• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, May 26, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Kehidupan Sumba dari Dua Sudut Berbeda

Anton Muhajir by Anton Muhajir
12 July 2009
in Agenda, Budaya, Kabar Baru
0
1

Gua Sumba

Teks Siaran Pers, Foto Ari Antoni

Dua fotografer, satu dari Perancis dan satu dari Bali, memamerkan karya-karya foto mereka tentang Sumba di galeri Alliance Francaise Denpasar. Pameran berjudul Mort A Sumba, Images de Vie atau Kematian di Sumba: Potret Kehidupan itu memperlihatkan foto-foto tentang kehidupan sehari-hari masyarakat Sumba.

Menggunakan dua sudut pandang berbeda, Andre Graff dari Perancis dan Ari Antoni dari Bali merekam keseharian warga pulau di bagian timur Indonesia tersebut. Andre, warga negara Perancis, telah menempuh berpuluh ribu jalan di seluruh dunia. Dia meninggalkan kehidupan yang mewah di Perancis lalu pindah ke Timur.

Setelah bepergian pertama di tahun 2004, dia kembali lagi di tahun 2005 untuk menyerahkan lebih dari 3500 foto kepada orang-orang yang telah dipotret. Dia menetap di Nusa Tenggara Timur untuk melimpahkan air bersih di Sumba dan Savu, selama tiga tahun dia telah membuat 12 sumur. Sumur ketigabelas baru saja selesai tanggal 8 Juni yang lalu.

Foto-foto yang dia pamerkan merupakan ringkasan dari kumpulan fotonya yang berjumlah sekitar 25.000 foto! Dia berusaha menyenangkan tiap orang-orang yang difotonya dengan memperlihatkan kembali foto-foto itu pada orang-orang di atas sampan, dalam, gubuk bambu, di rawa-rawa, dan sebagainya.

Andre memang punya misi untuk menyenangkan orang dengan foto-fotonya. Selain dengan menunjukkan foto di laptopnya pada orang yang dia foto, Andre juga mencetak foto orang yang dia foto lalu diperlihatkan ke orang yang difoto. Dia lakukan itu kepada orang-orang di Pulau Sumba, Sabu, Alor.

Sedangkan Ari Antoni adalah mahasiswa Fakultas Sastra Jurusan Antroplogi yang beberapa kali mengunjungi dan tinggal di Sumba. Selain melakukan penelitian bersama dosen maupun untuk tugas akhirnya, Antoni menyalurkan hobi fotografinya. Dia merekam anak-anak bermain ayunan, bangunan gereja, perempuan mengambil air, nenek merajut jala, dan seterusnya.

Kerbau Sumba

Salah satu karya Antoni memperlihatkan empat orang memegang kerbau dan satu orang mengayunkan pedang menebas leher kerbau tersebut. Bagi masyarakat Sumba, kerbau biasa dipakai sebagai perayaan ketika ada kematian di keluarga mereka. Foto ini terlihat dramatis karena kerbau tersebut berdiri dengan leher menganga akibat ditebas. Melalui foto ini, Antoni memperlihatkan bahwa kematian bagi orang Sumba justru sebuah perayaan.

Di foto lain, Toni memperlihatkan foto di dalam sebuah gua. Ada aroma mistis dalam fotonya yang cenderung gelap tersebut.

Tiga puluh foto karya dua fotografer ini akan dipamerkan pada 11 Juli hingga 2 Agustus 2009 mendatang.

Pameran yang dibuka pada Sabtu, 11 Juli 2009 lalu oleh Bupati Sumba Barat Daya, Dr Cornelius Kodi Mete, ini mempertemukan dua sudut pandang tentang Sumba. Tidak hanya karena secara geografis, Andre memotret di sebagian besar di Sumba Barat sedangkan Antoni di Sumba Timur.

Melalui foto-fotonya, Andre dan Antoni, memperlihatkan bahwa kematian di Sumba yang bagi banyak orang adalah akhir kehidupan, ternyata justru jadi perayaan tentang kehidupan. [b]

Untuk info lebih lanjut hubungi
Liza Irman – Alliance Française de Denpasar
Telp. 0361-234 143

Ari Antoni – Fotografer
Telp. 081338488485

Tags: AgendaBudayaSosok
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

14 May 2026
Ruang Healing di Pesisir yang Berubah

Mendamaikan Nyepi dan Takbiran di Bali 2026

16 March 2026

Patologi Atensi: Kenapa Otak Dangkal dan Malas Kontemplasi

6 March 2026
Inilah Panduan Nyepi Tanpa Internet Tahun Ini

Tersingkir di Tanah Sendiri

12 November 2025
Sanggah Kemulan Bermakna Unik dari Susunan Bambu di Desa Pedawa

Sanggah Kemulan Bermakna Unik dari Susunan Bambu di Desa Pedawa

25 July 2025
Next Post
Mengunjungi Belanda karena Menang Lomba

Mengunjungi Belanda karena Menang Lomba

Comments 1

  1. Rizal Y.B. Bani says:
    17 years ago

    Halo salam kenal. Pamerannya diadakan dimana? Saya tertarik sama profil Anda, bila ada naskah yang mau dipublish, silahkan menghubungi editor penerbit BaniBooks. Untuk bergabung dengan komunitas BaniBooks http://www.facebook.com/pages/BANIBOOKS/98156202620

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Aksi Tolak Terminal LNG ke DPRD Bali 

Antisipasi Risiko Proyek Energi Gas di Bali

26 May 2026
Pemberdayaan Lalai, Kekayaan Bahari Serangan pun Terkulai

Reklamasi Serangan: Elit Parpol Pecah, Media Terbelah, Masyarakat Tetap Susah

25 May 2026
Memahami Zona Risiko Bencana dengan Data Spasial

Memahami Zona Risiko Bencana dengan Data Spasial

25 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia