• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, December 8, 2025
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Taman Laut dengan Aneka Satwa di Desa Pacung

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
30 November 2020
in Kabar Baru, Lingkungan
0 0
0
Struktur fishdome desa pacung. Foto: Teja/Balebengong.

Belasan perempuan muda dan tua memimpin pembersihan lokasi pembuatan struktur sebelum pulang. Menyelesaikan pekerjaaan hari itu. Ketika para perempuan pekerja ini mulai memunguti sampah plastik seperti sisa bungkus es dan botol minuman, para pekerja laki-laki mengikuti.

Dalam sekejap, lokasi di pesisir laut Desa Pacung, Buleleng ini sudah tak terlihat sampah anorganik. Ada sejumlah titik tong sampah yang memudahkan pekerja mengumpulkan sampahnya.

Komang Suarini, salah satu pekerja perempuan mengatakan mereka sudah terbiasa bekerja di proyek bangunan. “Biasanya proyek villa, selain itu pelihara ternak,” ujarnya. Para perempuan yang bekerja di proyek biasanya mengangkut batu pilah alam. Namun setelah pandemi, mereka tidak ada order. Jumlah pekerja perempuan yang terlibat di Desa Pacung sedikitnya 30 orang, mereka mengaku mulai kerja jam 7 pagi. “Sudah selesai masak,” seru mereka kompak.

Sejumlah perempuan menyebut baru pertama kali lihat pembuatan struktur yang diketahuinya untuk terumbu karang di bawah laut.

Salah satu perempuan lainnya adalah Wayan Sumatri. Ia mengatakan anaknya dirumahkan saat bekerja di sebuah restoran di Jimbaran. Karena itu ia harus kerja keras untuk memastikan kebutuhan pangan keluarga.

Gede Kardiana, Kepala Desa Pacung terlihat bersama warga dalam proses pembuatan ini. Lokasi pembuatan berada di pinggir pantai, di bawah pepohonan termasuk kelapa yang membuat lebih teduh. Angin laut pun memberi kesejukan di tengah panas terik November yang harusnya sudah musim hujan.

Ia menyebut yang diutamakan terlibat adalah warga yang menganggur, termasuk para perantau yang kembali ke kampung. Jumlah warga yang terlibat di Pacung sekitar 130an orang. Pertanian yang menyokong hidup warga tak banyak, hanya musiman seperti jagung, kacang, yang tergantung pada musim hujan.

Selain itu ada 3 kelompok nelayan yang menangkap ikan, cumi, tongkol. Di kawasan perlindungan, Desa Les menetapkan larangan mancing dan nembak ikan. “Rencana mengembangkan wisata bahari, pertanian gula merah dan produksi arak juga,” sebut Kardiana. Salah satu spot yang ramai dikunjungi adalah Pura Ponjok Batu.

Ia baru menjabat jadi Kepala Desa sejak Januari 2020 setelah kembali dari meratau sebagai supir di kawasan wisata Seminyak, Kuta pada April 2019. Praktis, ia baru aktif bekerja sebagai Kades saat pandemi Covid-19 ini.

 

1 of 5
- +

1. Pembuatan struktur ICTG di Desa Pacung. Foto: Teja/Balebengong.

2.

3.

4.

5.

Nyoman Putra, Koordinator Lapangan Desa Pacung adalah Koordinator Pokmaswas Kerta Winangun. Ia menyebut atraksi yang makin digemari adalah fotografi macro untuk satwa mungil bawah laut seperti fishfrog, nudibranch, dan lainnya.

Struktur yang dibuat selain fishdome dan rotibuaya adalah patung aneka satwa laut. Misalnya pari manta, lumba-lumba, penyu, hiu martil, hiu gergaji, clownfish, dan lainnya. Ia menyebut ada rencana buat serangkaian patung melasti, prosesi parade ritual penyucian di sumber air. Namun, tukangnya hanya mau kerja borongan di bengkelnya, tidak di lokasi. Tim Pacung lalu mengubah konsep patung dengan kreator anak muda setempat yakni satwa laut. Selain itu taman laut Desa Pacung ini juga akan dibuatkan gapura tradisional dengan tinggi 1,5 meter.

Kementerian Kelautan dan Perikanan mengungkapkan ICRG di Provinsi Bali akan dibangun dengan anggaran APBN KKP yang bersumber dari dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebesar Rp111,2 miliar. Adapun targetnya ialah pembentukan kebun karang seluas 50 ha yang terpasang di 5 lokasi yaitu Nusa Dua, Sanur, Serangan, Pandawa, dan Buleleng dengan melibatkan penyerapan tenaga kerja sebanyak 11.000 orang.

Rencananya, struktur transplantasi karang akan ditempatkan sesuai dengan habitat dan tema masing-masing lokasi. Berbagai metode transplatasi seperti hexadome/fishdome, spider, dan berbagai lainnya akan dipadukan dengan patung, diharapkan akan menambah keindahan kebun karang yang akan dibangun.

Desa di Pesisir Buleleng Buat Ribuan Rumah Ikan

kampungbet

Tags: ICRGICRG bulelengPEN
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Kerja Cepat untuk Taman Laut Desa Kaliasem

Kerja Cepat untuk Taman Laut Desa Kaliasem

3 December 2020
Mobil Tua di Taman Laut Tukad Mungga

Mobil Tua di Taman Laut Tukad Mungga

2 December 2020
Desa Bondalem Menyiapkan Taman Laut dan Generasi Konservasi

Desa Bondalem Menyiapkan Taman Laut dan Generasi Konservasi

30 November 2020
Hamparan Umah Be Baru di Desa Nelayan Ikan Hias

Hamparan Umah Be Baru di Desa Nelayan Ikan Hias

30 November 2020
Desa di Pesisir Buleleng Buat Ribuan Rumah Ikan

Desa di Pesisir Buleleng Buat Ribuan Rumah Ikan

2 November 2020
Next Post
Desa Bondalem Menyiapkan Taman Laut dan Generasi Konservasi

Desa Bondalem Menyiapkan Taman Laut dan Generasi Konservasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Beternak Babi untuk Menyelamatkan Puluhan Anjing Telantar dan Sakit

Beternak Babi untuk Menyelamatkan Puluhan Anjing Telantar dan Sakit

7 December 2025
Pusat Pariwisata Global dengan Transportasi Publik Layak

Pusat Pariwisata Global dengan Transportasi Publik Layak

6 December 2025
“Bapak, wait for me…wait for me..!”

Ekonomi Regeneratif: Solusi Kelelahan Ekologis dan Peta Jalan Baru Bali

5 December 2025
Pernak Piknik: Cara Anak Muda Bali Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

Pernak Piknik: Cara Anak Muda Bali Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

4 December 2025
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia