• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, June 20, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Street Art Event: Beat, Spray, & Laugh

Anton Muhajir by Anton Muhajir
20 January 2015
in Berita Utama, Kabar Baru, Sosok
0
0

WD pulang kampung ke Bali, tanah kelahirannya.

Sejak November tahun lalu, street artist yang kini tinggal di Athena, Yunani itu membuat proyek pribadi (solo project) di beberapa tempat. Misalnya, Gianyar dan Denpasar.

WD 04

Karya-karya itu tetap seperti minatnya semula, sarat kritik.

Si Wild Drawing mengungkapkan kegelisahannya terhadap globalisasi, cengkeraman pariwisata di Bali, ketidakadilan sosial, ancaman terhadap lingkungan, dan lain-lain.

WD 02

Setelah membuat karya di beberapa tempat, street artist yang disejajarkan dengan Banksy ini ingin menutup masa mudiknya di Bali dengan pameran bersama The Pojoks. Ini komunitas tukang ngebom tempat dia pernah bergabung sejak komunitas tersebut berdiri.

Sesuai tiket yang dia beli, seharusnya WD sudah balik Januari ini. Tapi, dia lalu menunda rencana balik ke Yunani jadi Maret saja. “Aku masih mau ngerjain beberapa proyek pribadi di Bali,” kata WD ketika kami bertemu tanpa sengaja di Taman Baca Kesiman, Denpasar.

WD 03

Street Art Event bersama The Pojok Sabtu malam lalu merupakan salah satu proyek tersebut. Mereka membuat tiga karya berukuran raksasa, sekitar 8 x 3 meter. Karya WD berupa lukisan yang diambil dari foto tersohor karya Eddie Adams, Saigon Execution.

Foto tersebut berupa seorang tentara yang menembak mati anggota Vietkong di Vietnam. Adams memenangkan Hadiah Pulitzer, penghargaan tertinggi dalam jurnalisme Amerika Serikat karena foto tersebut.

WD 05

Oleh WD, foto itu diubah jadi karya berjudul Money Kills. Kepala sang tentara pembunuh dalam foto Saigon Execution diganti jadi kepala babi. Adapun pistol berganti jadi uang.

“Karena sekarang banyak orang dibunuh atau membunuh karena uang,” kata WD.

WD 01

Begitulah karya WD menyampaikan kegetiran tentang kehidupan dalam karya-karyanya. Kali ini dia juga membagikan harapannya agar Denpasar memberi tempat terhadap street art.

“(Denpasar ini) katanya Kota Budaya. Mulailah kota ini dibikin apik. Tidak dengan patung-patung megah tapi dengan memberi tempat kepada publik agar bisa berinteraksi langsung menggarap ruang publik ini,” harap WD. [b]

Tags: BaliSeniStreet Art
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Ngobrolin Krisis Iklim Bersama Climate Freask dan Kenapa Bali Perlu Versi Lokalnya

Ngobrolin Krisis Iklim Bersama Climate Freask dan Kenapa Bali Perlu Versi Lokalnya

15 June 2026
Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

11 June 2026
Abrasi yang tak Pernah Henti di Pantai Kuta

Hilangnya Pesisir Bali: Memahami Akar Krisis Abrasi dan Jalan Keluarnya

4 June 2026
Mai Memunyi!

Mai Memunyi!

30 May 2026
Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Next Post
Sinema Bentara Putar Film Bertema “Pulang”

Sinema Bentara Putar Film Bertema “Pulang”

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Kita Terlatih Hidup dengan Kerusakan: Kehidupan di Gang Taman Beji Pasca Banjir

Kita Terlatih Hidup dengan Kerusakan: Kehidupan di Gang Taman Beji Pasca Banjir

19 June 2026

Dari Kebun hingga Pasar, Menyusuri Rantai Ekonomi Galungan di Bali

19 June 2026
Hari Laut Sedunia Menjadi Peringatan untuk Menghentikan Ekspansi LNG di Bali

Hari Laut Sedunia Menjadi Peringatan untuk Menghentikan Ekspansi LNG di Bali

18 June 2026
Pedih di Balik Galungan: Ekonomi Melemah, Kantong Makin Tipis

Pedih di Balik Galungan: Ekonomi Melemah, Kantong Makin Tipis

18 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia