• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, May 27, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Fakta Singkat tentang Krisis Air di Bali

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
30 April 2015
in Berita Utama, Kabar Baru, Lingkungan
0
0

krisis-air-ngangsu

Masih banyak yang meragukan bahwa Bali sedang mengalami krisis air.

Namun, data-data dan fakta dari Yayasan IDEP berikut menjelaskannya. Bali perlu langkah nyata untuk menyelamatkan pulau ini dari kerusakan permanen akibat krisis air yang sudah di depan mata.

Realita
Air bersih Bali akan habis dalam 5 tahun karena permintaan akan lebih dari persediaan.

Lebih dari 60 persen cadangan air Bali telah dinyatakan kering – permukaan air telah turun drastis sebanyak 50 meter kurang dari 10 tahun

Sumur air tanah telah mengering – atau tercemar dari intrusi air laut, terutama kawasan pariwisata di Selatan Bali

Danau Buyan – cadangan air bersih terbesar kedua – telah turun sebanyak 50 meter di tahun 2012, dengan kekeringan yang terjadi di Bali, level permukaan air terus menurun.

Kepunahan “Air dan Ketahanan Pangan”, warisan dunia UNESCO, sawah Bali, budaya dan kehidupan tradisional masyarakat Bali.

Bali mengalami krisis ekologis. Tidak ada air, tidak ada Bali.

Intrusi Air Laut
Intrusi air laut merupakan konsekuensi yang diakibatkan ketidak seimbangan dari penggunaan air yang berlebihan dibandingkan penyediaan kembali air tanah.

Bali akan bergantung dengan air salinasi, dengan reverse osmosis yang mahal, apabila krisis air ini tidak segera ditangani

Seluruh daerah pesisir Bali berisiko terhadap intrusi air laut. Ini suatu kejadian langka, namun berdampak permanen terhadap ekosistem. Selamanya dan tidak dapat dikembalikan!

Solusi
Program Penyelamatan Air Bali terdiri dari tim akademisi dan peneliti NGO, telah melakukan penelitian tentang Sistem Pengisian Ulang Air Tanah, sebagai solusi yang efektif dalam mencegah krisi air di Bali.

Dengan biaya kurang dari 1 juta US Dollar, untuk beroperasi dan menangani berkurangnya cadangan air tanah Bali melalui sistem pembuatan 150 sumur air hujan, di 13 lokasi yang terintervensi, dan telah diidentifikasi di Bali dan pulau sekitarnya.

Hasil yang cepat dalam mengembalikan level air hingga 90 persen dalam 5 tahun di area yang mengalami krisis air bersih dan terancam intrusi air laut

Air adalah kehidupan!

Info selanjutnya : www.idepfoundation.org/bwp. [b]

Tags: AirBaliLingkungan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

17 May 2026
Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

14 May 2026
Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

9 May 2026
Next Post
Kolaborasi Mengapresiasi Sastra di Balik Penjara

Kolaborasi Mengapresiasi Sastra di Balik Penjara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Aksi Tolak Terminal LNG ke DPRD Bali 

Antisipasi Risiko Proyek Energi Gas di Bali

26 May 2026
Pemberdayaan Lalai, Kekayaan Bahari Serangan pun Terkulai

Reklamasi Serangan: Elit Parpol Pecah, Media Terbelah, Masyarakat Tetap Susah

25 May 2026
Memahami Zona Risiko Bencana dengan Data Spasial

Memahami Zona Risiko Bencana dengan Data Spasial

25 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia