• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, March 5, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Situasi Pariwisata Bali Kini dari Pernyataan Gubernur

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
27 February 2026
in Kabar Baru, Sekilas Info
0
0



Sejumlah informasi dan data mengenai situasi pariwisata Bali disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster dalam sejumlah peristiwa pekan ini. Kami rangkum dari dua siaran pers oleh Pemprov Bali.

Koster menerima kunjungan resmi Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Peter Mark Haymond, bertempat di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar pada Selasa (24/2).Dalam pertemuan tersebut, Dubes Haymond menyampaikan rencana pembukaan kantor konsulat Amerika Serikat di Bali guna meningkatkan layanan bagi warga negara Amerika yang berada di Pulau Dewata. Ia mengungkapkan, sekitar 270 ribu warga Amerika tercatat berkunjung ke Bali tahun lalu, dan 80 persen wisatawan Amerika yang datang ke Indonesia memilih Bali sebagai destinasi utama. Untuk itu, pihaknya juga merekrut personel tambahan guna membantu pelayanan, termasuk penanganan kasus darurat seperti kecelakaan yang melibatkan warganya.

Dubes Haymond menegaskan mayoritas warga Amerika yang berkunjung ke Bali merupakan wisatawan yang patuh hukum dan berkualitas. Namun demikian, ia mengakui adanya tantangan global berupa kejahatan penipuan (scam) yang kini marak terjadi di berbagai negara Asia Tenggara. Ia mencontohkan sejumlah negara seperti Thailand, Laos, Myanmar, dan Kamboja yang menjadi pusat penipuan lintas negara, dengan dampak kerugian besar, termasuk bagi warga Amerika yang pada tahun lalu mengalami kerugian hingga 10 miliar dolar AS akibat scam. 

Menurutnya, Indonesia juga menghadapi ancaman serupa, termasuk kasus pusat penipuan yang menyasar negara berbahasa Indonesia. Karena itu, Pemerintah Amerika Serikat terus memperkuat kerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia untuk memberantas kejahatan tersebut, terutama di kawasan destinasi wisata.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kerja sama Pemerintah Amerika Serikat. Ia menilai peningkatan kunjungan wisatawan Amerika ke Bali setiap tahun, yang pada 2025 menempati peringkat ketujuh terbanyak, tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga mencerminkan semakin eratnya hubungan Indonesia dan Amerika Serikat. 
“Sebagai Gubernur, saya berkepentingan menjaga hubungan baik ini demi kepentingan rakyat Bali,” ujarnya.

Gubernur Koster memaparkan bahwa Bali merupakan pulau kecil dengan luas hanya sekitar 0,1 persen dari wilayah Indonesia dan jumlah penduduk sekitar 4,4 juta jiwa atau 1,6 persen dari total penduduk nasional. Meski kecil, Bali dianugerahi kebudayaan unik yang tumbuh kuat di 1.500 desa adat. Tradisi, kearifan lokal, dan ritual keagamaan yang hidup di tengah masyarakat menjadi daya tarik utama yang menjadikan Bali sebagai destinasi wisata dunia. Pada tahun 2025, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,1 juta orang tertinggi sepanjang sejarah pariwisata Bali.

Ia menegaskan, sektor pariwisata menopang sekitar 66 persen perekonomian Bali. Saat pandemi Covid-19, ketika pariwisata terpuruk, ekonomi Bali terkontraksi hingga minus 9,3 %. 
Namun kini Bali telah bangkit dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,82% tertinggi dalam tujuh tahun terakhir dan berada di peringkat kelima nasional. Pendapatan per kapita Bali tercatat sebesar Rp 72,66 juta, dengan tingkat kemiskinan 1,45%, termasuk yang terendah di Indonesia.

Meski demikian, Gubernur Koster mengakui keberhasilan Bali sebagai destinasi dunia juga menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari persoalan sampah, kemacetan, keamanan, wisatawan asing bermasalah, hingga kasus narkotika, prostitusi, alih fungsi, dan kepemilikan lahan. Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Bali sementara menjalankan arah pembangunan Bali 100 tahun ke depan dengan menempatkan kebudayaan sebagai fondasi utama, termasuk melalui penguatan desa adat.

Selain itu, Pemprov Bali tengah mengembangkan pengolahan sampah berbasis energi listrik, membangun infrastruktur besar-besaran dalam lima tahun ke depan untuk mengatasi kemacetan, serta mengembangkan transportasi modern yang ramah lingkungan. Pemerintah juga menyiapkan regulasi tata kelola pariwisata berkualitas guna mengendalikan jumlah wisatawan asing dan memastikan yang datang adalah wisatawan berkualitas serta menghormati budaya Bali. Kebijakan pungutan wisatawan asing sebesar Rp150 ribu setiap kunjungan juga diterapkan sebagai bentuk kontribusi langsung bagi pelestarian alam dan budaya Bali.

Pada kesempatan lain pertemuan dengan pimpinan Kepolisian Daerah Bali, Wayan Koster  juga menyebut kontribusi pariwisata Bali terhadap pertumbuhan perekonomian Bali sangat tinggi yakni mencapai 66,0% berdasarkan data tahun 2024. Sementara Pariwisata Bali pada Tahun 2025 juga mampu menarik Wisatawan mancanegara (Wisman) ke Pulau Dewata mencapai 7,05 juta orang atau lebih tinggi dari tahun 2024 yang jumlahnya 6,3 juta orang. 

“Pada tahun 2024, pariwisata Bali juga telah berkontribusi terhadap devisa negara, dimana devisa pariwisata Bali mencapai Rp 167 triliun atau berkontribusi sebesar 53,6 persen dari total devisa pariwisata Indonesia yang nilainya Rp 312 triliun,” kata Gubernur Bali, Wayan Koster dalam Rapim Polda Bali Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H.,S.I.K.,M.Si dan dihadiri oleh seluruh Kapolres/Kapolresta Kabupaten/Kota se-Bali bersama jajaran pada, Selasa (Anggara Paing, Bala), 24 Februari 2026 di Gedung Presisi Polda Bali.

Namun di tengah meningkatnya jumlah kunjungan Wisman ke Bali, Gubernur Koster menyebut praktek oknum Wisman nakal. Perilaku ini mencoreng Bali sebagai destinasi wisata utama dunia.  Reputasi Bali terancam sebagai Pulau yang indah dan aman untuk tempat berlibur, apabila praktek oknum Wisman nakal di Bali, seperti melakukan tindakan pembobolan ATM, tidak menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor dan menodai kesucian Bali tak ditindak.

Meskipun pada tahun ini, Gubernur Bali, Wayan Koster menyebut peristiwa tersebut sudah menurun, dibandingkan pada tahun sebelumnya. Namun ia menyatakan harus diawasi ketat.

“Tantangan Bali sebagai destinasi wisata dunia juga kian terlihat disaat makin banyaknya jaringan narkoba (ditemukannya bunker laboratorium narkoba yang dimiliki oleh WNA di Bali), kasus prostitusi, hingga adanya geng Rusia yang menculik WNA Ukraina di Bali. Untuk itu, Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kapolda Bali, atas acara pagi hari ini, kita harus mempunyai persepsi dan membangun kesadaran secara bersama – bersama guna mengatasi tantangan dan ancaman yang sedang dihadapi, agar Bali di mata dunia atau orang yang berkunjung ke Bali merasakan rasa aman dan nyaman, sekaligus memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” tegas Wayan Koster seraya mengajak Kapolda Bali beserta seluruh Kapolres/Kapolresta Kabupaten/Kota se-Bali bersama jajaran untuk menangani praktek wisman nakal, kasus narkoba hingga judi online di Bali.

Selain mengungkapkan masalah keamanan hingga Wisman nakal, Gubernur Wayan Koster juga menyampaikan persoalan kemacetan yang diakibatkan oleh meningkatnya jumlah kendaraan. Sebagai solusi, Koster sudah melakukan komunikasi dengan Menteri terkait di Pemerintah Pusat, dimana pada tahun ini akan mendapatkan bantuan pembangunan infrastruktur jalan yang nilainya mencapai satu setengah triliun Rupiah melalui APBN.

Mengenai persoalan sampah, Gubernur Wayan Koster mengucapkan terimakasih kepada Polda Bali bersama TNI yang sudah korve, korve, korve membersihkan sampah di pesisir pantai, sesuai instruksi Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto.

Sebagai penutup, Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini menyampaikan pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali bersiap menjalankan program pemberian insentif untuk kelahiran anak krama Bali yang ketiga/Komang dan anak keempat/Ketut, hingga program 1 keluarga, 1 sarjana di Bali. Program ini harus dijalankan, guna mencegah defisitnya jumlah krama Bali, yang notabene sumber daya manusia Bali sangat berperan nyata dalam pelestarian adat istiadat, tradisi, seni budaya dan kearifan lokal Bali. 

situs toto hk pools slot 200 situs slot situs slot sangkarbet cerutu4d
Tags: kunjungan wisatawan ke balipariwisata balisiaran pers
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

28 February 2026
Merawat Ingatan, Tubuh, dan Perspektif Perempuan lewat Ruang Aman Menulis

Merawat Ingatan, Tubuh, dan Perspektif Perempuan lewat Ruang Aman Menulis

19 February 2026
Imagine: Never Called by My Name Mewakili Kegelisahan Perempuan

Imagine: Never Called by My Name Mewakili Kegelisahan Perempuan

14 February 2026
Ahli Tegaskan Bahaya Pengecualian Wajib Amdal dalam Sidang Gugatan Petani Batur

Ahli Tegaskan Bahaya Pengecualian Wajib Amdal dalam Sidang Gugatan Petani Batur

7 February 2026
Kejanggalan di Balik Putusan Massa Aksi 30 Agustus

Kejanggalan di Balik Putusan Massa Aksi 30 Agustus

3 February 2026
Rekam Jejak 41 Tahun TPA Suwung: Berulang kali Hendak Ditutup, PSEL Gagal

Menata Ulang Kebijakan Pengelolaan Sampah Nasional

2 February 2026
Next Post
Daftar Dropbox Limbah B3 di Bali yang Menerima Sampah Obat dan Elektronik

Daftar Dropbox Limbah B3 di Bali yang Menerima Sampah Obat dan Elektronik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Pelestarian Nyoman dan Ketut VS Otonomi dan Hak Reproduksi dalam Kebijakan KB Krama Bali

Pelestarian Nyoman dan Ketut VS Otonomi dan Hak Reproduksi dalam Kebijakan KB Krama Bali

5 March 2026
Setahun Koster – Giri: Lebih dari 70 Regulasi Baru, Pusat Kebudayaan Bali, dan Teror Sampah

Setahun Koster – Giri: Lebih dari 70 Regulasi Baru, Pusat Kebudayaan Bali, dan Teror Sampah

4 March 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Membakar Vitalitas Kebudayaan

4 March 2026
Mesin Tap Trans Metro Dewata Sering Galat

Perang dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

3 March 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia