• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, September 15, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Kegigihan Hampir 40 Tahun dalam Mempertahankan Kerajinan Lontar 

Ketut Aditya by Ketut Aditya
14 November 2024
in Kabar Baru, Sosok
0
0

Ketut Girgir sedang membuat tipat ental di rumahnya. Foto oleh: Aditya dan Suardika

Penulis: Ketut Aditya dan I Gede Suardika

Email: adityaiketut186@gmail.com

Rumah pengrajin tipat (ketupat) ental yang biasanya ditemui di warung-warung ternyata salah satunya berada di Desa Sukadana, Karangasem. Layaknya pohon kelapa yang memiliki manfaat dari akar hingga daunnya, begitu pula pohon lontar. Daun pohon lontar yang dikenal dengan ental dapat dimanfaatkan menjadi sebuah kerajinan, yaitu tipat ental.

Tipat ental biasanya digunakan sebagai sarana upacara keagamaan umat Hindu atau sebagai pelengkap banten. Biasanya tipat ental digunakan untuk banten yang langsung dibuang dan isinya tidak untuk dikonsumsi. Dalam zaman yang serba sederhana ini, tipat ental menjadi pilihan untuk masyarakat yang tidak memiliki waktu untuk membuat tipat dari daun kelapa.

I Ketut Girgir (65) merupakan pengrajin lontar di Desa Sukadana sejak tahun 1985. Keterbatasan fisiknya tidak mematahkan semangatnya untuk terus berkarya. Ketika kami menemui Ketut Girgir di rumahnya, ia terlihat sedang duduk di kursi roda sembari menganyam tipat ental. Wajahnya yang berseri-seri menunjukkan pribadinya yang penuh dengan semangat dan kegigihan.

Dari tahun 1985 hingga saat ini, terhitung hampir 40 tahun sudah dirinya membuat tipat ental. Sembari berbincang, tangannya tidak berhenti menganyam. Satu-satunya motivasi Ketut Girgir tetap menjalani usaha tersebut adalah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Ketut Girgir sedang menganyam lontar. Foto oleh: Aditya dan Suardika

Terkadang ia tidak sendiri, dalam proses pembuatannya Ketut Girgir sesekali dibantu oleh adiknya. Pendistribusian barang langsung diambil oleh pembeli di kediamannya karena keterbatasan fisik Ketut Girgir. 

“Biasane tiang maan ane awai Rp10.000 – Rp15.000 (biasanya saya dapat sehari Rp10.000 – Rp15.000),” ujar Ketut Girgir. Keuntungan yang diperoleh dari usaha kerajinan lontar tersebut mencapai Rp10.000 hingga Rp15.000 dalam sehari. Dalam satu bulan, penghasilan yang didapatkan kurang lebih sekitar Rp500.000. Meski terbilang kecil, uang tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Usaha yang dijalankan oleh Ketut Girgir dapat menjadi upaya mempertahankan kerajinan lontar di Desa Sukadana, Kabupaten Karangasem yang kian luntur. 

(Salah satu karya peserta Kelas Jurnalisme Warga di Desa Sukadana, Kubu, Karangasem)

kampungbet
Tags: anyaman lontardesa sukadanaKarangasemkelas jurnalisme warga
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Ketut Aditya

Ketut Aditya

Related Posts

Apakah Tradisi Megibung akan Tergantikan dengan Prasmanan?

Apakah Tradisi Megibung akan Tergantikan dengan Prasmanan?

14 September 2026
Sejarah Desa Guliang Kangin, Dulunya Hutan Belantara

Sejarah Desa Guliang Kangin, Dulunya Hutan Belantara

3 September 2026
Catatan Perjalanan Desa Ban: Masih Terjal dan Krisis Air

Catatan Perjalanan Desa Ban: Masih Terjal dan Krisis Air

31 August 2026
Kayoan Bunderin, Mata Air Bersejarah yang Dijaga Sekaa Kayoan di Desa Bebandem

Kayoan Bunderin, Mata Air Bersejarah yang Dijaga Sekaa Kayoan di Desa Bebandem

23 August 2026
KJW Desa Adat Guliang Kangin, Desa Penuh Sejarah

KJW Desa Adat Guliang Kangin, Desa Penuh Sejarah

20 August 2026
Harmoni Alam dan Budaya di Kastala Trekking Karangasem

Harmoni Alam dan Budaya di Kastala Trekking Karangasem

15 August 2026
Next Post
10 Diksi Terbanyak pada Debat Perdana Pilgub Bali

10 Diksi Terbanyak pada Debat Perdana Pilgub Bali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Ajakan Wisata Laut Berkelanjutan di Blue Future Forum 2026

Ajakan Wisata Laut Berkelanjutan di Blue Future Forum 2026

15 September 2026
Apakah Tradisi Megibung akan Tergantikan dengan Prasmanan?

Apakah Tradisi Megibung akan Tergantikan dengan Prasmanan?

14 September 2026
Solidaritas Jurnalis Bali Panjatkan Doa untuk 5 Pewarta dan Kru Kapal yang Hilang Meliput Erupsi Anak Krakatau

Solidaritas Jurnalis Bali Panjatkan Doa untuk 5 Pewarta dan Kru Kapal yang Hilang Meliput Erupsi Anak Krakatau

14 September 2026
Nelayan Kusamba Bisa Jadi Tinggal Kenangan

Nelayan Kusamba Bisa Jadi Tinggal Kenangan

13 September 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia