• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, July 4, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Nenek Ni Luh Warna Hidup Sebatang Kara

Made Selamat by Made Selamat
24 December 2016
in Kabar Baru, Sosok
0
1
Ni Luh Warna, nenek sebatang kara di Karangasem, Bali. Foto Made Selamat.

Selama bertahun-tahun, Ni Luh Warna tinggal sendiri di gubuk reyot.

Nenek sebatang kara ini tinggal di Dusun Kedampal, Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Di umurnya yang sudah 90 tahun, Warna tinggal di tempat terpencil tanpa satu pun anggota keluarga.

Warna tinggal di perbatasan langsung antara Dusun Kedampal, Kecamatan Abang dengan Dusun Muntig, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu Karangasem.

Tanah yang dia tempati merupakan tanah pelaba Pura. Suaminya meninggal dunia sejak Gunung Agung meletus (1963) saat mengungsi ke Desa Merita.

Nenek Warna memiliki sepuluh anak, tujuh laki-laki dan tiga perempuan. Namun, tiga anaknya meninggal dunia.

Setelah ketujuh anaknya kawin, kini nenek Warna memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri hanya dengan memungut buah mete yang ditukar dengan beras. Sedangkan untuk kebutuhan minum pemberian dari warga setempat.

Kondisi rumah nenek Warna sungguh memprihatinkan. Gubuknya di bangunan dari anyaman bambu. Di dalam gubuk itu ada sebuah tungku dan setumpuk kayu bakar, tempat penyimpanan air dan sebuah ranjang dari bambu beralaskan tikar dipakai tempat tidur.

Jaring laba-laba memenuhi setiap sudut ruangan dan langit kamar. Tempat tidurnya sering bocor. Lantainya masih tanah dan belum pernah mendapatkan bantuan bedah rumah dari pemerintah.

Selain itu, Warna juga tidak pernah mendapatkan jatah beras miskin (Raskin) dari pemerintah.

Selama ini, pekerjaan nenek Warna hanya mencari kayu bakar dan memetik biji mete yang sudah jatuh. Kadang untuk makan sumbangan warga.

Itulah kehidupan yang sehari-hari dijalani oleh seorang nenek lanjut usia bernama Ni Luh Warna. Kami berharap, pemerintah memperhatikan masyarakat kurang mampu seperti dia agar lebih sejahtera. [b]

Tags: ProfilSosial
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Made Selamat

Made Selamat

Pengajar. Warga Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali.

Related Posts

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

17 May 2026
Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

15 May 2026
Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
Siapkah Nyepi Digital?

Siapkah Nyepi Digital?

23 March 2026
Ruang Healing di Pesisir yang Berubah

Mendamaikan Nyepi dan Takbiran di Bali 2026

16 March 2026
Next Post
ForBALI Melawan Energi Buruk dan Kriminalisasi

ForBALI Melawan Energi Buruk dan Kriminalisasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Romantisme Pulang: Kisah Kelam 1965 yang Tersensor

Romantisme Pulang: Kisah Kelam 1965 yang Tersensor

4 July 2026
Jalan Panjang Desa Adat Mengelola Sumber Kehidupan Alas Mertajati

Jalan Panjang Desa Adat Mengelola Sumber Kehidupan Alas Mertajati

3 July 2026
Air Menipis di Pulau Tirta: Masalah Akses di Perkotaan hingga Resapan di Hulu

Turis dan Penduduk makin Banyak, tetapi Krisis Air Kian Mengintai

3 July 2026
Histeria Pildun

Histeria Pildun

2 July 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia