• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, April 17, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Menyoroti Kinerja Pemprov Bali

Persma Akademika by Persma Akademika
23 April 2013
in Kabar Baru, Pelayanan Publik
0
0
JKBM Bali
Program Jaminan Kesehatan Bali Mandara sudah banyak digunakan warga. Foto blog JKBM.

Oleh Ary Pratiwi

Kinerja Pemerintah Provinsi Bali dinilai relatif baik kecuali pengembangan UMKM.

Setidaknya itulah satu dari beberapa kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian Unit Penelitian Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Udayana (Unud). Menimbang perlunya sebuah penelitian objektif tentang kondisi sosial kemasyarakatan di Bali dan opini publik terkait dengan kebijakan serta isu terkini yang berkembang dalam masyarakat, Unit Penelitian FISIP Unud yang diketuai oleh Ni Made Ras Amanda Gelgel, S.Sos. M.Si telah mengadakan penelitian yang mengambil topik “Opini Publik tentang Kebijakan dan Isu Lokal di Provinsi Bali”. Penelitian tersebut dilakukan dari tanggal 20-28 Februari 2013.

Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif, responden penelitian berjumlah 1.020 yang didapat dengan menggunakan metode penarikan sampel Kish Grid. Responden tersebut tersebar secara proporsional di sembilan kabupaten/kota di Bali. Terdapat beberapa isu yang ditanyakan pada responden terkait topik yang diangkat. Di antaranya, jenis pelayanan Pemprov Bali di bidang pariwisata, budaya Bali, keterampilan tenaga kerja, pembangunan usaha kecil dan menengah, pendidikan, dan layanan kesehatan terjangkau.

Ada dua isu menarik yang menjadi sorotan. Dua isu tersebut yaitu, pembangunan usaha kecil dan menengah serta penyediaan layanan kesehatan berjangkau. Kedua isu ini mendapat penilaian beragam dari masing-masing responden.

Usaha Rakyat
Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi sebuah sektor dalam pembangunan ekonomi dan sumber daya manusia di Provinsi Bali. Perlindungan, pemberdayaan dan pembinaan koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2012.

Berdasarkan hasil penelitian Unit Penelitian Fisipol Unud kepada 1.020 responden yang tersebar secara proporsional pada sembilan kabupaten/kota yang ada di Bali, sebesar 5,59 persen responden yang menyebutkan pembangunan UMKM oleh Pemprov Bali dinilai sangat baik. Sedangkan yang menilai baik sebesar 53,28 persen atau 544 responden.

Penilaian buruk mengenai pembangunan UMKM oleh Pemprov Bali pun dilontarkan oleh 16,58 persen responden atau 169 responden. Dan penilaian sangat buruk diberikan oleh 2,06 persen responden. Sisanya sebesar 22,47 persen menjawab tidak tahu.

Namun, di sisi jenis pelayanan Pemprov Bali, bidang UMKM memiliki hasil yang cukup mengejutkan karena memiliki prosentase sangat buruk tertinggi di antara jenis pelayanan yang lain.

Jaminan Kesehatan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah meluncurkan Program Kartu Jakarta Sehat. Sedangkan di Bali sendiri Pemprov Bali juga meluncurkan program serupa. Namun berbeda nama. Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) merupakan program jaminan kesehatan yang diluncurkan Pemprov Bali mulai tahun 2010 dengan tujuan meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan masyarakat Bali.

Setelah JKBM tiga tahun digulirkan kepada masyarakat terutama bagi masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan, nampaknya JKBM telah akrab di telinga 1.020 responden dalam penelitian Unit Penelitian FISIP Unud.

Berdasarkan hasil pengisian kuisioner terhadap 1020 responden yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah di 9 kabupaten/kota di Bali, mayoritas responden atau sebesar 85,4 persen responden mengaku pernah mendengar tentang program Pemprov Bali yang bernama JKBM. Sedangkan yang menjawab tidak pernah mendengar sebesar 13,5 persen, sisanya tidak menjawab (1,1 persen).

Responden yang mayoritas berpenghasilan rata-rata kurang dari satu juta per bulan ini pun menjawab pernah menggunakan fasilitas JKBM (sebesar 61,9 persen) dan yang tidak pernah sebesar 37,6 persen. Dan hanya sebagian kecil responden (0,5 persen) yang tidak menjawab.

Program JKBM menjadi sebuah kebijakan Pemprov Bali yang memiliki target menjangkau seluruh masyarakat Bali yang belum memiliki jaminan kesehatan guna mendapatkan akses jaminan kesehatan yang memadai. Namun, nampaknya program ini perlu mendapat perhatian dan peningkatan agar benar-benar akrab di masyarakat Bali.

Hal ini setidaknya terwakili dari jawaban responden sebesar 37,6 persen yang tidak pernah menggunakan layanan JKBM. Mungkin dikarenakan sosialisasi yang belum menyeluruh, kondisi ekonomi masyarakat tertentu yang sudah tercukupi atau telah memiliki jaminan kesehatan lain. Padahal di sisi lain, program ini diperuntukkan bagi semua masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan. Terlebih lagi berdasarkan informasi yang dirilis Pemprov Bali, pada APBD tahun 2012 Pemprov Bali mengalokasikan anggaran sebesar Rp 104,272 miliar, sementara dana pendampingan dari kabupaten/kota se-Bali totalnya mencapai Rp 88,484 miliar.

Terlepas dari itu semua, program JKBM harus mampu menjamin kesehatan yang adil khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu dan belum memiliki jaminan kesehatan. [b]

Tags: BaliPelayanan Publik
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Persma Akademika

Persma Akademika

Pers Mahasiswa Akademika Universitas Udayana - Sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa atau lembaga dalam bidang jurnalistik di Universitas Udayana. Sekretariat : Gedung Student Center Universitas Udayana, Jalan Dr. Goris, Denpasar, Bali. http://www.persakademika.com/

Related Posts

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

7 April 2026
Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

24 March 2026
Siapkah Nyepi Digital?

Siapkah Nyepi Digital?

23 March 2026
Nyepi Jeda Sehari untuk Memberi Ruang pada Alam Bali

Nyepi Jeda Sehari untuk Memberi Ruang pada Alam Bali

17 March 2026
Ruang Healing di Pesisir yang Berubah

Mendamaikan Nyepi dan Takbiran di Bali 2026

16 March 2026
Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

27 February 2026
Next Post
KI Bali Perintahkan Pemprov Bali Buka Informasi

KI Bali Perintahkan Pemprov Bali Buka Informasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Bali dan Histeria Festival

17 April 2026
Pulau Bali pun Rentan Tenggelam

El Niño “Godzilla”: Ketika Monster Iklim Mengancam Pulau Dewata

16 April 2026
Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

15 April 2026
Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

14 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia