• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, January 19, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Joger, dari Keuntungan menuju Kebahagiaan

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
10 March 2014
in Kabar Baru, Sosok
0
0

Joger

Bukan hanya sukses mendirikan “Pabrik Kata-Kata” dengan aneka produk kreatif nan unik, Joger juga terus menghadirkan peristiwa-peristiwa seni budaya yang jenaka namun penuh makna.

Belum lama ini, serangkaian ulang tahunnya yang ke-33, Joger menyelenggarakan Festival Lawak Terbuka se-Bali. Kegiatan pada 17 – 19 Januari 2014 lalu di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar.

Festival Lawak ini terbilang heboh karena sistem penjurian dan pembagian hadiahnya yang tak biasa – Juara 3 hadiahnya lebih besar dari nomor 1 atau nomor 2, dan melibatkan 33 juri dari aneka latar.

Bekerja sama dengan komunitas sosial budaya Garing, Ekpresso 88 menyelenggarakan Dialog Kultur Bersama Joger di Bentara Budaya Bali, Minggu kemarin. Obrolan bertajuk “Joger: Black Hole Employment”, adalah sebuah diskusi budaya yang mengetengahkan proses serta upaya kreatif Joger dalam bidang bisnis atau kewirausahaan, juga bagaimana Joger mengubah tantangan menjadi peluang.

Diskusi ini sekaligus sebagai ajang mengkritisi kiat-kiat tersembunyi yang menjadikan sosok fenomenal ini terus mencipta dan berkreativitas. Hadir sebagai pembicara Mr. Joger, yang akan memaparkan seluruh pengalaman penciptaannya. Sebagai pembanding adalah budayawan Hartanto Yudho Prasetyo.

Acara ini terinspirasi oleh adanya fenomena jagat raya, yakni Black Hole, suatu lubang hitam di luar angkasa yang terus menerus mengundang para ahli astronomi se-dunia untuk mengkaji dan mempelajarinya. Fenomena lubang hitam tersebut menghadirkan suatu peristiwa alam raya di mana seluruh alam benda luar angkasa pada fase tertentu terhisap ke dalam ‘pusaran misteri lubang hitam’ yang menunjukkan betapa luar biasanya energi yang meliputi kejadian ini.

Sosok Joger (Joseph Theodorus Wulianadi) kelahiran Denpasar, 9 September 1951 mengambil posisi sebagai orang kreatif yang mampu memunculkan energi positif bagi lingkungan di sekitarnya. Mendirikan Pabrik Kata-Kata justru di tengah kebanalan dunia pariwisata, Kuta, di mana manusia lintas bangsa hadir dengan aneka latar budayanya menciptakan suatu dunia global- lokal-nasional sekaligus, ini mencermikan betapa dirinya adalah pribadi unik yang memahami ke-universal-an.

Dalam posisi seperti itulah, Joger berkreasi dengan merdeka, lepas bebas penuh sentuhan keindahan dan hikmah digenangi kejenakaan yang boleh jadi tiada duanya. Maka, laiknya lubang hitam atau black hole, ia hadir sebagai fenomena kreativitas, mencerahkan sekaligus mendorong kita untuk merenungi kemanusiaan, persahabatan, dan hal-hal esensial pergaulan sesama.

Ibarat fenomena lubang hitam, Pabrik Kata-Kata Joger menyerap sekian ratus pekerja yang langsung maupun tidak langsung saling menghidupi dalam keberlanjutan dan kebersamaan. Produk kreatifnya teruji dan tetap diminati lintas bangsa di tengah serbuan merk-merk asing yang tersohor dan gencar berpromosi serta mempengaruhi gaya hidup tersendiri.

Joger dengan segala pernak-pernik dan lakon kesehariannya, tidakkah adalah sebentuk budaya tanding yang sesungguhnya kita angan dan idamkan agar menjadi bagian dari kesadaran kreativitas anak bangsa?

Siapa duga, sebelum sukses sebagai wirausahawan, dahulunya Joger pernah menggelandang di Jerman dan kembali ke kampung halamannya, ia mencoba kerja sebagai pemandu wisata freelance untuk tamu-tamu Jerman.

Pada tahun 1980, Joger memulai usaha batik dan kerajinan yang dipasarkan secara “door to door” dengan berbekal modal Rp 500 ribu. Joger berhasil membuka toko pertamanya pada tanggal 19 Januari 1981 di kawasan Jl. Sulawesi 37, Denpasar dengan nama “Art & Batik Shop Joger”.

Di samping itu, layak pula didiskusikan, mengapa ia justru menutup dua counter Joger yang lain di pusat wisata dunia, Kuta, padahal menghasilkan keuntungan yang luar biasa. Terkait itu, Joger akan menuturkan pula pandangan hidup dan sikap bisnisnya yang beralih dari “profit oriented” menjadi “happiness oriented”. [b]

Tags: Ekonomi KreatifGianyarJogerSosok
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Gianyar dan Kekosongan Ruang Kolaborasi Kreatif

Kota Seni Gianyar dan Minimnya Ruang Kolaborasi Kreatif

5 June 2025
Ini Kisahmu: Ni Pollok Gadis Bali

Ini Kisahmu: Ni Pollok Gadis Bali

14 July 2023
Batubulan Kini, Setahun Setelah Pandemi

Batubulan Kini, Setahun Setelah Pandemi

24 March 2021
Ketut Ismaya

Mantan Preman dan Suka Dukanya

2 December 2020
Menggunakan Kesenian untuk Mengatasi Krisis Lingkungan

Menggunakan Kesenian untuk Mengatasi Krisis Lingkungan

1 December 2020
Pot Kayu Produk Anak Milenial di Masa Pandemi

Pot Kayu Produk Anak Milenial di Masa Pandemi

14 November 2020
Next Post
Manusia, Berhentilah Memburu dan Membunuh Hiu

Manusia, Berhentilah Memburu dan Membunuh Hiu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Permasalahan Petani Hutan di Bali

Permasalahan Petani Hutan di Bali

19 January 2026
Mandaragiri: Saat Leluhur Membaca Bahasa Bumi

Mandaragiri: Saat Leluhur Membaca Bahasa Bumi

19 January 2026

Siwaratri sebagai Ruang Kontemplasi Menghadapi Krisis Batin Kehidupan Modern

18 January 2026
Petani Batur Datangi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Investasi

Petani Batur Datangi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Investasi

17 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia