• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, February 14, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Pohon Aren di Desa Pedawa Mulai Punah, Ancaman Serius Bagi Budaya Pedawa

Ni Putu Linda Riniasih by Ni Putu Linda Riniasih
24 July 2025
in Kabar Baru
0
1
Pohon aren di Desa Pedawa

Penulis: Ni Putu Linda Riniasih dan Ni Komang Ayu Julia Ningsih

Di kaki bukit yang hijau, tersembunyi sebuah permata budaya, yaitu Desa Pedawa. Dikenal dengan keramahan penduduknya dan tradisi kental yang unik. Namun, belakangan ini Desa Pedawa terusik oleh sebuah ancaman senyap yang perlahan menggerogoti denyut nadi desa, yaitu punahnya pohon aren.

Berabad-abad, pohon aren telah menjadi tulang perekonomian dan budaya Desa Pedawa. Para tetua desa masih mengingat jelas masa hamparan pohon aren yang berdiri kokoh di Desa Pedawa.

Namun, dekade terakhir ada pergeseran drastis. Pohon aren digantikan oleh pohon cengkeh pada era 2000-an. Tentunya banyak alih fungsi lahan karena pohon cengkeh dianggap memiliki nilai ekonomi yang lebih menjanjikan. Pohon cengkeh yang memerlukan sinar matahari menjadi salah satu faktor ditebangnya pohon aren yang sangat penting bagi budaya Pedawa.

Pohon aren tidak lepas dengan adat, tradisi, dan budaya Desa Pedawa. Menyediakan sumber penghidupan yang terus mengalir. Dari daunnya, nira, dan ijuk, semua memiliki nilai esensial pada kebudayaan Pedawa.

Meskipun ancaman ini nyata, bukan berarti harapan telah pupus. Beberapa petani aren mendirikan Kelompok Tani Getah Uyung pada tahun 2021. Hal ini dilakukan guna melestarikan kembali pohon aren, seperti melakukan penanaman kembali bibit pohon aren pada lahan yang memungkinkan. Selain itu, juga melakukan kolaborasi dengan Dinas Pariwisata pada tahun 2025 lalu, guna melakukan promosi produk olahan aren sebagai komoditas yang perlu digalakkan.

Namun, untuk mendukung pelestarian diperlukan dukungan yang lebih besar, baik dari Pemerintah Daerah, Lembaga Swadaya Masyarakat, maupun masyarakat Desa Pedawa. Regulasi tentang perlindungan lahan aren dan insentif bagi petani yang mempertahankan aren sangat diperlukan. Ini adalah panggilan untuk bertindak demi kelestarian budaya Desa Pedawa.

(Salah satu karya Kelas Jurnalisme Warga Desa Pedawa)

kampungbet kampungbet
Tags: alih fungsi lahandesa pedawakelas jurnalisme wargaKJW Pedawapohon aren
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Ni Putu Linda Riniasih

Ni Putu Linda Riniasih

Related Posts

Ratusan Titik di Bali Alami Bencana

Menghitung Konversi Tutupan Lahan Bali Menjadi Lahan Terbangun

21 January 2026
Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

10 January 2026
Rumah Panggung Loloan makin Hilang

Rumah Panggung Loloan makin Hilang

6 January 2026
Memetakan Alih Fungsi Lahan di Bali, Bagaimana Menyegel yang Terbangun?

Memetakan Alih Fungsi Lahan di Bali, Bagaimana Menyegel yang Terbangun?

6 January 2026
Banjir di Banjar Sebual, Warga Bangkit Bersama Setelah Bencana

Banjir di Banjar Sebual, Warga Bangkit Bersama Setelah Bencana

21 December 2025
Beban Tak Terlihat Remaja Bali di Jembrana

Beban Tak Terlihat Remaja Bali di Jembrana

20 December 2025
Next Post
Sanggah Kemulan Bermakna Unik dari Susunan Bambu di Desa Pedawa

Sanggah Kemulan Bermakna Unik dari Susunan Bambu di Desa Pedawa

Comments 1

  1. ario says:
    7 months ago

    wah, ini sudah ada artikelnya, tentang pohon aren
    mantab

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Imagine: Never Called by My Name Mewakili Kegelisahan Perempuan

Imagine: Never Called by My Name Mewakili Kegelisahan Perempuan

14 February 2026
Dari Bali ke Bangkok, Morbid Monke dan Bab Awal Feel Alive Tour

Dari Bali ke Bangkok, Morbid Monke dan Bab Awal Feel Alive Tour

14 February 2026
Sekolah Pembaharu Ashoka: Kelola Sampah sampai Ekskul Agro

Sekolah Pembaharu Ashoka: Kelola Sampah sampai Ekskul Agro

13 February 2026
Investasi WNA di Bali: Meningkat, Didominasi Rusia, Usahanya dari Real Estate sampai Rental Motor

Investasi WNA di Bali: Meningkat, Didominasi Rusia, Usahanya dari Real Estate sampai Rental Motor

12 February 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia