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Arak dan Abon Mete, Pesona Lain di Utara Bali

Agung Padma by Agung Padma
9 November 2022
in Kabar Baru, Kuliner, Travel
0
1

Oleh Sagung dan Satyanata

Memeras buah mete yang kerap dibuang setelah diambil bijinya.

Desa Tembok, desa di terujung Kabupaten Buleleng yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Karangasem. Perjalanan menuju Desa Tembok menghabiskan waktu 1 jam dari pusat Kota Singaraja dan sekitar 3 jam dari Kota Denpasar. Pantai utara membentang di sepanjang utara desa sedangkan perbukitan di sebelah selatannya. Begitu memasuki Desa Tembok, hawa panas menyambut khas daerah pesisir. 

Sepanjang jalan, ada banyak pohon mente yang menarik perhatian. Buah mente yang berwarna merah bergelantungan indah di ujung rantingnya. Ciri khas buah ini adalah bijinya yang justru ada di luar daging buahnya. Biji mente sudah sangat terkenal bisa diolah menjadi produk kacang dengan rasa gurih yang khas. Selain bijinya, buahnya pun ternyata bisa diolah. Salah satu produk unik di Desa Tembok dari olahan buah mente adalah arak mente.

Proses pembuatan arak mente dimulai dari memanen buah mente yang sudah matang. Buah yang sudah matang berwarna merah kekuningan atau berumur 30 hari. Beberapa yang sudah terlalu matang akan jatuh dengan sendirinya, sementara untuk memanen yang masih di pohon petani akan menggoyangkan batang dan ranting pohon atau mendorong buah dengan kayu. Buah mente kemudian dipisahkan dari bijinya dengan cara memutar biji mente dan menarik biji mente dari buahnya. 

Buah yang sudah terkumpul kemudian dicari airnya. Satu per satu buah mente ditumbuk lalu diperas dengan tangan. Air yang terkumpul dari proses tersebut kemudian disaring dan dikumpulkan dalam satu wadah dan siap dijual ke pembuat arak mente seharga Rp15.000 untuk 30 liter air mente. Sementara daging buahnya kadang diolah menjadi abon mente atau lebih sering digunakan kembali sebagai pupuk alami untuk pohon mente itu sendiri.

Sampai di pengolah, air mente kemudian melewati proses distilasi dengan alat-alat sederhana. Air mente dipanaskan hingga mendidih di dalam panci yang tutupnya sudah disambungkan dengan pipa sebagai penangkap uap. Uap air mente mengalir di dalam pipa dan melewati bak air bersih sebagai media pendingin. Saat tetesan arak pertama muncul di ujung pipa, perlahan api dikecilkan hingga proses distilasi berjalan perlahan dan menghasilkan arak mente dengan kadar alkohol hingga 40%. Untuk 30 liter air mente yang didistilasi, hanya 2 liter arak mente yang dihasilkan. 

Kendala yang dialami adalah musim. Pohon mente tidak berbuah sepanjang tahun. Produsen arak mente harus melakukan sistem stok saat musim mente berbuah. Terkadang, petani mente memanen buah yang belum terlalu matang sehingga rasa arak menjadi perih di kerongkongan, ujur Gede Orta, salah satu pembuat arak mente. 

Hingga saat ini, pengemasan dan distribusi masih dilakukan dengan sangat sederhana. Arak mente dikemas dalam botol air mineral atau dengan plastik sekali pakai. Pemasaran pun masih dari mulut ke mulut dan belum sepopuler arak ental padahal arak mente memiliki beberapa kelebihan. Gede Orta menambahkan, setelah minum arak mente besoknya langsung sehat, tidak mabuk seperti setelah minum arak ental.

kampungbet
Tags: abon metearak metedesa tembokkelas jurnalisme wargamengolah jambu mete
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Agung Padma

Agung Padma

Related Posts

Rumah Panggung Loloan makin Hilang

Rumah Panggung Loloan makin Hilang

6 January 2026
Banjir di Banjar Sebual, Warga Bangkit Bersama Setelah Bencana

Banjir di Banjar Sebual, Warga Bangkit Bersama Setelah Bencana

21 December 2025
Beban Tak Terlihat Remaja Bali di Jembrana

Beban Tak Terlihat Remaja Bali di Jembrana

20 December 2025
Menimbang Ulang Pengertian Masyarakat Pesisir dari Pantai Sanur

Menimbang Ulang Pengertian Masyarakat Pesisir dari Pantai Sanur

15 October 2025
Masa Depan Pantai Sindhu dari Kacamata Pemilik Usaha

Masa Depan Pantai Sindhu dari Kacamata Pemilik Usaha

12 October 2025
“Pesuan Kebisan Ragane” Api Jengah Pemuda Intaran Sanur

“Pesuan Kebisan Ragane” Api Jengah Pemuda Intaran Sanur

10 October 2025
Next Post
Bus Sekolah Gratis di Desa Tembok Barter Sampah Plastik

Bus Sekolah Gratis di Desa Tembok Barter Sampah Plastik

Comments 1

  1. Tres says:
    3 years ago

    Tertarik min. Ada kontak suppliernya kah?
    Wa 085 792 040 730

    Reply

Leave a Reply to Tres Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Ekowisata di Subak Sebagai Solusi atau Ancaman Baru?

Plastik Makin Mencemari Pertanian

21 April 2026
Sampah tak Terpilah, Subsidi Pupuk Organik bikin Jengah

Cara Leluhur Bali Memilah Sampah

21 April 2026
Bencana Sunyi: Penurunan Muka Tanah Akibat Eksploitasi Airtanah di Bali

Bencana Sunyi: Penurunan Muka Tanah Akibat Eksploitasi Airtanah di Bali

20 April 2026
Reklamasi Sekali, Abrasi Berkali-kali

Reklamasi Sekali, Abrasi Berkali-kali

20 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia