
6. Mek Sambru: Blayag Karangasem

Pukul 3 sore. Mek Sambru baru saja tiba di emperan toko, lokasi warungnya di Jalan Gajah Mada, Kota Amlapura, Karangasem. Ia menata meja, tapi sudah ada lima pembeli yang antre.
Wajah nenek sekitar 75 tahun ini masih segar, tanda usai mandi. Bedak putih dan gincu dipulas di wajah dan bibirnya yang keriput. “Nama asli saya Made Resti, nama jeleknya Sambru,” sahutnya tersenyum lebar.
Nenek ini salah satu dagang sekaligus tukang masak legendaris di Amlapura. Lebih 50 tahun berjualan. Beberapa pelanggannya kerap mencandai begini. “Kalau Mek Sambru senyumnya masem pas jualan berarti kalah meceki.”
Berjualan di emperan. Sambru masih kuat berdiri sekitar enam jam, dari pukul 3 sampai 9 malam tiap harinya. Pembeli yang makan di sana harus berebutan ruang dengan pembeli yang beli bungkus.










![[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan](https://balebengong.id/wp-content/uploads/2025/01/KOLOM-MATAN-AI-oleh-I-Ngurah-Suryawan-by-Gus-Dark1-120x86.jpg)
Dadong rengkeg dimana lokasinya