Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?
Pagi itu, pukul sepuluh, matahari sudah mulai tegas menyinari aspal Jalan Gajah Mada. Di salah satu koridor perdagangan tertua di...
Read moreDetailsPagi itu, pukul sepuluh, matahari sudah mulai tegas menyinari aspal Jalan Gajah Mada. Di salah satu koridor perdagangan tertua di...
Read moreDetailsPenulis: Tim Madyapadma: Cintya dan Devan Delapan bulan tanpa hujan, mata air mati, warga menangis. Kini satu rumpun bambu menyimpan...
Read moreDetailsKawasan proyek Canggu Hills di Pererenan, Badung, yang direncanakan menjadi pusat komersial dan hunian terpadu.
Read moreDetailsHari itu, iringan jempana dan barong datang dari Desa Banjarangkan ke Pantai Lepang. Iringan masyarakat yang datang duduk di atas...
Read moreDetailsMade Suyasa, petani di Desa Bakbakan terancam kehilangan pekerjaannya sebagai petani akibat rencana pembangunan di atas lahan sawahnya. Suyasa dan...
Read moreDetails