• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, August 5, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Jalan Kaki adalah Aktivitas Ekstrem di Bali

Gde Putra by Gde Putra
5 August 2026
in Kabar Baru
0
0
Pengguna lalulintas di Kerobokan, Bali menerobos trotoar merampas hak pejalan kaki. Foto Anton Muhajir.

Mungkin anda tidak menyangka, jalan kaki adalah kegiatan paling ekstrem di Bali, khususnya di daerah perkotaan.

Tidak semua jalan ada trotoarnya. Seandainya ada, banyak bopengnya. Kalau tidak ngeh, kaki anda bisa terkilir dan lecet.

Apalagi saat jam macet, trotoar berubah menjadi jalan alternatif para pengendara motor. Kacaunya tata lalu lintas di Bali ibarat “gergaji” yang memotong kaki warganya sendiri. Kaki-kaki itu tidak boleh digunakan untuk berjalan.

Tentu saja hal ini menguntungkan korporasi kendaraan sebab merekalah yang menuai profit atas kekacauan ini. Masyarakat diarahkan untuk menilai bahwa mengendarai kendaraan bermotor lebih aman dan efisien daripada berjalan kaki. Terasa, pemerintah berpihak kepada korporasi kendaraan. Pemegang otoritas tidak berniat melindungi pejalan kaki.

Buktinya jumlah kendaraan tambah berjibun, trotoar semakin beralih fungsi, dan berbagai mobil berukuran besar dibiarkan memadati gang-gang sempit. Memilih jalan kaki dalam situasi seperti ini adalah tindakan yang nekat.

Selain itu, ada label-label buruk yang menjegal para pejalan kaki. Mereka bisa dicap miskin, terbelakang dan gagal.

Anak-anak remaja bisa minder kalau tidak memiliki kendaraan. Para orang tua rela pinjam uang ke rentenir, hingga jual tanah agar mampu membeli kendaraan bermotor untuk buah hati mereka.

Iya para kapitalis semakin kaya ketika konsumen membeli produk mereka bukan atas dasar kebutuhan saja, tetapi demi mendapatkan pengakuan supaya tidak dipandang sebelah mata.

Kendaraan kemudian mendikte moralitas para orang tua. Orang tua yang baik dan bertanggung jawab adalah ketika mereka mampu membeli kendaraan bermotor untuk anak-anak mereka.

Memiliki kendaraan pribadi semakin menjadi obsesi akibat minimnya fasilitas transportasi publik. Ketika jalan dan gang tak ramah dengan pejalan kaki, jalan kaki kemudian menjelma sebagai aktivitas “olah raga”.

Di Bali, kalau anda mendengar kabar teman anda sedang berolah raga, besar kemungkinan artinya sedang jalan kaki di Jogging track atau alun alun kota. Di berbagai belahan bumi, jalan kaki adalah transportasi non bermotor yang lumrah dilakoni. Mereka tidak harus mengendarai kendaraan jika bepergian ke sebuah tempat.

Kesehatan warga semakin optimal sebab jalan kaki adalah aktivitas sehari-hari warga. Banyak penjelasan ilmiah mengenai manfaat jalan kaki, dari melancarkan peredaran darah, memperkuat otot, membakar kalori hingga menurunkan resiko serangan jantung.

Miris, agar bisa berjalan kaki di Bali, warga terpaksa mengendarai kendaraan bermotor ke lapangan olah raga. Menghisap gas beracun dari knalpot kendaraan sebelum dan sesudah dari arena jalan kaki adalah konsekuensi yang sulit ditolak. Menyehatkan tubuh dan menyakitinya di saat yang sama sungguh pemandangan ironis.

Sudah saatnya problem kesehatan manusia Bali hari ini tidak melulu ditafsirkan sebagai masalah kelalaian individual. Masalah kesehatan itu bersumber dari kaki warganya yang “digergaji” oleh penguasa yang menganak-emaskan korporasi kendaraan dengan mengabaikan kenyamanan pejalan kaki…

(Penulis lepas yang aktif di Komunitas Taman 65)

Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Gde Putra

Gde Putra

Penulis lepas yang pernah kuliah di Universitas Atmajaya Yogyakarta. Kini merantau di Amerika Serikat.

Related Posts

Ratusan Petani Kakao Jembrana Mampu Mengolah Biji agar jadi Cokelat Premium

Ratusan Petani Kakao Jembrana Mampu Mengolah Biji agar jadi Cokelat Premium

4 August 2026
Merayakan Kebebasan Berekspresi di Tengah Represi Digital

Merayakan Kebebasan Berekspresi di Tengah Represi Digital

4 August 2026
Solidaritas Jurnalis Bali Aksi Teatrikal Mengecam Pernyataan Presiden “Londo Ireng”

Solidaritas Jurnalis Bali Aksi Teatrikal Mengecam Pernyataan Presiden “Londo Ireng”

3 August 2026
Cerita Penggemar dan Pengguna Transportasi Umum di Bali

Cerita Penggemar dan Pengguna Transportasi Umum di Bali

3 August 2026
Skater Berharap Perbaikan Skatepark Lumintang untuk Keamanan Bermain

Skater Berharap Perbaikan Skatepark Lumintang untuk Keamanan Bermain

2 August 2026
Wajah Baru Tukad Bindu

Wajah Baru Tukad Bindu

1 August 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Catatan Mingguan Men Coblong: Syahwat

Jalan Kaki adalah Aktivitas Ekstrem di Bali

5 August 2026
Ratusan Petani Kakao Jembrana Mampu Mengolah Biji agar jadi Cokelat Premium

Ratusan Petani Kakao Jembrana Mampu Mengolah Biji agar jadi Cokelat Premium

4 August 2026
Merayakan Kebebasan Berekspresi di Tengah Represi Digital

Merayakan Kebebasan Berekspresi di Tengah Represi Digital

4 August 2026
Solidaritas Jurnalis Bali Aksi Teatrikal Mengecam Pernyataan Presiden “Londo Ireng”

Solidaritas Jurnalis Bali Aksi Teatrikal Mengecam Pernyataan Presiden “Londo Ireng”

3 August 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia