• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, July 16, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Konservasi Kawasan Pura dan Budidaya melalui Bambuloka dari Yayasan Bambu Lestari

Ida Ayu Kusuma Widiari by Ida Ayu Kusuma Widiari
16 July 2026
in Kabar Baru, Sosok
0
0
Sekolah Lapang Bambu oleh Yayasan Bambu Lingkungan Lestari.

Banyak yang kerap mengira tanaman yang tergolong jenis rumput ini sebagai tanaman liar dan material yang bernilai rendah. Padahal tanaman tersebut berperan penting untuk menjaga ketersediaan air tanah. Tanaman itu adalah bambu. 

Berangkat dari kesadaran untuk memuliakan kembali tanaman yang kerap dipandang sebelah mata ini,  Yayasan Bambu Lingkungan Lestari hadir. Yayasan ini merupakan sebuah organisasi non-pemerintah (NGO) yang didirikan pada tahun 1993, dengan menggagas gerakan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan berbasis bambu dan agroforestri. 

Dipilihnya bambu sebagai instrumen utama dalam gerakan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,  tidak terlepas dari  manfaat bambu yang kompleks serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan. Lebih jauh, Yayasan Bambu Lingkungan Lestari melihatnya dari beberapa lapisan. 

Pertama dari kacamata ekologi, bambu memiliki peran sebagai solusi berbasis alam yang menjaga ketersediaan air, mengurangi erosi, memulihkan lahan kritis, menyerap karbon dan mendukung kenakaragaman hayati. Menariknya, fungsi ekologis tersebut berjalan beriringan dengan nilai ekonominya. Karena siklus tumbuh bambu yang cepat, bambu dapat dipanen tanpa merusak hutan untuk dijadikan produk bernilai tambah berupa furnitur, kerajinan bahkan mendukung peluang ekonomi melalui perdagangan karbon.

Dari sisi sosial, bambu menjadi media pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas, penciptaan lapangan kerja, serta pengembangan usaha berbasis komunitas. Tidak kalah pentingnya, mendorong kesetaraan gender dengan membuka kesempatan yang setara bagi perempuan dan laki-laki dalam proses pembibitan, budidaya, pengolahan produk, pengambilan keputusan dan kepemimpinan kelompok masyarakat.

Sedangkan dari sisi budaya,  utamanya seperti di Bali, bambu melekat dengan kepentingan upacara keagamaan maupun tradisi yang ada di masyarakat. Oleh karena itu, Yayasan Bambu Lingkungan Lestari melihat bambu tidak hanya berperan dalam pemulihan ekosistem tetapi turut menghubungkan pelestarian lingkungan dengan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian budaya. 

Dalam mewujudkan visinya, tantangan terbesar Yayasan Bambu Lingkungan Lestari adalah merubah pola pikir di masyarakat mengenai bambu. Paradigma tersebut berupaya untuk diubah melalui upaya pendekatan berbasis bukti, demonstrasi lapangan, edukasi dan kolaborasi dengan berbagai stakeholder. 

Hal ini dijawantahkan melalui program-program yang digagas oleh Yayasan Bambu Lingkungan Lestari. Salah satunya adalah Sekolah Lapang Bambu yakni sebuah ruang untuk pembekalan materi sekaligus pelatihan dalam perawatan dan pemanenan bambu.  

Selain itu ada juga program Kebun Pangan Perempuan yang diinisiasi untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan. 

Kegiatan dalam kebun pangan perempuan

Saat ini Yayasan Bambu Lingkungan Lestari juga tengah merancang program Bambuloka Bali. Konsep utama dari program ini adalah menanam bambu di kawasan pelaba pura, dengan tujuan masyarakat  memiliki pasokan bambu yang mandiri dan berkelanjutan untuk kebutuhan sarana spiritual dan adat. Selain itu, konsep ini turut menjadikan pura sebagai ruang edukasi lingkungan dan praktik baik konservasi. Program ini direncanakan menyasar 11 pura besar di Bali yang terintegrasi dengan kawasan perhutanan sosial di sekitarnya, dengan potensi melibatkan 40 kelompok perhutanan sosial.  

Selain program-program di atas, banyak program lainnya yang diinisiasi oleh Yayasan Bambu Lingkungan Lestari dengan  melakukan penyesuaian terhadap karakteristik sosial budaya daerah setempat. Pada akhirnya, intisari dari program-program tersebut bermuara pada pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan, peningkatan kapasitas, penguatan kelembagaan, serta membuka peluang ekonomi berbasis bambu. 

Harapannya ketika masyarakat  sudah merasakan bagaimana bambu menjaga sumber air, memenuhi kebutuhan adat dan menopang kesejahteraan masyarakat, pelestarian ini tidak lagi bergantung dengan yayasan, melainkan telah menjadi komitmen yang mengakar kuat, dirawat secara sukarela dalam denyut hidup keseharian masyarakat. 

Tags: bambu di baliYayasan Bambu Lingkungan Lestari
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Ida Ayu Kusuma Widiari

Ida Ayu Kusuma Widiari

Related Posts

Gersang Dahulu, Tanam Bambu Kemudian. Air pun Mengalir

Gersang Dahulu, Tanam Bambu Kemudian. Air pun Mengalir

7 June 2026
Berbagi Pengalaman dari Pengusaha dan Desainer Bambu Mewah

Berbagi Pengalaman dari Pengusaha dan Desainer Bambu Mewah

20 November 2022
Next Post
Membaca Membaca The Sacred Text of Padma, Sebuah Kitab yang Ditulis Alam

Membaca Membaca The Sacred Text of Padma, Sebuah Kitab yang Ditulis Alam

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Membaca Membaca The Sacred Text of Padma, Sebuah Kitab yang Ditulis Alam

Membaca Membaca The Sacred Text of Padma, Sebuah Kitab yang Ditulis Alam

16 July 2026
Konservasi Kawasan Pura dan Budidaya melalui Bambuloka dari Yayasan Bambu Lestari

Konservasi Kawasan Pura dan Budidaya melalui Bambuloka dari Yayasan Bambu Lestari

16 July 2026
Keamanan Holistik Jadi Kunci Perlindungan Kelompok Rentan

Keamanan Holistik Jadi Kunci Perlindungan Kelompok Rentan

15 July 2026
Di Balik Proyek PSEL Bali: Hantu Kegagalan Masa Lalu dan Ancaman Masa Depan

Insinerasi PSEL di Bali Diklaim Nol Emisi

15 July 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia