Arsip

Ketika BBM Langka dan Rasa Aman Warga Dipertaruhkan

Tak pernah terbayangkan, pagi hari di Bali yang terkenal dengan slow living justru terasa semakin rumit dan melelahkan. Pertanyaan, “Sudah dapat beli bensin?” seakan menjadi penguat antarsesama warga. Dalam sepekan terakhir, kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), khususnya Pertalite dan Pertamax, menjadi persoalan yang sulit dihindari. Warga harus meluangkan waktu berjam-jam untuk mengantre di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Antrean kendaraan mengular, kemacetan parah, dan waktu yang seharusnya digunakan untuk...

Read moreDetails

Membaca Samarasa Lewat Citta, Rasa dan Karsa di UWRF 2026

Oleh: Ni Komang Diah Wiryatami Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) ke-23 akan berlangsung pada 21–25 Oktober 2026 di Taman Baca, Ubud. Tahun ini, festival mengangkat tema Samarasa: Awareness, Empathy, Action. Tema ini diperkenalkan dalam konferensi pers di Artotel Sanur, Denpasar, Rabu (7/10/2026). I Ketut Suardana, pendiri Yayasan Mudra Swari Saraswati, membuka sesi dengan menjelaskan tiga gagasan yang menjadi dasar tema tersebut: citta, rasa, dan karsa. Citta berkaitan dengan pikiran,...

Read moreDetails

Rekonstruksi Perempuan Bali dalam Sejarah 1965

Sudah 61 tahun peristiwa 1965 berlalu. Dalam catatan sejarah 1965, posisi perempuan kerap kali hilang. Padahal, pembantaian massal terhadap simpatisan dan tertuduh pendukung Partai Komunis Indonesia (PKI) di Indonesia ikut merekonstruksi posisi perempuan dalam kehidupan sosial dan politik. Sebelum peristiwa 1965, perempuan Bali aktif secara politik. Bahkan, ikut berpartisipasi dalam reforma agraria. Mereka menghadiri rapat, aksi langsung, dan menjadi pemimpin partai. Eksistensi Gerwani di Bali cukup besar.  Gerwani, singkatan dari...

Read moreDetails

Infrastruktur Komputasi vs. Neraca Air: Mengukur Jejak Ekologis Data Center di Bali

Bali sedang memasuki babak baru transformasi digital. Pusat data bukan lagi sekadar infrastruktur pendukung internet, tetapi mulai menjadi bagian dari fondasi ekonomi digital, cloud computing, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Pemerintah pusat sendiri menyebut Indonesia tengah menghadapi potensi investasi data center sekitar US$15–20 miliar atau sekitar Rp270–360 triliun, dengan tambahan kapasitas sekitar 1,3 GW. Bali termasuk salah satu wilayah yang masuk dalam radar pengembangan tersebut, bersama Batam, Jawa Barat dan...

Read moreDetails

China, Tibet, dan Bali: Ketika Pembangunan Kehilangan Mata Ketiga

Oleh: Agung Sudarsa China yang Membuat Dunia Terpesona China hari ini sulit untuk tidak dikagumi. Dalam beberapa dekade, negeri itu berubah menjadi salah satu kekuatan ekonomi, industri, teknologi, dan infrastruktur terbesar dunia. Kota-kota tumbuh menjulang, kereta cepat membentang ribuan kilometer, jalan dan jembatan dibangun dalam skala raksasa, sementara produk-produk China hadir hampir di seluruh penjuru dunia. Tidak sedikit negara berkembang kemudian menjadikan China sebagai model. Kecepatan pembangunan, kemampuan negara menggerakkan...

Read moreDetails

Keberanian Memimpin Diri, Menguasai Ruang Hidup Sendiri

Seorang perempuan kabur dari kampung karena akan dinikahkan paksa, meninggalkan kuliah enam semester, dan memulai semester baru di pulau rantauan. Oleh: Ni Luh Feby Riveranika Hari itu, 26 September 2026, matahari pagi menjelang siang kian bersinar terik menyoroti dua bangunan besar berwarna merah bata di Denpasar. Bangunan tersebut tidak lain adalah Pasar Badung dan Pasar Kumbasari yang berdiri bersebelahan. Sorot megah dua bangunan bergaya khas Bali itu, membuat siapa saja...

Read moreDetails

JANGAR Membaca Masa Depan melalui Raja Pasir

Raja Pasir resmi dirilis pada Selasa, 6 Oktober 2026 melalui Silver Records. Album ini merupakan album penuh kedua JANGAR setelah Jelang Malam (2019), sekaligus rilisan panjang terbaru setelah mini album Malam (2024), yang meraih Album Rock Terbaik di AMI Awards. Dalam sesi dengar, vokalis Gusten Keniten, bassist Rai Biomantara, dan drummer Pasek Darmawaysya hadir. Gitaris Dewa Adi Sanjaya berhalangan karena berada di Kupang. Jeda panjang sejak Jelang Malam merekam perubahan...

Read moreDetails

Sumur, Kasur, Dapur, dan Krisis? 

Ketika Tubuh-Tubuh Perempuan Menyerap Benturan Krisis di Riuh Rendah Pasar Badung Oleh: Made Suci Ananda Putri dan Ni Kadek Vinita Dwi Antarini  Di Pasar Badung, hari dimulai jauh sebelum matahari terbit. Bau kencur yang ditumbuk kasar, aroma amis daging basah di atas semen dingin, dan derit keranjang kayu menjadi penanda bahwa roda ekonomi kota mulai berputar. Di atas kertas resmi, angka inflasi Kota Denpasar sebesar 3,46 persen  mungkin hanya tampak sebagai...

Read moreDetails

Diorama Pembagian Peran dari Pasar Tradisional

Oleh: Agatha Putri Cahyaningsih dan Litalia Putri Di antara para pedagang, penjaga kios, buruh, hingga tukang-tukang suun yang mengangkat barang di Pasar Badung, Denpasar, pembagian peran serta tradisi antara laki-laki dan perempuan tidak selalu tampak sebagai sesuatu yang tetap. Sebagian bergeser, sebagian bertahan, sebagian lainnya dinegosiasikan setiap hari.   Denyut aktivitas Pasar Badung yang berada di jantung Kota Denpasar berdetak perlahan. Cahaya hangat melintasi lorong-lorong pasar, membiaskan pendar emas pada beberapa...

Read moreDetails

Belajar Membongkar, Lupa Menyambung

Ada satu momen di kebun, beberapa bulan setelah saya lulus kuliah. Saya bicara sesuatu pada salah satu anggota keluarga saya. Dia diam sebentar, lalu menjawab, "kamu ini sekolah tinggi-tinggi kok malah susah diajak ngobrol." Saat itu saya tersinggung. Sekarang saya pikir dia benar. Dia cuma salah menebak sebabnya. Bukan kemampuan ngobrol saya yang berubah. Kacamata saya yang berubah. Hal-hal yang dulu saya anggap biasa saja mulai terasa janggal. Kenapa ada...

Read moreDetails

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.