• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, January 19, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Pameran Seni Grafis Bentara Budaya Bali

Anton Muhajir by Anton Muhajir
28 March 2012
in Agenda, Kabar Baru
0
1
Ilustrasi karya seni dari cukil kayu. Sumber internet.

Teks dikirim Bentara Budaya Bali, Ilustrasi dari Internet

Hari ini, Bentara Budaya Bali akan membuka pameran seni grafis.

Pameran seni grafis bertajuk “Kinship” tersebut mengangkat kembali filosofi kekerabatan masyarakat Bali. Pameran akan berlangsung selama 10  hari di Bentara Budaya Bali (BBB) Jl. Prof. Ida Bagus Mantra 88 A Ketewel, Gianyar.

Pameran ini, menurut Juwitta Lasut, staf BBB, bukan hanya dalam upaya mempererat jalinan antara sesama seniman grafis, namun diniatkan pula guna menumbuhkan atmosfer kreatif di seputar seni grafis.

Menurut Lasut, saat ini seni grafis kerap dipandang sebagai warga kelas dua di tengah perkembangan seni rupa Indonesia. “Hal itu tak hanya karena persoalan teknis, juga lantaran jumlah seniman grafis yang masih sedikit,“ ujarnya.

Sementara menurut Hardiman, kurator pameran ini, perkembangan seni grafis jauh tertinggal dibandingkan seni lukis lainnya. Hal ini terjadi mungkin karena apresiasi terhadap seni grafis masih rendah, kurangnya peran pendidikan seni dan jumlah seniman grafis memang tergolong masih sedikit.

Hardiman berharap pameran ini mampu merangkul pegrafis-pegrafis di Bali maupun di luar pulau ini untuk turut ambil bagian. Karena berbagai kecenderungan kreasi dalam karya grafis, maka menurut Hardiman yang juga dosen di Undiksha dan penulis seni rupa ini, pameran ini berupaya pula memberi ruang seluasnya untuk mewadahi berbagai tema, teknik, dan gaya apapun dari para seniman.

Sebelumnya, kegiatan ini terlebih dahulu diawali dengan workshop seni grafis pada 26 Februari silam. Saat itu, Hardiman bersama Kadek Septa Adi (finalis Trienal Grafis Indonesia III, Bentara Budaya) khusus mempraktikkan teknik cukil kayu (woodcut). Workshop ini tak hanya diikuti para seniman grafis, justru sebagian besar adalah mereka yang belum pernah bersentuhan dengan cukil.

Cukil kayu (woodcat) adalah media seni grafis tertua. Di Cina, teknik ini telah dikenal sedari abad kelima, dan belakangan berkembang pula di Jepang. Di negeri Sakura seni cukil kayu khas ini lebih dikenal sebagai ukiyo-e, yang hingga kini masih memperoleh tempat terhormat. Sementara di Indonesia, seni grafis, khususnya teknik cukil kayu, usianya belumlah terlalu tua, bermula sekitar tahun 1940-an, seni ini dirintis oleh Mochtar Apin, Bahroedin MS, dan Suromo.

Sejumlah seniman yang turut dalam pameran kali ini, antara lain I Kadek Septa Adi, I Made Aryadwita (Dedok), Arief Budiman (Ayip Matamera), Edo Wulia, Megasari,  I Made Artana, I Komang Sukertayasa, Sang Ayu Made WLP, Made Marthana Yusa, I Nyoman Anom Fajaraditya, Geugeut Pangestu S, Ahdiyat Nur Hartarta, I Gd Riski Soma Himawan, I Komang Wardita, I Wayan Wahyu Pratama, I Putu Aditya Diatmika, Andriyanto, Made Karisma Dwi Yosa, Wasudewa, I Putu Suhartawan, Made Dianan Putra, Wibowo, Rochman Kifrizyah, dan I Gede Panca Gautama. [b]

Tags: AgendaBentara Budaya BaliPameran
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Pameran ‘Retrospective Made Djirna 1992-2022’

Pameran ‘Retrospective Made Djirna 1992-2022’

19 December 2023
Sang Gunung Menyerahkan Jejaknya ke Laut, Alternatif Pengarsipan Sejarah

Sang Gunung Menyerahkan Jejaknya ke Laut, Alternatif Pengarsipan Sejarah

22 August 2023
Ini Kisahmu: Ni Pollok Gadis Bali

Ini Kisahmu: Ni Pollok Gadis Bali

14 July 2023
Pameran 729 Tahun Kerajaan Majapahit

Pameran 729 Tahun Kerajaan Majapahit

27 November 2022
Cerita Rasa

Cerita Rasa Festival: Rintisan Festival Desa di Jembrana

6 August 2022
ArchaeoFest 2021, Pembuktian Arkeologi Tak Ketinggalan Zaman

ArchaeoFest 2021, Pembuktian Arkeologi Tak Ketinggalan Zaman

16 December 2021
Next Post
Mencegah Pariwisata Jadi Anak Durhaka

Gedung Tinggi di Bali, Siapa Takut?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Permasalahan Petani Hutan di Bali

Permasalahan Petani Hutan di Bali

19 January 2026
Mandaragiri: Saat Leluhur Membaca Bahasa Bumi

Mandaragiri: Saat Leluhur Membaca Bahasa Bumi

19 January 2026

Siwaratri sebagai Ruang Kontemplasi Menghadapi Krisis Batin Kehidupan Modern

18 January 2026
Petani Batur Datangi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Investasi

Petani Batur Datangi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Investasi

17 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia