• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, December 15, 2025
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

UWRF 2014: Sejumlah Nama, Tema, dan Agenda

Saylow by Saylow
16 September 2014
in Agenda, Budaya, Kabar Baru
0 0
0

UWRF 2014

Untuk pertama kalinya, teater Ontosoroh akan ditampilkan di Indonesia.

Interpretasi terhadap Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer, ini akan mengisi Ubud Writers & Readers Festival 2014 Oktober nanti.

Sejumlah nama besar juga akan mengisi UWRF 2014. Misalnya Nadya Hutagalung, Azyumardi Azra, Goenawan Mohamad, dan Sacha Stevenson.

Namun, dengan sangat menyesal, Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) memberitakan secara resmi bahwa penerima Nobel sastra V.S. Naipaul tidak lagi tergabung dalam rangkaian program Festival 2014.

Direktur Festival, Janet DeNeefe, menyatakan penyesalan dan kesedihannya berkenaan dengan pergantian program mendadak ini. Sebuah keputusan yang terpaksa diambil karena ketidakmampuan Festival memenuhi permintaan khusus dan tiba-tiba dari penulis.

Namun demikian, pada penyelenggaraan yang ke-11 tanggal 1-5 Oktober nanti, Festival sastra paling inovatif se-Asia Tenggara ini akan menampilkan serangkaian program sarat ilmu dan kebijaksanaan. Berbagai tokoh ternama sebagai pembicaranya.

Nadya Hutagalung yang selama ini dikenal sebagai VJ MTV akan hadir membicarakan kesibukan barunya melestarikan kehidupan liar. Pada program khusus lingkungan UWRF Environment Day, Nadya akan mempertontonkan film dokumenter Let Elephants Be Elephants, diikuti sesi tanya jawab dengan pebisnis yang menerapkan prinsip ramah lingkungan sebagai moderatornya, Suzy Hutomo.

Seputar topik dalam negeri, Indonesia baru saja memiliki presiden baru. Pertanyaan seputar perubahan yang diharapkan dan pembelajaran dari pemilu lalu akan dibahas oleh dua tokoh besar Azyumardi Azra dan Goenawan Mohamad pada panel diskusi Destination Unknown.

Dua tokoh ini juga akan terlibat dalam perbincangan seru dengan komedian asal Kanada, Sacha Stevenson, pada panel diskusi Understanding Islam. Mereka akan bertukar pikiran tentang Islam Indonesia yang berbeda dengan golongan ekstremis.

Dengan kejatuhan Orde Baru 1998 lalu, media massa nasional mulai mendapatkan ‘kebebasan’. Sudah idealkah kebebasan pers Indonesia, bagaimanakah realitanya dan seperti apa masa depan dari pers Indonesia?

Silakan bergabung bersama ahli politik muda dari Australia, Gillian Terzis, dan dua penulis emerging berbakat UWRF 2014, Agus Rois dan Erni Aldajai, serta jurnalis senior Wayan Juniarta pada panel diskusi A Nation at the Intersection.

Topik korupsi di Indonesia barangkali dianggap basi. Namun bagaimanakah pandangan Elizabeth Pisani yang telah mengelilingi nusantara dalam setahun tentang hal ini? Simak penuturannya bersama Jacqui Baker di panel diskusi Korupsi.

Jacqui juga akan bercerita tentang karya sekaligus penelitian ilmiahnya Eat Pray Mourn: Crime & Punsihment in Jakarta. Riset ini mendokumentasikan bagaimana seorang perempuan bernama Yeni berupaya mengatasi ketidakadilan hukum di sebuah perkampungan kumuh di kota metropolitan Jakarta.

Sebagai Festival sastra budaya termegah di Indonesia, Ubud Writers & Readers Festival 2014 juga akan menghadirkan pertunjukan seni berkualitas. Dari penayangan film Sokola Rimba; pertunjukan teater Ontosoroh yang menginterpretasikan tokoh Bumi Manusia, Pramoedya Ananta Toer, akan ditampilkan pertama kalinya di Indonesia pada gelaran ini; hingga pertunjukan musik kelas internasional, Oceania Under The Stars.

Rangkaian pertunjukan seni ini dapat disaksikan di pelataran Museum Blanco Renaissance. Acara tanpa biaya masuk di mana pengunjung dapat menikmati Ubud pada saat senja menuju malam, menikmati kebersamaan dengan para pecinta seni dan sastra dari berbagai penjuru dunia.

“Adalah suatu kebangaan bagi kami dapat menyuguhkan rangkaian acara yang benar-benar inovatif, mencakup isu-isu penting dunia serta pertunjukan seni berskala internasional hasil kolaborasi anak bangsa,” ungkap Janet DeNeefe, Direktur Festival. [b]

Tags: AgendaSastraUbud
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Saylow

Saylow

Saylow, putra asli Karangasem tepatnya Dusun Tanahampo. Berlatar belakang ilmu teknologi informasi dan desain, memilih managemen seni dan pertunjukan sebagai jawaban atas kebutuhan kesehatan mental dan menyandarkan kepulan asap dapur dengan melakukan usaha dagang parcel buah rumahan.

Related Posts

Kearifan Lokal di Tengah Arus Global di UWRF 2025

Kearifan Lokal di Tengah Arus Global di UWRF 2025

22 October 2025
Kata Warga Ubud tentang Kemacetan dan Fasilitas Publik

Kata Warga Ubud tentang Kemacetan dan Fasilitas Publik

3 October 2025
Ubud yang Tenang Berubah Bising dan Macet

Pengembangan Kawasan Rendah Emisi di Sanur dan Ubud

19 September 2025
Mengharapkan Perubahan Ubud dari Warga dan Pemerintah

Mengharapkan Perubahan Ubud dari Warga dan Pemerintah

15 September 2025
Jelajah Inovasi Desa di Ubud, dari Transportasi Hingga Pedestrian

Jelajah Inovasi Desa di Ubud, dari Transportasi Hingga Pedestrian

10 September 2025
Ubud yang Tenang Berubah Bising dan Macet

Ubud yang Tenang Berubah Bising dan Macet

10 September 2025
Next Post
Memasarkan Beras Organik jadi Lebih Asyik

Memasarkan Beras Organik jadi Lebih Asyik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Anak Muda Mengolah Limbah Organik di Tengah Macetnya Dukungan Investor

Anak Muda Mengolah Limbah Organik di Tengah Macetnya Dukungan Investor

15 December 2025
Begini Lho Cara Menjelajah Nusa Penida dengan Cara Berbeda

Perempuan dalam Sistem Pewarisan Adat Bali: Terikat Adat, Hak Terbatas

15 December 2025
Gagas Aksi Iklim Melalui Mangrove, Bendega Tanam Harapan di Pesisir

Gagas Aksi Iklim Melalui Mangrove, Bendega Tanam Harapan di Pesisir

14 December 2025
Para Perempuan di Balik Kerajinan Ate

Para Perempuan di Balik Kerajinan Ate

14 December 2025
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia