• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, May 25, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Memahami Zona Risiko Bencana dengan Data Spasial

Diah Pramesti by Diah Pramesti
25 May 2026
in Kabar Baru, Lingkungan
0
0

Bali adalah harmoni antara megahnya gunung dan tenangnya laut. Namun, di balik pesona alamnya, pulau ini memiliki kerentanan multibahaya yang nyata. Dengan topografi yang bervariasi, tantangan risiko bencana di Bali menuntut langkah mitigasi yang presisi—dan data menjadi pondasi utama dalam pengambilan keputusan yang tepat.

Guna memperkuat langkah pengurangan risiko bencana (PRB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali bersama Pemerintah Provinsi Bali menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Geographic Information System (GIS) pada 18–20 Mei 2026. Kegiatan ini melibatkan seluruh BPBD kabupaten/kota se-Bali, Forum Penanggulangan Risiko Bencana (FPRB) Bali, LPBI-NU, Yayasan IDEP Selaras Alam, serta perwakilan desa.

Inisiatif ini merupakan respons konkret terhadap ancaman bencana yang terus meningkat. Sepanjang tahun 2025, tercatat 2.644 kejadian bencana—mayoritas hidrometeorologi—yang menyebabkan kerusakan infrastruktur masif dan korban jiwa. Tren ini berlanjut di awal 2026 dengan kerugian materiil mencapai hampir Rp3 miliar.

“GIS menyediakan data yang detail dan rigid, sehingga sangat krusial bagi kami dalam mengambil keputusan yang cepat dan tepat,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, Teja Bhusana. Ia menambahkan bahwa pelatihan ini menjadi bekal strategis bagi para aparatur di daerah dalam menyusun rencana pengurangan risiko, termasuk penentuan jalur evakuasi dan titik pengungsian yang akurat.

Pelaksanaan Bimtek ini terselenggara berkat kolaborasi erat dengan Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT) dan Program SIAP SIAGA (Kemitraan Australia-Indonesia untuk Manajemen Risiko Bencana).

“Dalam menghadapi tantangan kebencanaan yang semakin kompleks, dibutuhkan kemampuan membaca risiko secara akurat melalui data spasial. Sehingga penguatan kapasitas GIS adalah kebutuhan mutlak untuk mendukung tata kelola penanggulangan bencana yang efektif,” ungkap Deswanto Marbun, Head of Sub-National Programs, Program SIAP SIAGA.

Penggunaan GIS akan mengoptimalkan penyusunan Kajian Risiko Bencana (KRB) yang diamanatkan dalam UU Nomor 24 Tahun 2007. Secara visual, peta spasial juga memudahkan masyarakat memahami zona risiko di wilayah mereka.

“Kami ingin mendemokratisasi pemetaan agar bisa dimanfaatkan oleh siapa saja. Dengan data yang terbuka dan gratis, masyarakat dapat terlibat aktif mengumpulkan informasi kritis di lapangan, sehingga data yang dihasilkan jauh lebih kredibel,” jelas Harry Mahardika, Senior Program Manager HOT regional Asia Pacific.

Selama tiga hari, peserta dibekali keterampilan teknis modern, mulai dari chatmap berbasis WhatsApp, pemetaan udara menggunakan drone tasking manager, hingga visualisasi data publik melalui UMap.

Pelibatan elemen desa, seperti yang dilakukan oleh perwakilan dari Kabupaten Gianyar dan Karangasem, menjadi sorotan utama. I Wayan Pika Wiadnya, fasilitator dari BPBD Kabupaten Karangasem sekaligus Ketua Garudia Kemanusiaan Global (GKG), menekankan pentingnya peran masyarakat. “Masyarakat adalah pihak yang paling memahami kondisi aktual dan risiko di wilayahnya. Pelibatan mereka adalah kunci keberhasilan pemetaan partisipatif,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih solid antara pemerintah daerah dan komunitas dalam mengelola data geospasial. Keterampilan baru yang diperoleh para peserta diharapkan tidak sekadar menjadi peningkatan kapasitas teknis, tetapi menjadi instrumen nyata untuk membangun ketangguhan masyarakat Bali yang lebih tangguh dan mandiri dalam menghadapi ancaman bencana.

Tags: bencana di baliBPBD Balidata spasial
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Diah Pramesti

Diah Pramesti

Related Posts

Menelisik Ancaman Bencana di Bali melalui Analisis Sosial

Menelisik Ancaman Bencana di Bali melalui Analisis Sosial

15 November 2025
Ratusan Titik di Bali Alami Bencana

Memetakan Lokasi Banjir dari Media Sosial

9 November 2025
Penyebab Kematian Korban Bencana di Bali

Merefleksikan Tata Ruang Bali Pasca Bencana

5 October 2025
Dari Lumpur ke Layar: Bagaimana Banjir Menjadi Konflik Horizontal di Media Sosial

Dari Lumpur ke Layar: Bagaimana Banjir Menjadi Konflik Horizontal di Media Sosial

23 September 2025
Penyebab Kematian Korban Bencana di Bali

Penyebab Kematian Korban Bencana di Bali

16 September 2025
Banjir Besar Tahun Ini Memicu Kritik Warga akan Tata Kelola Kota dan Sampah

Banjir Bali 2025: Faktor Alam, Tata Kelola, dan Kesadaran Masyarakat Bali

12 September 2025
Next Post
Pemberdayaan Lalai, Kekayaan Bahari Serangan pun Terkulai

Reklamasi Serangan: Elit Parpol Pecah, Media Terbelah, Masyarakat Tetap Susah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Pemberdayaan Lalai, Kekayaan Bahari Serangan pun Terkulai

Reklamasi Serangan: Elit Parpol Pecah, Media Terbelah, Masyarakat Tetap Susah

25 May 2026
Memahami Zona Risiko Bencana dengan Data Spasial

Memahami Zona Risiko Bencana dengan Data Spasial

25 May 2026
Ubud Food Festival 2026, Petani dan Nelayan sebagai Penjaga Warisan Pangan

Ubud Food Festival 2026, Petani dan Nelayan sebagai Penjaga Warisan Pangan

24 May 2026
Melampaui Orgy Posmodernisme di Bali: Pembacaan Buku Tri Hita Bencana

Melampaui Orgy Posmodernisme di Bali: Pembacaan Buku Tri Hita Bencana

23 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia