
2. Men Tempeh: Betutu
Ayam kukus empuk dengan guyuran kuah bumbu genep, gurih pedasnya berakar di lidah. Sekitar lima warung ayam betutu di terminal lama Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana menyebut sebagai warung ayam betutu Men Tempeh. Mereka berdampingan, berjejer di terminal yang berjarak sekitar 300 meter dari Pelabuhan Gilimanuk, penghubung utama Bali dan Jawa.
Men Tempeh adalah merek dagang dari Ni Wayan Rarud aka Tempeh. Bersama suaminya, I Nyoman Suratna, perempuan kelahiran Gianyar ini mendirikan warung ayam betutu pada tahun 1976. Lokasi warung di Gilimanuk, berjarak sekitar 3,5 jam perjalanan dari Denpasar.
Pasangan suami istri tersebut perantau. Suratna dari berasal dari Bangli. Men Tempeh dari Gianyar. Mereka meninggalkan pekerjaan sebagai buruh, dan memulai usaha dagang buah di Bali barat. Setelah jatuh bangun bekerja apa saja, ayam betutu kemudian mengubah nasib mereka.








![[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan](https://balebengong.id/wp-content/uploads/2025/01/KOLOM-MATAN-AI-oleh-I-Ngurah-Suryawan-by-Gus-Dark1-120x86.jpg)


Dadong rengkeg dimana lokasinya