
4. Nyonya Warti Buleleng: Catering
Sampai kini, jika mendapat nasi kotak dan catering di kantor pemerintahan masih menemukan nama Nyonya (Ny) Warti Buleleng. Prof Darma Putra juga memilih profil Ni Ketut Warti (1939) sebagai salah satu legenda kuliner Bali dalam Jurnal JUMPA berjudul Empat Srikandi Kuliner Bali: Peran Perempuan Dalam Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan.
Berikut kutipannya. Ia mulai usaha sejak 1989, sejak usia SD dia sudah biasa membantu ibunya dalam dunia memasak dan berjualan. Setelah dewasa, Warti bekerja menjadi perawat di RSU Wangaya sampai akhirnya istri dari I Gusti Ngurah Made Buleleng, Kepala Dinas Pengajaran Kabupaten Badungini pensiun sebagai perawat di Puskesmas Lumintang tahun 1989.
Sejak menjadi istri seorang pejabat kepala dinas, Warti sering menangani urusan konsumsi instansi yang dipimpin suaminya. Sampai akhirnya tonggak penting datang Januari 1989, ketika dia diminta menyediakan catering untuk pelantikan Bupati Badung, IGB Alit Putra.
Ia juga diminta untuk menyiapkan konsumsi atlet PON Bali yang berada dalam training centre (TC), Juni 1989. Jumlahnya 200 atlet, selama 1,5 bulan, dengan tiga kali makan dan empat kali snack. Dalam urusan menu ini, dia mendapat banyak pengalaman karena bekerja dengan supervisi dari dokter atlet.










![[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan](https://balebengong.id/wp-content/uploads/2025/01/KOLOM-MATAN-AI-oleh-I-Ngurah-Suryawan-by-Gus-Dark1-120x86.jpg)
Dadong rengkeg dimana lokasinya