• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, April 30, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Ayu Laksmi dalam Sanur Village Festival

Anton Muhajir by Anton Muhajir
3 August 2010
in Agenda, Kabar Baru
0
0

Teks dan Foto Wendra Wijaya

Berdasarkan sejarah masa lalu, Sanur menjadi tempat para pendamba kedamaian yang berharap sinar suci Tuhan.

Ini tidaklah terlepas dari aura spiritual yang terpancar demikian kuat, yang bersumber dari orang-orang suci yang (sempat) singgah di sana. Konon, di masa lalu, denting genta dan doa selalu bergema dari wilayah Sanur, hingga merambat ke relung-relung jiwa.

Aura yang memancar di Sanur inilah yang selalu membawa kerinduan Ayu Laksmi untuk sesekali datang ke sana. Meskipun bukan berasal dari Sanur, ia merasa intim dengan suasana alamnya, dengan keberadaan pohon-pohon besar yang masih terjaga.

Sanur seolah selalu memanggilnya untuk kembali, untuk menziarahi masa lalu yang merupakan pusat pencarian dan penempaan spiritualitas. “Sinar matahari, bagi saya, adalah kesucian itu sendiri. Karena itu saya percaya, tempat dimana matahari terbit merupakan kawasan yang diselimuti aura putih, suci, dan bersih,” katanya.

Sanur dan masyarakatnya berkembang dengan mengedepankan spiritual dan upacara. Sebagaimana masyarakat Bali kebanyakan, setiap laku hidup masyarakat Sanur merupakan sebuah perayaan terhadap kehidupan, yang mana didalamnya menghasilkan produk seni budaya yang masih demikian kuat mengakar hingga sekarang.

“Mengingat Sanur merupakan salah satu destinasi pariwisata dunia, tentu kita harus memberi apresisasi positif bagaimana upaya masyarakatnya menjaga kesenian tradisi agar tetap mengada di tengah gempuran budaya asing. Salah satu yang mereka lakukan adalah menyelenggarakan Sanur Village Festival. Mudah-mudahan Sanur tetap seperti ini, tetap menjadi desa budaya internasional,” ucap Laksmi.

Laksmi sendiri dijadwalkan pentas dalam event tahunan yang mulai diselenggarakan sejak tahun 2006 silam tersebut pada 4 dan 5 Agustus. Ia akan tampil sebagai performer tunggal pada pembukaan event, yang “dikawal” oleh Magic Finger Balawan and Batuan Ethnic Fusion. Jika merunut ke belakang, ini pertama kalinya Laksmi tampil sebagai performer tunggal, mewakili dirinya sendiri. Sebelumnya, ia selalu tampil bersama Tropical Transit, band legendaris dari Bali.

Dalam event kali ini, Ayu akan bernyanyi bersama Nyanyian Dharma tanggal 5 Agustus. “Jadi pada pembukaan saya main, besoknya main lain. Mudah-mudahan penontonnya gak bosan dengar Ayu Laksmi magending (bernyanyi), hahahaaa….,” katanya.

Tahun 2010 ini merupakan kali kelima Laksmi perform dalam Sanur Village Festival. Dengan demikian, ini berarti ia selalu didaulat untuk mengisi event yang tahun ini mengangkat tema “Saha Nuhur”, yang mengandung makna permohonan bersama kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk mendapatkan sinar suci (nuhur atau nur) yang menjadi spirit dari berbagai aspek kehidupan masyarakat setempat.

Ketua Umum Panitia, Ida Bagus Sidharta Putra, mengatakan keberadaan event tersebut merupakan sebuah penegasan jika pihaknya memiliki komitmen untuk tetap mempertahankan warisan seni dan budaya. “Kegiatan komersial di Sanur selalu diiringi dengan berbagai upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan seperti yang dilakukan para pendahulu,” tutur pria yang akrab disapa Gus De.

Salah satu upaya pelestarian lingkungan yang dimaksud Gus De adalah keberadaan pohon intaran atau mimba atau neem (azadirachta indica) yang banyak tumbuh di wilayah Sanur. Seluruh bagian pohon tersebut bermanfaat bagi manusia. Nilai historis pohon intaran ini akan diangkat dan dikombinasikan dengan sejarah Sanur, yang sampai saat ini diabadikan menjadi nama kawasan desa wisata ini.

“Ini menjadi bukti kedekatan pohon intaran dengan Sanur. Program lingkungan ‘go green’ yang sempat diusung tahun lalu sangat erat kaitannya dengan program penanaman pohon intaran. Pohon ini pula akan dijadikan ikon Sanur yang ikut memberikan spirit dan harmoni antara alam, manusia, dan Sang Pencipta seperti filosofi Tri Hita Karana,” katanya.

Sementara untuk pertama kalinya, festival seni budaya masyarakat Sanur yang dijadwalkan berlangsung pada 4-8 Agustus mendatang akan menampilkan “The Art Kampoeng” atau kampung seni, yang menghadirkan suasana kehidupan masyarakat setempat pada tempo dulu. Suasana masa lalu itu akan dihadirkan pada area khusus, yang menampilkan berbagai kegiatan, yang didesain menjadi tempat berkumpulnya para seniman.

“Di sana mereka akan dapat berinteraksi serta menikmati karya seni rupa kontemporer di luar lingkungan galeri atau ruang pamer konvensional,” demikian Gus De. [b]

Tags: AgendaAyu LaksmiBudayaDenpasarSanurSosok
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
Bencana Sunyi: Penurunan Muka Tanah Akibat Eksploitasi Airtanah di Bali

Bencana Sunyi: Penurunan Muka Tanah Akibat Eksploitasi Airtanah di Bali

20 April 2026
Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

7 April 2026
Sidang Perdana Aktivis karena Konten Medsos

Sidang Perdana Aktivis karena Konten Medsos

26 March 2026
Ruang Healing di Pesisir yang Berubah

Mendamaikan Nyepi dan Takbiran di Bali 2026

16 March 2026

Patologi Atensi: Kenapa Otak Dangkal dan Malas Kontemplasi

6 March 2026
Next Post

Bebas Merkuri: Sektor Kesehatan Harus Menjadi Pionir

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

29 April 2026
Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

29 April 2026
Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

28 April 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Menjinakkan Suara Kritis Kampus

28 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia