• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, June 19, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Ye$$, Investor pun Melahap Bali

Luh De Suriyani by Luh De Suriyani
19 June 2011
in Berita Utama, Ilustrasi, Kabar Baru, Lingkungan
0
11
Demi pariwisata, kita biarkan investor memakan apa saja yang ada di Bali. Kartun Gus Dark.
Selagi bisa, investor pun memakan semuanya termasuk lingkungan. Kartun Isoul.

Dua karikatur di atas adalah hasil karya dua kartunis Bali, Gus Dark dan Isoul. Keduanya kami minta membuat kartun tersebut untuk kampanye penegakan Peraturan Daerah tentang Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Bali. Kampanye ini diadakan oleh Forum Peduli Gumi Bali dengan motor utama Walhi Bali.

Dua kartunis ini dengan satir menggambarkan bagaimana Bali dijadikan tumbal atas nama pariwisata. Apa saja yang ada di Bali, seolah-olah sah untuk dikorbankan demi mengejar gemerincing dolar.

Terlalu satir mungkin? Silakan nilai demikian. Tapi, kartun di atas adalah gambaran situasi Bali saat ini. Jadi, Anda mau tertawa atau menangis setelah melihat dua karikatur tersebut?

Tags: BaliKartunLingkungan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Luh De Suriyani

Luh De Suriyani

Ibu dua anak lelaki, tinggal di pinggiran Denpasar Utara. Anak dagang soto karangasem ini alumni Pers Mahasiswa Akademika dan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. Pernah jadi pemimpin redaksi media advokasi HIV/AIDS dan narkoba Kulkul. Menulis lepas untuk Mongabay.

Related Posts

Ngobrolin Krisis Iklim Bersama Climate Freask dan Kenapa Bali Perlu Versi Lokalnya

Ngobrolin Krisis Iklim Bersama Climate Freask dan Kenapa Bali Perlu Versi Lokalnya

15 June 2026
Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

11 June 2026
Abrasi yang tak Pernah Henti di Pantai Kuta

Hilangnya Pesisir Bali: Memahami Akar Krisis Abrasi dan Jalan Keluarnya

4 June 2026
Mai Memunyi!

Mai Memunyi!

30 May 2026

Mall Baru akan Bermunculan, Warga Bali Khawatir Ruang Hidup Kian Sesak

27 May 2026
Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Next Post
Bali dalam Kuasa Uang

Bali dalam Kuasa Uang

Comments 11

  1. wisata bali says:
    15 years ago

    Mari kita jaga Bali dari tangan-tangan orang yang tidak bertanggung jawab. Bali itu indah akan kekayaan alam, budaya dan kedamaiannya. Biarlah begitu terus sepanjang masa.

    Reply
  2. Grisha Gusti says:
    15 years ago

    Semua kebijakan ada di tangan pemarintah rakyat kecil hanya kuli kerja cuma memnuhi kebutuhan sehari-hari,kita hanya bisa pasrah melihat apa yg terjadi di sekitar kita,wakil rakyat jg gak bisa berbuat banyak dan cuma bisa obral janji manis.

    Reply
  3. Bram says:
    15 years ago

    Kalau sampai kehancuran Bali sudah komplit, jangan hanya salahkan pemerintah (pusat maupun daerah). Tapi salahkan diri kita sendiri juga karena tidak mau melobi pemerintah untuk menghentikan investasi berlebihan.

    Reply
  4. winata says:
    15 years ago

    kita sendirilah yang menghancurkan Bali baik dengan cara langsung maupun tidak langsung. Semuanya tunduk dalam kuasa Uang. Kita menjadi manusia yang hanya satu dimensi yakni mengejar kesenangan materi/ uang. Menutup pemikiran-pemikiran kritis yang tidak mengabdi pada kekuasaan uang. Kita semua bertanggungjawab termasuk dengan jalan memilih Bupati/ walikota yang kini berkuasa di Bali.

    Reply
  5. agus widiantara says:
    15 years ago

    Investor: “Kue” Bali emang Enyak

    Reply
  6. yannusa says:
    15 years ago

    saya yg hanya rakyat biasa hanya bisa melakukan hal2 kecil sederhana saja. mungkin dengan berusaha konsisten tidak membuang sampah sembarangan semoga mampu memberikan kontribusi kecil bagi lingkungan Bali.
    dan tentang investor, sepertinya mutlak wewenang para pejabat berkuasa yg punya kemampuan untuk mengenyahkan ( setidaknya sedikit memfilter ) investor pemakan Bali. bukan hanya memberikan janji2 politik manis saat berkampanye, pada kenyataannya, setelah menjabat, memakai wewenang dan jabatan untuk mengeruk Bali demi kepentingan sendiri dan politik. Payaahhh…..

    Reply
  7. Dek adhi says:
    15 years ago

    Kejahatan akan merajalela karena orang baik berdiam diri, akibatnya semuanya akan kena dosa. seperti lingkungan kita dirusak oleh investor,tp kita hanya berdiam diri walaupun tahu itu merusak akibatnya bencana juga nanti menimpa kita, saya sebagai orang kecil cuma bisa menerapkan dilingkungan rumah saja dan di lingkungan sawah saya.

    Reply
  8. nak bali says:
    15 years ago

    orang bali harus lebih peduli dgn bali.

    Reply
  9. ngaceng ngawak says:
    14 years ago

    sebenarnya masalah ada pada pribadi masing2,jika krama BALI bisa melakukan hal-hal mulai dr diri sendiri niscaya BALI akan terjaga walaupun Pemerintah tidak mendukung. salah satu contoh :
    – banyak krama BALI yg menjual tanah nya demi mendapatkan uang secara instan.coba seandainya tanah tersebut disewakan atau di bangun toko untuk di kontrakkan akan mendatangkan hasil dan tanah tersebut masih menjadi hak milik krama BALI sendiri.jangan sampai Krama BALI berlomba-lomba menjual tanah kepada investor dr luar BALI itulah yg berbahaya. jgn sampai Krama BALI pada akhir nya menyewa / ngontrak di tanah kelahirannya sendiri.
    -jika seandainya terpaksa menjual tanah nya, sebaiknya di jual kepada Krama BALI sendiri bukan kepada investor dr luar BALI.jika memang terpaksa menjual kepada investor dr luar jgn menjual seluruh tanah yg di miliki.
    -Dukungan dari perbankan untuk membantu krama BALI dalam kredit pinjaman usaha agar krama BALI tidak sampai menjual tanah/aset nya yg seharusnya bisa di kelola untuk usaha.
    -berdayakan sumberdaya lokal dan tingkatkan mutu dr pendidikan di BALI.
    -belajar jujur pada diri sendiri dan kepada orang lain.
    -hindari tindakan2 yg mengarah ke korupsi dan sejenisnya.

    bersambung ( lagi mikir lagi heheheheh)…………….

    Reply
  10. ngaceng ngawak says:
    14 years ago

    – jika di tilang polisi JANGAN memberikan uang damai,mintalah surat tilang resmi agar tidak memberikan kesempatan pada aparat penegak hukum untuk melanggar kode etik seorang penegak hukum.
    -jika anda sebagai pedagang,jangan lah anda mau di suruh mark up harga di nota pembelian padahal harga riil nya di bawah nota pembelian.
    -mengembangkan sikap suka menolong orang lain yg sedang kesusahan.
    -saling menghormati dan toleransi
    -menyelesaikan masalah melalui musywarah bukan dengan kekerasan

    next………………

    Reply
  11. ngaceng ngawak says:
    14 years ago

    -STOP pembangunan RUKO di BALI !!! jika terpaksa bangunlah bangunan dengan stil BALI agar masih terkesan aspek budaya BALI.
    -batasi pendatang yg tidak jelas atau yg tidak memiliki ketrampilan memasuki BALI.jangan sampai seperti jakarta yg masyarakat asli nya betawi malah tergusur jauh ke pinggiran oleh para pendatang.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Hari Laut Sedunia Menjadi Peringatan untuk Menghentikan Ekspansi LNG di Bali

Hari Laut Sedunia Menjadi Peringatan untuk Menghentikan Ekspansi LNG di Bali

18 June 2026
Pedih di Balik Galungan: Ekonomi Melemah, Kantong Makin Tipis

Pedih di Balik Galungan: Ekonomi Melemah, Kantong Makin Tipis

18 June 2026
Peluncuran Repositori untuk Memperkuat Pengelolaan Laut di Enam Negara

Peluncuran Repositori untuk Memperkuat Pengelolaan Laut di Enam Negara

17 June 2026
matan AI

Kearifan Lokal yang Mulai Ringkih

16 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia