Sepatu Lars di Ruang Kuliah
Almarhum Yusuf Bilyartra (Y.B) Mangunwijaya dalam bukunya Sekolah Merdeka: Pendidikan Pemerdekaan (2020) mungkin bisa bangkit dari peraduannya di sorga mendengar...
Putra Bali yang menjadi dosen di Jurusan Antropologi Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua (UNIPA) Manokwari, Papua Barat. Menyelesaikan Doktor dalam bidang Ilmu-ilmu Humaniora (Antropologi) di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Melanjutkan penelitian pascadoktoral dalam bidang ekologi budaya dan transformasi masyarakat Marori dan Kanum di Merauke, Papua (2016 – 2017) dalam program ELDP (Endangered Languages Development Programme) SOAS London bekerja sama dengan ANU (Australian National University). Menekuni studi tentang ekologi budaya, politik identitas, genealogi kekerasan, dan gerakan sosial di tanah Papua.
Penulis buku Jiwa yang Patah (2012), Mencari Sang Kejora: Fragmen-Fragmen Etnografi (2015), Papua Versus Papua: Perpecahan dan Perubahan Budaya (2017).
Almarhum Yusuf Bilyartra (Y.B) Mangunwijaya dalam bukunya Sekolah Merdeka: Pendidikan Pemerdekaan (2020) mungkin bisa bangkit dari peraduannya di sorga mendengar...
Hal ikhwalnya adalah sebuah janji politik yang disampaikan saat kampanye Pemilihan Bupati (Pilbub) Kabupaten Badung 2024. Isinya bahwa seluruh warga...
“...Hakim bisa punya putusan, tentara boleh punya senapan, tetapi pemodal dan stafnya bisa membeli keputusan dan penggusuran.” (B. Herry-Priyono, 2022)...
Mungkin belum lekang dalam ingatan bagaimana kasus operasi tangkap tangan seorang Bendesa Adat (ketua adat) di Bali karena dugaan pemerasaan...
Sejak 2024, perdebatan tentang pariwisata Bali masih seputar membludaknya kedatangan wisatawan yang dibarengi dengan berbagai perilaku yang meresahkan publik. Dari...