• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, August 26, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Teknologi

Bandara Ngurah Rai Tak Nyaman Lagi

Luh De Suriyani by Luh De Suriyani
7 January 2009
in Teknologi
0
1

Oleh Luh De Suriyani

Ngurah Rai International Airport masih memiliki sejumlah ketidaknyamanan bagi penggunanya. Di antaranya antrean panjang pengurusan Visa on Arrival (VoA), pelayanan pengangkutan barang, dan validitas informasi wisata.

Hal ini disampaikan Ketua Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (Asita) Bali Al Purwa. Sejumlah persoalan ini, menurutnya sangat berpengaruh pada citra pariwisata Bali secara keseluruhan.

“Pada 26 Desember lalu saya meeting dengan 8 big boy players dari Jepang, semua manager travel agents besar dari jepang yang mensupply 30% dari kedatangan wisatawan ke Bali. Mereka menyatakan Bali tidak cocok bagi wisatawan lansia Jepang karena ketidaknyamanan airport,” ujar Purwa.

Para travel agent Jepang itu memastikan bahwa tourists yang tidak banyak terkena dampak crisis adalah mereka yang sudah tua-tua dari Jepang yang sudah pensiun. “Antrean panjang dan lama setelah perjalanan panjang di udara sama sekali tidak membuat senang dan nyaman. Mereka menyampaikan kepada saya bahwa Bali airport adalah airport terburuk di dunia dalam kenyamanan ini,” kata Purwa.

Keluhan antrean panjang ini, menurut Purwa sudah diketahui semua pihak termasuk Wakil Presiden, namun keluhan itu masih saja tidak mendapatkan pembenahan yang significant.

Selain itu, dalam pelayanan pengakutan barang juga menjadi catatan. Purwa mengeluhkan tidak tersedianya trolly yang bagus dan masih saja ada porter yang minta pembayaran melebihi ketentuan. “Masih saja ada porter yang minta Rp.100,000 atau USD 10 untuk satu koli barang walau tertera di papan, ongkosnya adalah Rp. 2.500.”

“Juga tidak ada tempat duduk yang nyaman untuk istirahat buat orang tua,” tambahnya.

Assisten Manager Hukum dan Humas PT. Persero Angkasa Pura (PAP) I, pengelola Ngurah Rai Airport mengakui bandara saat ini sudah terlalu padat sehingga memunculkan sejumlah ketidaknyamanan. “Terminal domestik saja sudah overload. Kapasitasnya 1,5 juta orang per tahun, tapi kini melayani 3,6 juta orang per tahun,” ungkapnya.

Sementara soal antrean VoA, ia mengatakan akan melakukan perbaikan dalam pengadaan counter dan bekerja sama dengan imigrasi untuk peningkatan kualitas SDM petugas imigrasi.

Dimyati optimis, semua ketidaknyaman ini akan teratasi jika proyek pengembangan bandara selesai. Mulai April 2009 ini, PAP akan memulai proyek perluasan bandara yang diperkirakan menelan dana 2,1 triliun rupiah itu.

Masalah lainnya yang menurut Purwa mudah ditangani adalah penertiban brosur, leaflet informais parwisata yang informasinya tidak akurat dan cenderung menipu. “Banyak brosur dibuat oleh perorangan atau perusahaan yang tidak berijin, terutama yang berbahasa Jepang, Rusia, Korea dan bahasa yang tidak banyak yang tahu,” ujarnya.

Brosur-brosur sembarangan masuk ke airport karena disinyalir orang dalam ikut bermain. Seharusnya, menurut Purwa, airport manager tahu apa isi brosur-brosur itu dan apakah mereka punya ijin usaha. “Caranya mengkontrol gampang saja, kirim 1 copy ke Bali Tourism Board (BTB) dan BTB akan menelusuri. Yang tidak punya ijin usaha supaya dibakar saja atau didenda yang tinggi,” pinta Purwa.

Tak hanya brosur jasa wisata, brosur dan reklame jual beli tanah atau rumah Hak Milik (Free Holding) yang tidak benar juga makin marak.

IB Agung Satya Putra, staf sales sebuah jasa informasi pariwisata di dalam airport mengakui banyak brosur jasa wisata yang harus diteliti. “Yang penting bayar sama pengelola bandara, sudah bisa masuk. Saya tidak pernah lihat ada pengecekan brosur oleh pihak bandara,” katanya. [b]

http://www.thejakartapost.com/news/2009/01/05/visitors-complaint-over-airport-services.html

Tags: BadungBaliEkonomiPariwisata
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Luh De Suriyani

Luh De Suriyani

Ibu dua anak lelaki, tinggal di pinggiran Denpasar Utara. Anak dagang soto karangasem ini alumni Pers Mahasiswa Akademika dan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. Pernah jadi pemimpin redaksi media advokasi HIV/AIDS dan narkoba Kulkul. Menulis lepas untuk Mongabay.

Related Posts

Understanding the “Sulfur Burst” Phenomenon in Lake Batur and its Root Causes

Understanding the “Sulfur Burst” Phenomenon in Lake Batur and its Root Causes

12 August 2026
Jejak Gunung Api Bawah Laut: Menelusuri Lava Bantal Ponjok Batu, Kisah Geologi di Bali Utara

Jejak Gunung Api Bawah Laut: Menelusuri Lava Bantal Ponjok Batu, Kisah Geologi di Bali Utara

12 August 2026
Memahami Fenomena “Semburan Belerang” di Danau Batur dan akar masalahnya

Memahami Fenomena “Semburan Belerang” di Danau Batur dan akar masalahnya

26 July 2026
Lelaki yang Berdiri 150 Meter dari Kawah: Mengenang Stehn dan Letusan Batur 1926

Lelaki yang Berdiri 150 Meter dari Kawah: Mengenang Stehn dan Letusan Batur 1926

20 July 2026
Menelusuri Asal Muasal Sumber Air Empat Danau Vulkanik Di Bali

Menelusuri Asal Muasal Sumber Air Empat Danau Vulkanik Di Bali

22 June 2026
Ngobrolin Krisis Iklim Bersama Climate Freask dan Kenapa Bali Perlu Versi Lokalnya

Ngobrolin Krisis Iklim Bersama Climate Freask dan Kenapa Bali Perlu Versi Lokalnya

15 June 2026
Next Post

Under The Tree Back to Bali

Comments 1

  1. bambang says:
    17 years ago

    sudah pernah nyoba berdiri di dekat pohon2 tempat parkir?
    alakazam…..baunya semerbak abiz…
    inget piaraan tetangga saya yg kalo kencing slalu nyari pohon

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Pengorbanan Atas Nama Pariwisata di Kintamani

Nasib Warga di Balik Alih Fungsi Lahan Kawasan Kintamani

26 August 2026
Kadishub Bali: Pembiayaan TMD Sudah Tidak Ada, Kami Masih Negoisasi

Alih-Alih Bangun Jalan, Pemerintah Harusnya Serius Mengurus Transportasi Umum

26 August 2026
Penyebab Tanah Longsor di Desa Munduk

Penyebab Tanah Longsor di Desa Munduk

25 August 2026
Rekomendasi Wisata Air yang “Cukup Mudah” Diakses di Bali

Rekomendasi Wisata Air yang “Cukup Mudah” Diakses di Bali

25 August 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia