• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, January 22, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Penataan Sungai di Kabupaten Badung? Cenik Gae To..

Pande Baik by Pande Baik
26 July 2018
in Berita Utama, Pelayanan Publik
0
0
Penataan sungai di Melaka, Malaysia membuatnya menarik sebagai tempat wisata. Foto Anton Muhajir.

Kalau pimpinan kami mau, menata sungai sih (pinjam istilah Pak Bupati) SSCGT.

Penataan sungai, kalau tidak salah kewenangannya ada di Balai Wilayah Sungai Provinsi Bali, bukan instansi teknis kabupaten/kota. Untuk bisa melakukan penataan, perbaikan, atau apapun itu bentuknya pada jalur di sepanjang sisi sungai, tentu harus mendapatkan izin terlebih dulu.

Dengan demikian nantinya proses penanganan tak terganjal di tengah jalan seperti kasus Tukad Mati terdahulu.

Saya berkesempatan menyusuri perkerasan di salah satu sisi sungai yang melintasi Taman Kota Lumintang Denpasar di sela olah raga sore yang dilakoni enam bulan terakhir ini. Ini sempat mengingatkan saya pada PAD Pemkab Badung yang begitu tampak eksotis di mata sejumlah kabupaten/kota lainnya. Bahkan yang dari luar pula Bali sekalipun.

Lalu, kenapa sebagian kecil pendapatannya tidak dimanfaatkan untuk penataan kawasan sungai di lingkup Kabupaten Badung?

Bisa jadi karena pemimpin kami, mengingat saya merupakan bagian dari sistem pemerintahan di Kabupaten Badung, belum menganggap penataan sungai sebagai prioritas pembangunan. Masih terfokus pada pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan masyatakat. Atau bisa jadi karena persoalan kewenangan tadi.

Sungai Badung menjadi tempat kegiatan memancing bagi warga. Foto Luh De Suriyani.

Namun, jika Kota Denpasar bisa melakukannya, kenapa Kabupaten Badung tidak?

Jika saja pemikiran ini muncul dan diungkap menjelang Pemilihan Gubernur Bali lalu, saya yakin bakalan banyak dihujat. Sebab, penataan sungai seperti ini menjadi hal menarik untuk disimak. Namun, ketika calon Gubernur Bali terpilih sudah ada, tinggal dilantik dan menjalankan tugas, tidak ada salahnya jika kita semua bergandengan tangan. Menyatukan pemikiran yang nantinya bisa diserap pemimpin baru untuk kemajuan Bali dan seisinya.

Balik kepada topik semula tentang penataan sungai.

Jika kelak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung bisa mewujudkan hal serupa di lingkup wilayah Kabupaten Badung, mungkin bisa dimulai dari lingkup desa wisata terlebih dahulu. Atau lokasi-lokasi terdekat objek wisata Badung. Tentu akan semakin menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Menikmati suasana sejuk di mana air mengalir begitu tenang dan jernih, atau ber-selfie-ria meski tidak dianjurkan utamanya pada sisi sungai dengan kedalaman yang potensinya membahayakan.

Di samping itu, semua bisa banyak belajar dari pembangunan penataan sungai yang sudah ada. Melihat apa saja kekurangannya untuk bisa dilengkapi dan menjadi standar minimal baru dalam membangun fasilitas sama di sejumlah wilayah sungai lainnya.

Misalnya jembatan penyeberangan yang menghubungkan kedua sisi perkerasan, atau spot pengaman pada jarak tertentu, mengantisipasi luapan air saat musim hujan, seperti yang kerap terjadi pada spot rekreasi Tukad Badung di tengah kota Denpasar. Atau model perkerasan dan bangunan pelengkap lain yang sekiranya bisa aman ketika risiko tenggelamnya area terjadi sewaktu-waktu.

Persoalan biaya, saya amat yakin tak menjadi satu masalah bagi Pemkab Badung. Mengingat komitmen pemimpin kami begitu antusias pada pemikiran-pemikiran yang mampu mengembangkan potensi di semua lini wilayah.

Sebut saja penataan kawasan yang kini sedang diupayakan di ruas jalan Popies Kuta, di mana Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencoba membuat sebuah pilot project membangun utilitas terpadu. Semua kabel PLN, Telkom, FO atau limbah dan saluran air minum, berada di bawah tanah. Tentu saja dilengkapi bunker setinggi orang dewasa untuk pengelolaan dan pengawasan.

Sementara penataan sungai semacam ide di atas, tentu membutuhkan biaya tak sebesar itu. Bukan tidak mungkin bakalan memunculkan ungkapan sangat super cenik gae to (SSCGT) sebagaimana sering dilontarkan pemimpin kami dalam setiap kesempatan.

Saya juga yakin Pemkab Badung bisa menjadi pionir atau pembuka jalan sebuah agenda penataan sungai yang lebih baik dan aman bagi masyarakat Badung. Kita doakan sama-sama, ya. Demi slogan Badung hebat, masyarakatnya sejahtera. [b]

Tags: BadungDenpasarTata Kota
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Pande Baik

Pande Baik

Pande Baik. Warga Denpasar yang tinggal di Jl Nangka Denpasar dan bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Badung. Membagi ide, pengalaman, dan pengetahuannya lewat blog menjadi hobinya sehari-hari.

Related Posts

Inilah Panduan Nyepi Tanpa Internet Tahun Ini

Tersingkir di Tanah Sendiri

12 November 2025
Ketimpangan Ruang dan Kelas di Pasar Badung

Ketimpangan Ruang dan Kelas di Pasar Badung

21 October 2025

Ancaman Kesehatan Pasca Banjir di Bali

8 October 2025
Mengelola Dana Darurat Banjir Bali: Antara Potensi dan Transparansi

Mengelola Dana Darurat Banjir Bali: Antara Potensi dan Transparansi

20 September 2025
Mendata Bencana Banjir dengan Crowdsourcing

Mendata Bencana Banjir dengan Crowdsourcing

17 September 2025
A Day in My Life, 140.000 untuk Segelas Keringat Pekerja Harian

A Day in My Life, 140.000 untuk Segelas Keringat Pekerja Harian

9 June 2025
Next Post
Sejatinya Anda adalah BRAND!

Sejatinya Anda adalah BRAND!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Ratusan Titik di Bali Alami Bencana

Menghitung Konversi Tutupan Lahan Bali Menjadi Lahan Terbangun

21 January 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Finansialisasi Desa-desa di Bali

20 January 2026
Mosi Tidak Percaya adalah Pemuda yang Bersuara

Aksi Agustus: Dewan Pers Menugaskan Ahli Pers Memantau Kasus Kekerasan pada Jurnalis di Bali

20 January 2026
Permasalahan Petani Hutan di Bali

Permasalahan Petani Hutan di Bali

19 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia