• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, May 8, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Kuliner

Tak Bisa Babi, Ayam pun Jadi

Anton Muhajir by Anton Muhajir
4 April 2009
in Kuliner
0
3

Oleh Anton Muhajir

Ayam Guling

Babi guling adalah salah satu makanan yang sangat khas Bali. Banyak orang tidak merasa lengkap berkunjung ke Bali tanpa terlebih dulu menyantap menu ini. Beberapa teman saya yang sedang di Bali untuk pekerjaan atau liburan sering berbincang bahwa babi guling adalah salah satu menu wajib ketik berkunjung ke pulau ini.

Ada yang memilih karena daging babinya itu sendiri. Tak sedikit pula yang memilih menu ini karena cara masaknya, diguling.

Meski demikian, banyak pula orang yang tak bisa makan babi guling. Alasannya bisa karena agama ada pula yang karena alasan kesehatan. Nah, kalau Anda termasuk orang yang tidak bisa makan babi guling namun tetap ingin menikmati menu yang dimasak dengan cara diguling, inilah pilihan yang paling tepat: ayam guling..

Dari semua tempat makan yang pernah saya kunjungi di Bali, hanya satu warung di yang menyediakan menu ini, Warung Suweca di jalan Bedugul, Sidakarya. Meski demikian, warung yang sering jadi tempat makan siang saya ini juga menyediakan menu lain seperti nasi campur. Semuanya menggunakan daging ayam. Warung ini memang spesial nasi ayam.

Kalau menu nasi campur ayam sih, bagi saya Warung Bu Mangku di Kedewatan Ubud tetap yang terbaik. Tapi kalau soal menu ayam guling jelas Warung Suweca tiada tanding. Lha wong saya memang belum nemu menu ini di warung lain. Hehe..

Seperti namanya, menu ayam guling di warung ini dimasak dengan cara diguling. Ayam itu sudah direbus terlebih dulu sehingga dagingnya jadi terlalu lunak, hal yang kurang saya suka. Meski demikian rasa ayam ini tetap mak jan. Gurih dengan baluran bumbu basa genep alias bumbu lengkap yang biasa dipakai dalam makanan khas Bali.

Karena diguling, tampilan daging ayam ini kecoklatan, mirip dipanggang. Minyak dagingnya yang melumuri daging bikin tambah ngiler. Menu ini disajikan dengan sayur daun ubi dan taburan bawang goreng. Menu tiap porsinya Rp 12 ribu. Nasi putihnya silakan tambah lagi bayar Rp 3000. Kalau sambalnya kurang pedas ya pesan sambal lagi seharga satu porsi nasi putih.

Bonus lain makan di sini adalah suasananya yang tenang. Padahal lokasinya persis di dekat jalan raya. Warung ini juga termasuk sepi karena tiap kali saya makan di sini hanya ada kurang dari sepuluh orang termasuk saya dan teman-teman. Kalau saya makan siang di sini, biasanya dengan teman yang kantornya di sekitar Sidakarya juga, bisa betah ngobrol. Apalagi ditambah iringan musik dari radio yang sengaja diputar untuk pengunjung. [b]

Warung Suweca
Jl Bedugul 18 A Sidakarya
Denpasar Selatan
Telp 0361 – 7468354, 8067007

Tags: DenpasarKuliner
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
Bencana Sunyi: Penurunan Muka Tanah Akibat Eksploitasi Airtanah di Bali

Bencana Sunyi: Penurunan Muka Tanah Akibat Eksploitasi Airtanah di Bali

20 April 2026
Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

7 April 2026
Sidang Perdana Aktivis karena Konten Medsos

Sidang Perdana Aktivis karena Konten Medsos

26 March 2026
Ruang Healing di Pesisir yang Berubah

Mendamaikan Nyepi dan Takbiran di Bali 2026

16 March 2026
Inilah Panduan Nyepi Tanpa Internet Tahun Ini

Tersingkir di Tanah Sendiri

12 November 2025
Next Post
Biar Pengap Asal Ngeblog

Biar Pengap Asal Ngeblog

Comments 3

  1. Belajar komputer says:
    17 years ago

    tapi kalo babinya disunat dulu sebelum di guling masih disebut haram?
    salam kenal.

    Reply
  2. Belajar Komputer says:
    17 years ago

    Kalo babinya disunat dulu sebelum di guling masih bisa dibilang haram gak?
    salam kenal

    Reply
  3. assasincreed says:
    17 years ago

    enak tuh kayaknya.hehe

    Reply

Leave a Reply to Belajar komputer Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Diskusi Kolonialisme di Nobar Film Pesta Babi

Diskusi Kolonialisme di Nobar Film Pesta Babi

7 May 2026
Angkat Topi Buat Wanita, Khususnya Wanita Bali

Orang Bali jadi Objek Perencanaan Pariwisata

6 May 2026
Susur Hutan dan Sungai Bersama BASE Bali

Menutup Program Studi, Menutup Masalah?

6 May 2026
Pelanggaran Kebebasan Berpendapat terus Terjadi di Bali, mulai dari Larangan saat Konferensi Internasional, Aksi, dan Penangkapan Tomy

Surat Cinta Negeri dari Jeruji Besi

5 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia