• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, June 7, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Kegigihan Hampir 40 Tahun dalam Mempertahankan Kerajinan Lontar 

Ketut Aditya by Ketut Aditya
14 November 2024
in Kabar Baru, Sosok
0
0

Ketut Girgir sedang membuat tipat ental di rumahnya. Foto oleh: Aditya dan Suardika

Penulis: Ketut Aditya dan I Gede Suardika

Email: adityaiketut186@gmail.com

Rumah pengrajin tipat (ketupat) ental yang biasanya ditemui di warung-warung ternyata salah satunya berada di Desa Sukadana, Karangasem. Layaknya pohon kelapa yang memiliki manfaat dari akar hingga daunnya, begitu pula pohon lontar. Daun pohon lontar yang dikenal dengan ental dapat dimanfaatkan menjadi sebuah kerajinan, yaitu tipat ental.

Tipat ental biasanya digunakan sebagai sarana upacara keagamaan umat Hindu atau sebagai pelengkap banten. Biasanya tipat ental digunakan untuk banten yang langsung dibuang dan isinya tidak untuk dikonsumsi. Dalam zaman yang serba sederhana ini, tipat ental menjadi pilihan untuk masyarakat yang tidak memiliki waktu untuk membuat tipat dari daun kelapa.

I Ketut Girgir (65) merupakan pengrajin lontar di Desa Sukadana sejak tahun 1985. Keterbatasan fisiknya tidak mematahkan semangatnya untuk terus berkarya. Ketika kami menemui Ketut Girgir di rumahnya, ia terlihat sedang duduk di kursi roda sembari menganyam tipat ental. Wajahnya yang berseri-seri menunjukkan pribadinya yang penuh dengan semangat dan kegigihan.

Dari tahun 1985 hingga saat ini, terhitung hampir 40 tahun sudah dirinya membuat tipat ental. Sembari berbincang, tangannya tidak berhenti menganyam. Satu-satunya motivasi Ketut Girgir tetap menjalani usaha tersebut adalah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Ketut Girgir sedang menganyam lontar. Foto oleh: Aditya dan Suardika

Terkadang ia tidak sendiri, dalam proses pembuatannya Ketut Girgir sesekali dibantu oleh adiknya. Pendistribusian barang langsung diambil oleh pembeli di kediamannya karena keterbatasan fisik Ketut Girgir. 

“Biasane tiang maan ane awai Rp10.000 – Rp15.000 (biasanya saya dapat sehari Rp10.000 – Rp15.000),” ujar Ketut Girgir. Keuntungan yang diperoleh dari usaha kerajinan lontar tersebut mencapai Rp10.000 hingga Rp15.000 dalam sehari. Dalam satu bulan, penghasilan yang didapatkan kurang lebih sekitar Rp500.000. Meski terbilang kecil, uang tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Usaha yang dijalankan oleh Ketut Girgir dapat menjadi upaya mempertahankan kerajinan lontar di Desa Sukadana, Kabupaten Karangasem yang kian luntur. 

(Salah satu karya peserta Kelas Jurnalisme Warga di Desa Sukadana, Kubu, Karangasem)

kampungbet
Tags: anyaman lontardesa sukadanaKarangasemkelas jurnalisme warga
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Ketut Aditya

Ketut Aditya

Related Posts

Melali Shuttle Listrik di Intaran Sanur, Transportasi Publik Rintisan Dikelola Desa

Melali Shuttle Listrik di Intaran Sanur, Transportasi Publik Rintisan Dikelola Desa

3 June 2026
Ruang Healing di Pesisir yang Berubah

KJW Desa Adat Intaran Soroti Mobilitas di Sanur

2 June 2026

Sanur Intaran Kurangi Macet Lewat Kantong Parkir

2 June 2026
Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Rumah Panggung Loloan makin Hilang

Rumah Panggung Loloan makin Hilang

6 January 2026
Banjir di Banjar Sebual, Warga Bangkit Bersama Setelah Bencana

Banjir di Banjar Sebual, Warga Bangkit Bersama Setelah Bencana

21 December 2025
Next Post
10 Diksi Terbanyak pada Debat Perdana Pilgub Bali

10 Diksi Terbanyak pada Debat Perdana Pilgub Bali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Sampah tak Selalu Menjadi Musibah

Sampah tak Selalu Menjadi Musibah

5 June 2026
Botol Kaca Menumpuk karena Nilai Ekonominya Rendah, Tanggung Jawab Produsen Minim

Botol Kaca Menumpuk karena Nilai Ekonominya Rendah, Tanggung Jawab Produsen Minim

5 June 2026
Gerakan Masa Subur 25 Seniman Perempuan

“Perang Gender”: Halusinasi di Era Matinya Kepakaran untuk Membungkam Analisis Gender Struktural

5 June 2026

Pengetahuan Pangan Lokal Dijaga Bersama, Tak Hanya oleh Petani

4 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia