• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, March 12, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Lima Fakta Mobil Motor Listrik Undiksha

Ahmad Muzakky by Ahmad Muzakky
11 January 2017
in Berita Utama, Teknologi
0
1
Mobil dan motor listrik karya mahasiswa Undiksha . Foto Ahmad Muzakky.

Ada yang spesial di ulang tahun ke-24 Undiksha. 

Dua hari lalu, Universitas Pendidikan Ganehsha (Undiksha) Singaraja, Bali meluncurkan mobil dan motor listrik karya mahasiswa Fakultas Teknik dan Kejuruan (FTK) bersamaan dengan peringatan Dies Natalies Undiksha yang ke-24.

Mobil listrik karya mahasiswa Undiksha ini diberi nama Ganesha Sakti (Gaski), sementara motor listrik bernama Ganesha 1.0. Berikut adalah lima fakta mengenai mobil dan motor listrik made in Undiksha.

Pertama, digarap selama hampir satu tahun.

Proses pembuatan mobil Gaski dan motor Ganesha 1.0 ini memakan waktu sebelas bulan. Delapan bulan proses perancangan, tiga bulan proses pengerjaan.

Pembuatan mobil dan motor listrik ini sepenuhnya dikerjakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin yang kemudian dibagi ke dalam dua tim: 14 orang di Tim Kurawa dan Tim Sengkuni 30 orang.

Mobil listrik dikerjakan oleh Tim Kurawa sedangkan motor listrik dikerjakan oleh Tim Sengkuni.

Kedua, motor listrik skuter bertransmisi pertama.

Motor listrik Ganesha 1.0 yang dibuat Tim Sengkuni merupakan berjenis skuter elektrik. Berbeda dengan motor listrik yang banyak diproduksi kampus lainnya, motor rakitan mahasiswa Undiksha ini dirancang sebagai motor listrik bertransmisi atau disebut Electric Vehicles Basa Continous Variable Transmission (EV-CVT).

Jika pada motor listrik lainnya berbasis BLDC bergigi satu, dua, tiga, hingga empat, motor ini tidak bergigi seperti halnya motor matik.

Ketiga, mampu melaju hingga 40 km per jam.

Saat diuji coba, motor listrik Ganesha 1.0 mampu melaju dengan kecepatan maksimal 40 km per jam. Motor listrik Ganesha 1.0 ini dibekali dengan baterai berdaya 130 volt 30 ampere yang mampu bertahan dengan tempuh dua jam atau sejauh 80 kilometer.

Pengisian daya listrik motor listrik Ganesha 1.0 menggunakan pengisian daya listrik secara konvensional.

Keempat, bahan ramah lingkungan.

Bodi motor listrik Ganesha 1.0 terbuat dari bahan ramah lingkungan, yaitu menggunakan serat pohon dan daun gebang. Pohon yang digunakan sebagai bahan pembuatan ini banyak ditemukan di perbukitan Buleleng bagian barat.

Meskipun terbuat dari serat pohon, berdasarkan hasil uji tabrak bodi motor ini cukup kuat.

Kelima, dukungan penuh pemerintah dan kampus.

Proyek pembuatan mobil Gaski maupun motor Gaski ini dikerjakan dengan dana yang sudah disiapkan Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi senilai Rp 112 juta dan kekurangannya ditambahi oleh Undiksha.

Untuk pengembangan selanjutnya mereka berharap dukungan dari Pemkab Buleleng maupun Pemprov Bali serta mitra lain yang bisa diajak bekerja sama. [b]

Tags: PendidikanSingarajaTeknologiUndiksha
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Ahmad Muzakky

Ahmad Muzakky

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja.

Related Posts

Serbuan Konten AI: Ketika Membedakan Asli dan Palsu itu Melelahkan

Kontroversi Jasa Joki Tugas Kuliah

26 November 2025
Langkah Tertatih Penyandang Disabilitas di Taman Kota Singaraja

Langkah Tertatih Penyandang Disabilitas di Taman Kota Singaraja

24 June 2025
Apa yang Orang Tua tidak Paham dari Aktivitas Online Generasi Z dan Generasi Alpha

Apa yang Orang Tua tidak Paham dari Aktivitas Online Generasi Z dan Generasi Alpha

30 May 2025
Selain Nongkrong, Inilah Sisi Menarik Pantai Penimbangan

Selain Nongkrong, Inilah Sisi Menarik Pantai Penimbangan

28 March 2024
Toleransi dan Akulturasi: Kisah Vihara Buddhavamsa Singaraja

Toleransi dan Akulturasi: Kisah Vihara Buddhavamsa Singaraja

3 December 2023

Produktif Berkarya selama Magang di BaleBengong

15 May 2021
Next Post
Invasi Scare of Bums ke Tanah Batavia

Invasi Scare of Bums ke Tanah Batavia

Comments 1

  1. Syuhada Ali says:
    9 years ago

    Media Indonesia kayaknya kurang peka dengann info seperti ini. Saya tidak pernah melihat berita ini di media berita. terima kasih sudah share dan memberi tahu tentang kejeniusan anak bangsa lainnya.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Hapera Bali Buka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya

Hapera Bali Buka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya

10 March 2026
Rekomendasi Wisata Kano di Mangrove Tepi Kota Denpasar

Rekomendasi Wisata Kano di Mangrove Tepi Kota Denpasar

8 March 2026

Dinamika Nyepi di Bali: Imbas Tawur hingga Kesepakatan Nasional

8 March 2026
Titik Berburu Takjil di Bali

Titik Berburu Takjil di Bali

6 March 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia