• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, January 13, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Musik

Belenggu Perbudakan Bernama “Setan Kredit”

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
3 July 2018
in Musik
0
0

Hanya ada receh di kantongku. Oh tagihan sudah menunggu.

Kusibak jalan mencari kerja. Upah seadanya tanpa sisa. / Berpikul mimpi yang tak perlu. Ragaku merdeka, pikiran terbelenggu. / Oh setan kredit sungguh menggoda. Buatmu rela lakukan dosa.

Demikian lantunan lirik lagu baru milik solois blues asal Bali, Made Mawut berjudul “Setan Kredit”. Lirik yang menggambarkan, bagaimana kredit di satu sisi katanya menjadi tawaran solusi bagi kaum menengah ke bawah untuk memiliki sesuatu barang.

Namun, di sisi lain, kredit justru menjadi setan, yang terus menghantui mereka setiap hari. Apalagi mendekati tanggal jatuh tempo pembayaran.

Mereka yang terbelenggu kredit, berusaha keras menyiasati, membagi upah seadanya untuk kebutuhan sehari-hari dan kewajiban membayar kredit. Kadang upah yang mereka terima tak berbekas, hanya sisa receh di kantong.

Sedangkan mereka yang berpenghasilan tidak tetap, dipaksa memeras keringat, memutar otak, gali lubang tutup lubang demi memenuhi perut si hantu bernama “Setan Kredit”. Begitu terus setiap harinya.

Diangkatnya tema “Setan Kredit” ke dalam lagu bagi Made Mawut, laiknya perbudakan yang masih relevan hingga kini. “Hanya rantai belenggu itu tak mampu lagi menakuti kita, dibanding belenggu secara ekonomi yang jauh dapat merasuk, mengobok obok jiwa dan raga kita,” paparnya.

Kental dengan sentuhan deltablues, solois yang telah menelurkan album penuh berjudul “Blues Krisis” pada tahun 2014 mengingatkan kita kembali, akar musik blues. Musik blues lahir dari pendobrakan belenggu perbudakan berdasarkan kelas, warna kulit dan suku bangsa.

Di balik itu juga ada satu alasan yang kuat mengapa ia lahir, yakni dominasi oleh sekelompok orang yang mengendalikan ekonomi dunia. Seperti ikan hiu di laut, hewan predator tertinggi dalam mata rantai makanan yang tanpa segan memangsa yang lemah, hingga sesamanya.

Di lagu terbaru ini lah, Made Mawut mencoba merangkum dan menggambarkan keadaan yang kerap kita dijumpai di sekeliling dengan balutan santai nan akrab. Made Mawut juga ingin menonjolkan simbol “Setan Kredit” yang lekat dalam keseharian, tanpa kesan menakut-nakuti, apalagi menasihati.

“Semoga single ini mampu menggambarkan keadaan di atas dengan santai dan akrab. Untuk itu simbol-simbol yang lekat dalam keseharian, kita tonjolkan disini,” ucapnya.

Secara teknis, proses penggarapan lagu “Setan Kredit” direkam secara live di studio Antida, pada Mei 2018. Sebagai sound engineer adalah drumer Dialog Dini Hari (DDH), Deny Surya.

Diceritakan Made Mawut, proses penggarapan tak membutuhkan banyak waktu, mulai dari rekaman hingga mixing dilakukan dalam hitungan jam. “Tidak butuh banyak waktu, jadi proses rekaman dan mixing lagu “Setan Kredit” dilakukan sekaligus dalam waktu hanya 3 jam,” tuturnya.

Selain single, video klipnya pun telah rampung dikerjakan. Berkolaborasi dengan video maker dari Lian Line, Hadhi Kusuma. Keduanya memadukan konsep video klip gaya sinetron komedi era 90an seperti Jin & Jun, Wiro Sableng dan lain sebagainya. Keterbatasan justru memiliki seni tersendiri, tanpa mengganggu kenikmatan kita mengikuti alur ceritanya.

“Untuk penggarapan video, waktu yang dibutuhkan juga relatif singkat walau dengan alat yang minim, kelihaian Hadhi Kusuma meracik cerita adalah modal utama. Perpaduan ini membuat proses penerjemahan ide cerita yang saya ajukan dapat divisualkan dengan pas,” ucap Made Mawut.

Lebih lanjut diungkapkan Made Mawut, lagu “Setan Kredit” direncanakan menjadi salah satu single dari single lainnya yang terangkum dalam album terbarunya.” Rencananya, setelah single ini dirilis akan dibarengi beberapa single lain, sehingga akan disatukan ke dalam sebuah album nantinya,” ungkapnya. [b]

Tags: Musik
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Sandrayati - arise*

Sandrayati Rilis ‘Arise’, Single Jelang Album Baru ‘INHABIT’

3 August 2025
Perjalanan Penyanyi Bali Legendaris Dealot

Perjalanan Penyanyi Bali Legendaris Dealot

17 June 2025
Gede Robi dan Segala Daya Mainstreaming Isu Lingkungan

Gede Robi dan Segala Daya Mainstreaming Isu Lingkungan

29 June 2024
Klub Menulis Musik bersama Made Adnyana: Sisi Lain Dunia Musik

Klub Menulis Musik bersama Made Adnyana: Sisi Lain Dunia Musik

13 September 2023
Gemuruh di Bali Utara: Hulutara, Irama Utara, Beluluk (Bagian 1)

Gemuruh di Bali Utara: Hulutara, Irama Utara, Beluluk (Bagian 1)

4 September 2023
Mairakilla: Energi dan Interaksi Panggung Underground

Mairakilla: Energi dan Interaksi Panggung Underground

3 September 2023
Next Post
Remaja Jadi Juri Festival Film Pendek Internasional

Remaja Jadi Juri Festival Film Pendek Internasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

10 January 2026
Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

10 January 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Keresahan dalam Selimut Rust en Orde

9 January 2026
Menelusuri DAS Tukad Badung, Sungai Tengah Kota yang Terbengkalai

Tumpang Tindih Tata Kelola Air di Bali

9 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia