
Bali Culture Day 2026 akan diselenggarakan pada 30 April 2026 di Zushi Beach, Kanagawa, sebagai bagian dari Cinema Caravan Zushi Beach Film Festival ke 15. Program ini merupakan kelanjutan dari Indonesia Day 2025, yang menghadirkan ruang temu bagi diaspora Bali dan Indonesia di Jepang melalui film, makanan, musik, tari, dan praktik kreatif dalam satu pengalaman festival yang partisipatif.
Berakar pada semangat Mebat, tradisi memasak bersama dalam budaya Bali, Bali Culture Day mengajak pengunjung untuk tidak hanya menonton, tetapi juga terlibat langsung dalam proses budaya, pertukaran cerita, dan ekspresi artistik.
Sebagai program utama, film Aruna dan Lidahnya akan ditayangkan sebagai bagian dari kurasi Cinema Caravan, menghadirkan perjalanan kuliner yang merefleksikan memori, identitas, dan pengalaman manusia.
Di Theater Tent, program Sinema Saling Sambung menghadirkan pemutaran film berkelanjutan yang dapat diakses sepanjang hari. Kurasi ini menampilkan karya sineas muda Bali dan ISI Denpasar, termasuk Anyang, Arak, Belaga (Friction), Calaccitra Undagi Mahottama, Cening Nepukin I Kawa, Ki Ai Nirnur, Resonance of Change, Sang Suci Penjaga Batur, dan Sapa Warang.
Program budaya juga mencakup workshop Cili Craft, di mana peserta membuat ornamen tradisional dari janur yang melambangkan kehidupan, keseimbangan, dan rasa syukur dalam budaya Bali.
Dari sisi kuliner, Warung Mas Gede dan Love Saves the Day menghadirkan sajian khas Bali seperti nasi Bali dan makanan yang menggugah selera lainnya, memperkenalkan cita rasa Indonesia dalam konteks internasional.
Pertunjukan seni akan menampilkan tari Bali oleh A.A. Gde Iswara Akihiro Mandera, serta Tari Kecak oleh komunitas Banjar Bali Tokyo yang menghadirkan kekuatan vokal kolektif khas Bali.
Atmosfer festival akan diperkuat oleh DJ Gero, DJ berbasis Bali dengan latar belakang skena Jakarta dan pengalaman internasional, yang akan menghadirkan suasana hangat dan imersif sepanjang acara.
Selain itu, Toko Oleh Oleh menghadirkan produk kurasi dari kreator Indonesia sebagai bagian dari pengalaman budaya yang dapat dibawa pulang sebagai buah tangan.
Bali Culture Day 2026 menjadi ruang berkumpul bagi diaspora, mempertemukan kembali identitas, budaya, dan komunitas dalam satu pengalaman bersama.





