
7. Dadong Rengkeg: Sate Mandira
Kesibukan di rumah Dadong Rengkeg, penemu resep ini sudah dimulai siang hari. Anak-anak, menantu, dan cucunya sudah sibuk dengan tugasnya masing-masing.
Ada yang menggiling bumbu, mengolah ikan marlin yang menjadi bahan utama menu ini, menyiapkan pemanggangan, dan lainnya. Rengkeg adalah penemu ramuan menu ikan yang sudah tiga generasi menghidupi keluarga besarnya ini. Walau sudah berjualan lebih dari 30 tahun, warga desa setempat dan desa-desa tetangganya tak bosan menunggui pepes dan sate ini matang.
Para warga luar desa sampai luar kabupaten sudah mulai berdatangan pukul 3 sore. Saat itu, pepes dan ikan sudah mulai dipanggang. Pabrik di dalam rumah berasap, aroma sate dipanggang dan pepes meruap hidung. Satenya khas, dengan potongan daging dibalut adonan ikan dan kelapa.
Sementara pepes menggunakan empat lapis daun sehingga terlihat sangat tebal, padahal isinya hanya dua potong ikan berbumbu. Biar tidak mudah gosong. Untuk pepes ada dua jenis, berbumbu merah dan berbumbu genep. Paling jonson makan selagi hangat, kadang tersedia ketupat sebagai pelengkap makan di dapurnya langsung.








![[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan](https://balebengong.id/wp-content/uploads/2025/01/KOLOM-MATAN-AI-oleh-I-Ngurah-Suryawan-by-Gus-Dark1-120x86.jpg)


Dadong rengkeg dimana lokasinya