• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, April 19, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Budaya

Dan, Kami pun Terpesona Ogoh-ogoh

Pande Baik by Pande Baik
15 March 2010
in Budaya, Kabar Baru, Opini
0
3

Teks Pande Baik, Foto Anton Muhajir

Terjebak di tengah kemacetan lalu lintas Catur Muka, Denpasar lantaran ingin menyaksikan secara langsung satu persatu ogoh-ogoh yang mendapatkan juara per kecamatan sekota Denpasar bersama anak istri membuat peluh saya bercucuran. Tangan mulai pegal menahan kopling dan gas. Keramaian hari ini memang lain dari biasanya.

Puluhan, ratusan bahkan ribuan kamera berusaha mengabadikan satu persatu barisan para raksasa yang terpampang di tepi jalan sehari sebelum Hari Raya Nyepi. Dari kamera beragam ponsel hingga digital kamera beragam tipe lalu lalang dari satu ogoh-ogoh ke lainnya. Dari yang berjalan kaki, di atas sepeda motor hingga dari dalam mobil, penuh sesak di ruas jalan yang hanya setengahnya saja dapat digunakan.

Barisan raksasa yang dibuat dalam kurun waktu kurang lebih sebulan sebelumnya tampak gagah dengan warna warni rupa dan keangkerannya. Hal itu tergambar begitu jelas dari raut muka dan tingkah laku yang ada. Mulai dari kisah pewayangan, Mahabrata dan Ramayana hingga yang menyindir perilaku manusia seperti kegemarannya mengurik togel. Dari yang bertemakan sosial dengan suntikan anti rabies hingga penokohan kartun Ipin & Upin berusaha ditampilkan oleh para arsitek di daerah masing-masing.

Keluwesan hasil visual dipadu dengan ide konstruksi yang makin membuat kami terkesima, membuat keyakinan itu tumbuh bahwa benar mereka pantas menyandang gelar juara pada Lomba Ogoh-Ogoh yang diadakan oleh Pemerintah Kota Denpasar  tahun ini. Rata-rata hanya bergantung pada satu konstruksi pokok yang menalangi sekian banyak sosok diatasnya. Ada yang beruba pecut (cemeti), tongkat, tumpuan salah satu kaki, kain hingga wayang, mencerminkan betapa kokohnya pondasi dasar yang digunakan.

Memang harus diakui bahwa wajar ada pihak-pihak yang tidak puas dengan hasil atau nilai penjurian yang telah dilakukan minggu sebelumnya, karena rata-rata ogoh-ogoh yang ada benar-benar mengagumkan, menakjubkan dan membanggakan. Bahwa ternyata Kota Denpasar menyimpan banyak arsitek mumpuni di bidang seni dan terbukti mampu mewujudkannya dalam satu hasil karya apik, tidak hanya sebatas teori.

Menyusuri satu persatu jalanan Kota Denpasar pasca terlepas dari kemacetan yang terjadi, makin membuat kami terkagum-kagum. Entah berapa juta biaya yang telah dihabiskan untuk merancang dan mewujudkan sekian banyak ogoh-ogoh di seantero Kota Denpasar. Dari yang sebesar raksasa hingga sekecil mungil buatan anak-anak. Dari yang asal jadi hingga yang mencerminkan keakuratan desain dan pemikiran banyak kepala, membuat harapan kami membuncah. Semoga saja setelah lomba ini usai, tidak akan terjadi sesuatu hal yang buruk dan menodai kesucian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1932 esok hari…

Sambil menanti perhelatan Lomba nanti malam, dari Pusat Kota Denpasar, Saya beserta keluarga mengucapkan Selamat merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1932…

Tags: AgamaBaliBudayaDenpasarNyepiOpini
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Pande Baik

Pande Baik

Pande Baik. Warga Denpasar yang tinggal di Jl Nangka Denpasar dan bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Badung. Membagi ide, pengalaman, dan pengetahuannya lewat blog menjadi hobinya sehari-hari.

Related Posts

Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Pemerintah Tanpa Modal, Masyarakatnya Dipenjara?

14 April 2026
Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

7 April 2026
Sidang Perdana Aktivis karena Konten Medsos

Sidang Perdana Aktivis karena Konten Medsos

26 March 2026
Tradisi Unik dalam Rangkaian Tahun Baru Saka

Tradisi Unik dalam Rangkaian Tahun Baru Saka

24 March 2026
Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

24 March 2026
Siapkah Nyepi Digital?

Siapkah Nyepi Digital?

23 March 2026
Next Post
Menggalang Dukungan Mendinginkan Bumi

Menggalang Dukungan Mendinginkan Bumi

Comments 3

  1. luhde says:
    16 years ago

    live video streamingnya, dong pak pande..
    saya sih kasian ma jurinya, gimana beban mereka menilai karena semua finaslis hampir sama bentuk, besar, dan gayanya. terlebih mikiin betapa heroiknya mereka pentas dan membela daerah masing2.
    hadiahnya dibagi rata gen

    Reply
  2. deka sarigading says:
    16 years ago

    tolong kejelian pak juri untuk menilai hasil karya anak2 muda dalam perlombaan ogoh2 biar nantinya maendapat hasil yang maksimal dan untuk kota denpasar sebagai, kota berwawasan budaya ,kreatip dan unggul.Selamt hari raya Nyepi saka 1932
    hidup kota denpasar.

    Reply
  3. winata says:
    16 years ago

    Terlepas dari pro dan kontra soal kajian apakah Ogoh-ogoh tepat dengan perayaan Hari Raya Nyepi, saya termasuk orang yang kagum dengan kreativitas dan segala hal yang berkaitan dengan Ogoh-ogoh. Sudah selayaknya, karya dan pawai ogoh-ogoh itu benar-benar dikemas dalam bentuk event yang lebih profesional. Semuanya diharapkan bisa menjadi sebuah atraksi budaya yang menarik dan menjadi muara dari kreativitas anak muda Bali ditingkat Banjar. Kreativitas seni yang akan menjadi jiwa bagi generasi muda Bali agar tetap ingat siapa sesungguhnya diri mereka dan darimana mereka berasal.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Compost Bag Dipilih sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga

Pemkot Denpasar Rencanakan Distribusi 176 Ribu Compost Bag pada 2026

19 April 2026
Pekerja Luar Ruangan Berisiko Tinggi Heat Stress ketika Panas Ekstrem

Pekerja Luar Ruangan Berisiko Tinggi Heat Stress ketika Panas Ekstrem

18 April 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Bali dan Histeria Festival

17 April 2026
Pulau Bali pun Rentan Tenggelam

El Niño “Godzilla”: Ketika Monster Iklim Mengancam Pulau Dewata

16 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia