• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, January 20, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Teh Beras Merah ala Jatiluwih

Anton Muhajir by Anton Muhajir
10 August 2013
in Berita Utama, Kabar Baru, Kuliner
0
3

Red Rice Tea from Jatiluwih

Petani di Jatiluwih memberikan kejutan.

Ketika saya ke sana awal bulan lalu, mereka menyuguhkan minuman khas ala Jatiluwih, teh beras merah. Ya, mereka memang menyebutnya teh meskipun minuman tersebut terbuat dari bahan beras merah.

Karena belum pernah menikmati menu minuman serupa, bagi saya ini sebuah kejutan. Sepertinya enak banget diminum di antara sejuknya kawasan pusat sawah berundak yang terkenal tersebut.

Seperti namanya, teh beras merah ini memang terbuat dari beras merah khas Jatiluwih, salah satu pusat produksi padi di Tabanan, Bali. Beras lokal ini memang berwarna merah.

Sebenarnya, bagi sebagian orang Jawa dan Bali terutama di daerah pedesaan, beras memang tak hanya menjadi bahan makanan pokok. Dari beras pula, warga di Jawa atau Bali bisa membuat minuman serupa susu yang biasa disebut tajin.

Karena kekentalan dan warnanya sangat mirip susu, maka sebagian orang malah menggunakan tajin ini sebagai pengganti air susu ibu.

Teh beras merah ala petani Jatiluwih ini sedikit berbeda dengan tajin.

Red Rice Tea Processing

Tajin biasanya dibuat dari sisa air yang dihasilkan ketika memasak nasi dengan cara merebus campur air. Nah, teh beras merah dibuat dengan cara memasukkan air mendidih ke beras merah yang sudah disiapkan di dalam cangkir atau tempat minum lainnya.

Begitu beras merah disiram dengan air mendidih, maka warna air dicangkir pun segera berubah kemerahan. Warnanya persis teh.

Namun beda banget rasa minuman beras merah ini dengan teh sebenarnya. Aroma dan rasa minuman beras merah ini sangat terasa berasnya. Seperti rasa dan aroma beras pada umumnya. Jika mau agak manis ya tinggal tambah gula.

Salah satu tempat untuk menjual teh beras merah ini adalah Warung Krishna Banjar Gunung Sari. Pemilik warung yang juga petani, Wayan Semarajaya, mengatakan teh beras merah biasa diminum warga Jatiluwih dan sekitarnya karena alasan kesehatan.

Semarajaya mengatakan ada beberapa khasiat teh beras merah ini seperti antioksidan, memperkuat stamina, melancarkan peredaran darah, dan memperbaiki pencernaan.

Teh Beras Merah

Selain menjual dalam bentuk teh beras merah yang disajikan langsung, Warung Krishna juga menjual teh beras merah ini dalam bentuk kemasan. Di kemasan ini terdapat keterangan khasiat teh beras merah dan sertifikasi organik dari badan sertifikasi organik nasional. Teh beras merah dalam bentuk kemasan ini bagus buat oleh-oleh dibawa pulang. Harganya juga merah meriah, hanya Rp 10.000 per bungkus 200 gram.

Tags: KulinerTabananTravel
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Adu Balap di Jalan, Janji Sirkuit Ditagih

Adu Balap di Jalan, Janji Sirkuit Ditagih

3 June 2025
Menilik Hotel Ramah Lingkungan Mana Earthly Paradise

Menilik Hotel Ramah Lingkungan Mana Earthly Paradise

1 July 2021
melukat di bali

Tempat Melukat untuk Menyambut Tahun Baru

25 December 2020
Dampak Pandemi COVID-19 di Desa Angkah

Dampak Pandemi COVID-19 di Desa Angkah

1 June 2020
BATI, Rumah Belajar Teknologi Sederhana

BATI, Rumah Belajar Teknologi Sederhana

17 September 2019
Wahyu Diatmika, Kaki Lumpuh, Tegak Menjadi Pengusaha

Wahyu Diatmika, Kaki Lumpuh, Tegak Menjadi Pengusaha

28 July 2019
Next Post
Sumber Air Guyangan, Menantang dan Menawan

Sumber Air Guyangan, Menantang dan Menawan

Comments 3

  1. iMade says:
    12 years ago

    sepertinya enak, kapan ya bisa kesana?

    Reply
  2. i wayan cubling says:
    12 years ago

    teh jaen to bila perlu yerus minum teh keto

    Reply
  3. Boedya Djatmika says:
    9 years ago

    Teh beras merah produk pak Oles yang saya kosumsi setiap hari. Badan memang terasa lebih segar. Apalagi klo diselang seling dng teh bunga rosela.
    Suatu saat sy ingin ke Jatiluwih.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Permasalahan Petani Hutan di Bali

Permasalahan Petani Hutan di Bali

19 January 2026
Mandaragiri: Saat Leluhur Membaca Bahasa Bumi

Mandaragiri: Saat Leluhur Membaca Bahasa Bumi

19 January 2026

Siwaratri sebagai Ruang Kontemplasi Menghadapi Krisis Batin Kehidupan Modern

18 January 2026
Petani Batur Datangi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Investasi

Petani Batur Datangi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Investasi

17 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia