• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, April 30, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Menggunakan Facebook untuk Mendukung Usaha Anda

Saylow by Saylow
11 July 2009
in Kabar Baru, Teknologi
0
16

penguna facebook di bali

Apa website yang paling populer di Indonesia? Tentu saja Facebook.

Berdasarkan Alexa.com hampir 4 persen pengguna Facebook adalah user dari Indonesia. Kalau dikatakan dari statistik Facebook bahwa ada 200 juta user yang aktif, berarti ada sekitar 8 juta user dari Indonesia dan setengahnya sekitar 4 juta user login setiap hari.

Perhitungan kasar ini mungkin saja tidak valid, tapi yang perlu kita sadari adalah ada banyak orang di sana. Ketika ada banyak orang berarti ada “pasar’ di sana.

Besarnya pengguna Facebook di Indonesia didukung oleh meningkatnya jumlah pengguna gadget seperti BlackBerry dan iPhone hal ini terjadi juga karena fenomena bagaimana pihak penyedia jasa layanan telekomunikasi yang sekarang ini lebih melirik  “Aku Online… Online,… Online,…”

Siapa saja pengguna Facebook di Indonesia? Pria dan wanita usia produktif 18-34 tahun, sangat fasih menggunakan komputer atau gadget bisa dikatakan mereka yang memiliki gaya hidup digital.

Adanya Facebook photo, membuat pengguna menjadi sangat melek dengan trend fashion, informasi kuliner ataupun objek wisata karena hal-hal tersebutlah yang sering kita jumpai di sebuah photo album profile seseorang.

Berikut sedikit ilustrasi bagaimana target pasar dapat diketahui dari pengguna Facebook di Indonesia.

Statistik Pengguna Facebook IndonesiaDari gambar di atas bisa dilihat, ada 100.980 pengguna yang berasal dari Indonesia, berumur 20 – 55 tahun, menyukai kata kunci “bali” dan “liburan” dengan mengesampingkan status pernikahannya, tertarik dengan pria/wanita dan menggunakan bahasa Indonesia.

Sebagai produsen atau penyedia jasa, Facebook menjadi pendekatan marketing yang sangat revolusioner.

Apa yang harus dilakukan untuk memanfaatkan peluang ini? Mengetahui bagaimana alam dunia Facebook dikenal sebagai level baru dari sebuah viral effect adalah keharusan.

Dari mana memulainya?

Sebuah contoh.
Berikut saya akan coba illustrasikan, sebut saja Pak Putu yang baru memulai usaha restorannya. Pak Putu sudah memiliki sebuah website untuk restorannya.

Dulu Pak Putu sudah melakukan pendekatan Search Engine Optimization untuk meningkatkan pengunjung websitenya, tapi itu hanya membuat websitenya dibuka dan kemudian ditinggalkan. Loyalitas pengunjung ke websitenya sangat rendah. Tidak ada interaksi di sana.

Jawabannya Facebook.

Pak Putu memulai dengan membuat account di Facebook, kemudian dia mulai membuat Pages dan Groups untuk restorannya. Dia menambahkan pelanggan-pelangannya ke dalam Groups, mengunggah foto-foto pelanggannya ataupun publik figur yang pernah makan di restorannya. Membuat sebuah album foto berisikan menu-menu favorit di restorannya.

Dia juga membagi video tour singkat di dapur restauran yang diakhiri dengan memberikan demo memasak sebuah menu oleh juru masak kesayangan mereka. Menyapa pelanggannya yang berulang tahun dan memberikan voucer gratis melalui wall mereka.

Pak Putu juga menghubungkan blog restaurannya dengan Facebook sehingga member groups di Facebook selalu mendapatkan pemberitahuan ketika blog diupdate. Ada sisi yang sangat pribadi, pelanggan Pak Putu diperlakukan seperti teman dekat yang selalu “berbagi”.

Evolusi marketing.
Sebuah do it your self marketing, informasi dan bebagai media yang Pak Putu upload di jejaring sosial ini akan direkomendasikan lagi dan lagi ketika menjadi sebuah kesepakatan sosial bahwa itu adalah sesuatu yang keren (Mbah Surip Effect).

Facebook sangat ‘pribadi’ karena ini juga kita harus berhati-hati menjaga reputasi kita, mungkin memisahkan antara profile personal dan perusahaan lebih baik. Hindari penyampaian informasi yang sama berulang-ulang, buatlah seperti buletin periodik. Menggunakan bahasa yang singkat dan padat adalah kunci sukses lainnya.

Tidak saja restoran, mungkin anda adalah pemilik sebuah perusahaan periklanan bukankah peluang ini bisa menjadi sebuah produk baru yang siap anda kemas dan tawarkan ke client-client Anda?

Anda terisnpirasi membaca artikel ini? Sekarang Anda bisa punya alasan untuk berlama-lama di depan komputer main Facebook ketika suami atau istri mengeluh.  “Sayang,… aku lagi sibuk kerja.” [b]

Tags: facebookmarketingonlinerestaurant
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Saylow

Saylow

Saylow, putra asli Karangasem tepatnya Dusun Tanahampo. Berlatar belakang ilmu teknologi informasi dan desain, memilih managemen seni dan pertunjukan sebagai jawaban atas kebutuhan kesehatan mental dan menyandarkan kepulan asap dapur dengan melakukan usaha dagang parcel buah rumahan.

Related Posts

The Royal Story: Melihat Ubud Lebih Dekat

The Royal Story: Melihat Ubud Lebih Dekat

8 June 2014

Warga Sepakat Damai, Usai Kelam di Sedap Malam

17 March 2011
Next Post
Kehidupan Sumba dari Dua Sudut Berbeda

Kehidupan Sumba dari Dua Sudut Berbeda

Comments 16

  1. Lindia theYC says:
    17 years ago

    iya setuju….

    Kalo FB buat sekolah (buat education networking),manfaatnya apa2 aja?
    Apa juga nge-trend di kalangan akademisi? terutama di Bali, seperti apa perkembangnnya..?

    Thanks ya

    Reply
  2. Saylow Alrite™ says:
    17 years ago

    Hi Lindia, kalau masalah trend di Bali kayaknya belum sampai pemanfaatan teknologi, mungkin masih terkotak lebih ke “aware” kalau teknologi ini malah bisa berakibat buruk terhadap siswa. Padahal kalau kita jeli Facebook bisa sangat powerfull dan sekaligus fun. Coba Lihat link disini ada 101 Facebook Aplikasi Facebook buat pendidikan. Semoga bermanfaat.

    Reply
  3. lecir says:
    17 years ago

    sela, terima kasih bagi2 ilmunya selama ini.

    lcr

    Reply
    • Saylow Alrite™ says:
      17 years ago

      Iya, ntar gantian kamu yang bagi2x ilmunya sama yang lain, Hore viral effect!

      Reply
  4. sewa mobil says:
    17 years ago

    membaca peluang diantara reruntuhan. bravo. thx infonya.

    Reply
  5. Artha says:
    17 years ago

    wah om selo bagi-bagi rejeki nih, makasi ya om

    nb. kok font postingannya pecah ya di monitor saya

    Reply
    • Saylow Alrite™ says:
      17 years ago

      Pecah? Oh ya? Mungkin browsernya?

      Reply
  6. wira says:
    17 years ago

    wah… tulisan ini emang enak to? mantep to?

    **mbah surip mode on

    Reply
  7. Deka says:
    17 years ago

    Ilustrasinya mungkin bisa juga dicoba dengan project saya saat ini. thank’s infonya

    Reply
  8. gustulank says:
    17 years ago

    mimih, selo mule dueg…

    salute…

    Reply
  9. Penunggu Bale Bengong says:
    17 years ago

    serius. sepertinya harus ada sesi khusus ngobrol soal ini. selo such an expert about fuckbooking. 😀

    Reply
    • Saylow Alrite™ says:
      17 years ago

      Ya, perlu diakui masih ada rasa “malu-malu” ketika akan “jualan” lewat facebook. Mungkin agak gengsi kalau nantinya terkesan sangat komersil. Sebenarnya hal ini bisa kita minimalis kalau pemilihan “bahasa” dan cara yang tepat.

      Hayo Ngobrol™

      Reply
  10. Agus Juniadhi says:
    17 years ago

    Keren boss..maan ilmu baru biin..saluutt…TOP BGT…

    😀

    Reply
  11. .gungws says:
    17 years ago

    wah..ternyata isinya tidak seSeram judulnya!mantap oom!!
    coba aah…(bukan, bukan buka restoran, tapi pemanfaatan fesbuk)

    Reply
  12. sugeng says:
    17 years ago

    Baru kepikir nih pesbuk bia cbuat beginian. Selama ini account ku lebih banyak mati nya, makasih Om.

    Reply
  13. Cahya says:
    17 years ago

    Ide yang bagus untuk dunia usaha, siapa tahu nanti bakal dibentuk chief marketing khusus FB 😀

    Reply

Leave a Reply to Saylow Alrite™ Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Keluh Kesah Sampah Rumah Tangga dari Pasar Badung

Keluh Kesah Sampah Rumah Tangga dari Pasar Badung

30 April 2026
Ruang Temu Diaspora Bali di Jepang

Ruang Temu Diaspora Bali di Jepang

30 April 2026
IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

29 April 2026
Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

29 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia