• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, April 17, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Pecha Kucha Night untuk Berbagi Inspirasi

Arief Budiman by Arief Budiman
18 April 2009
in Agenda
0
0

Oleh Arief Budiman

Sebagai bagian dari acara peluncuran Bali Creative Entrepreneur Forum, Bali Creative Community akan menggelar juga Pecha Kucha Night. Acaranya akan digelar pada Sabtu, 25 April 2009. Berikut adalah gambaran tentang kegiatan ini.

Apa Pecha Kucha Night itu?
Kata Pecha Kucha adalah istilah untuk bunyi dalam obrolan. Pecha Kucha Night adalah sebuah bentuk presentasi di mana siapapun dari profesi dan bidang keahlian yang berbeda dapat menyampaikan gagasan kreatif atau proyek kreatifnya dengan suasana yang casual, menghibur dan menyenangkan. Pecha Kucha Night adalah sebuah acara non komersil yang sangat independen.

Siapa penggagas Pecha Kucha Night?
Acara Pecha Kucha Night pertama kali dibuat oleh Astrid Klein dan Mark Dytham, keduanya adalah co-founder Klein-Dytham Architecture (KDa), sebuah biro arsitek di Tokyo yang percaya bahwa kreatifitas akan berkembang jika kita saling belajar dan bertukar ide kreatif. Dalam Pecha Kucha Night difokuskan bagaimana orang-orang berlatar kreatif diberi ruang untuk bertemu, menyampaikan gagasan kreatifnya di depan publik dan belajar dari pemikiran dan gagasan orang lain.

Siapa saja yang sudah menyelenggarakannya?
Pecha Kucha Night diperkenalkan 6 tahun yang lalu dalam suasana yang sederhana namun penuh keakraban yang membuat seluruh peserta dan pemirsanya sangat menikmati. Kini, Pecha Kucha Night telah tersebar secara cepat di 182 kota di seluruh dunia termasuk Helsinki, Rotterdam dan Groningen di Belanda; Bogotá, New York, San Francisco, dan Los Angeles di USA; Beijing dan Shanghai di China; Sydney dan Hobart di Australia; Lagos,Berlin, Belfast, Manchester dan Newcastle, Santiago, Costa Rica, Glasgow, Scotland; New Delhi dan Bangalore di India; Buenos Aires, Stockholm, Vienna, Bern, Bangkok, Bandung, Jakarta dan kini Bali

Apa yang menarik dari penyelenggaraan Pecha Kucha Night?
a. Tokyo telah menyelenggarakan lebih dari 61 kali atau rata rata sebulan sekali
b. Pecha Kucha di Cannes Lion Advertising Festival adalah yang paling menghebohkan dimana lebih dari 10 top executive advertising ternama dunia mempresentasikan gagasannya kepada pemirsa.
c. Sedangkan penyelenggaraan Pecha Kucha Night yang ke-7 di London menjadi yang terbanyak audiencenya dengan lebih dari 1.500 orang penonton.

Siapa saja yang akan berada di acara Pecha Kucha Night?
Mereka yang akan melakukan presentasi dan berbagi gagasan kreatifnya di arena presentasi. Mereka boleh saja seorang amatir, pelajar, professional arsitek, interior designer, graphic designer, fotografer, perupa, musisi, illustrator, jurnalis, penulis, fashion designer, penari, artis, film maker atau siapapun dari bidang dan industri kreatif.

Dalam Pecha Kucha Night peserta bebas menyampaikan presentasi atau gagasan kreatifnya baik yang sudah dipublikasikan, dibuat atau dipamerkan atau kreatifitas yang sama sekali belum pernah disampaikan kepada siapapun.

Bagaimana mekanisme ikut Pecha Kucha Night?
Sangat mudah. Jika ingin membagi gagasan kreatif atau karya atau proyek kepada publik silakan persiapkan dalam 20 frame presentasi di Power Point atau keynote. Kemas dan sajikan dengan semenarik mungkin dengan dilengkapi gambar, ilustrasi, foto dan layout ala Anda. Presentasi ini tidak boleh bernuansa politik, suku, ras dan agama.

Jika sudah silakan mengirimkan copynya ke info@balicreativecommunity.org atau serahkan langsung ke Suicide Glam Renon, Jalan Cok Agung Tresna, Renon (Depan TVRI Bali) dengan ditujukan kepada Rudolf Dethu, selambatnya tanggal 24 April pukul 20.00 wita dengan mencantumkan nama, profesi dan email serta hp yang bisa dihubungi.

Pada saat presentasi setiap presenter diberi kesempatan mempresantasikan 20 frame gagasannya namun setiap frame secara otomatis akan berganti selama 20 detik sehingga waktu total presentasi hanya 6 menit dan 40 detik. Ini adalah aturan internasional yang telah dibakukan oleh Pecha Kucha Night. Namun jangan khawatir, kalaupun waktunya setiap frame hanya 20 detik tapi membawakannya tetap bisa casual.

Presentasi menggunakan screen layar lebar dan presenter diberi mic yang memungkinkan presentasinya dilihat serta didengar oleh publik secara jelas.

Apa ketentuan teknis presentasi untuk Pecha Kucha Night ?
a. Siapkan 20 frame atau image atau layout presentasi dalam format jpg dengan ukuran 1024 X 768 pixel
b. Jika formatnya movie files resolusi minimum atau ukurannya harus 640 X 480 pixel dan durasinya tidak lebih dari 7 menit.
c. Ukuran file maximum baik berupa gambar maupun movie tidak lebih dari 700 MB
d. Mengisi formulir yang disediakan

Kapan acara Pecha Kucha Night ini akan digelar di Denpasar?
Acara akan digelar hari Sabtu 25 April 2009 dimulai pukul 18.30 Wita. Acara akan digelar di pusat kesenian dengan arena terbuka di Denpasar yang akan diberitahukan kemudian. Acara ini menjadi bagian dari peluncuran Bali Creative Entrepreneurs Forum yang dimulai dengan workshop kewirausahaan kreatif yang bertema “Berbisnis dengan ide kreatif” yang merupakan program Komunitas Kreatif Bali bekerjasama dengan Pemerintah Kota Denpasar dalam menyambut Denpasar Creative City pada tahun Indonesia Kreatif 2009. [b]

Tags: AgendaDenpasarEkonomi Kreatif
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Arief Budiman

Arief Budiman

Bekerja di Matamera Communication Denpasar. Punya perhatian khusus di bidang desain, jazz, iklan, dan VW. Kini sedang gandrung dengan blog. Menulis di portal ini adalah bagian dari perjuangannya untuk mendorong warga Denpasar rajin ngeblog. Juga mengelola Warta Jazz.

Related Posts

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

7 April 2026
Sidang Perdana Aktivis karena Konten Medsos

Sidang Perdana Aktivis karena Konten Medsos

26 March 2026
Ruang Healing di Pesisir yang Berubah

Mendamaikan Nyepi dan Takbiran di Bali 2026

16 March 2026
Inilah Panduan Nyepi Tanpa Internet Tahun Ini

Tersingkir di Tanah Sendiri

12 November 2025
Ketimpangan Ruang dan Kelas di Pasar Badung

Ketimpangan Ruang dan Kelas di Pasar Badung

21 October 2025

Ancaman Kesehatan Pasca Banjir di Bali

8 October 2025
Next Post
Perjalanan Lukman Menembus Batas

Perjalanan Lukman Menembus Batas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Bali dan Histeria Festival

17 April 2026
Pulau Bali pun Rentan Tenggelam

El Niño “Godzilla”: Ketika Monster Iklim Mengancam Pulau Dewata

16 April 2026
Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

15 April 2026
Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

14 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia