Inilah Dia, Sepuluh Perempuan Legenda Kuliner Bali

Para legenda inilah yang turut membentuk tradisi kuliner Bali.

Merayakan Hari Kartini, 21 April 2019, mari bersua para perempuan pembawa popularitas menu khas Bali ini. Kenapa sepuluh? Karena energi merangkumnya baru sepuluh, silakan ditambahkan yoa.

  1. Dadong Songkeg: Tahu Pejeng
foto: luh de

Jangan menunda untuk menemui Dadong Songkeg di Pejeng, Gianyar. Perempuan lanjut usia yang terlihat eksotis dengan rambut gimbal panjang sampai betisnya. Ia terlihat jarang mengenakan baju atas, hanya kamen dan sabuk kain melilit pinggangnya.

Tak mungkin tak tersihir penampilan dadong ini. Dengan tekun memotong-motong tahu yang baru saja membeku setelah dimasak di tungku rumahnya. Melayani pembeli yang datang, memasukkan tahu ke kresek dan menerima pembayaran. Tangkas.

Menemukan rumah sekaligus dapur produksi tahunya yang gurih dan padat ini bukan hal mudah, Tak ada papan nama atau nomor rumah. Hanya mengandalkan ingatan jika sudah pernah ke sana. Jika belum, jaraknya sekitar 10 menit dari Pasar Pejeng ke arah Utara. Rumahnya di kanan jalan pinggir jalan raya Pejeng.

Tahu sudah matang sekitar pukul 3 sore. Ada juga yang digoreng tapi baru siap sekitar pukul 5. Tak hanya citarasa tahunya yang pulen karena padatnya sari kedelai, namun perjumpaan dengan Dadong Songkeg membuat hati ini kembung. Tips penting jika tak sabar mengunyah tahu di dapurnya, jangan lupa bawa sambel.