• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, June 30, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Festival Laut 2026: Mengenali Berbagai Masalah di Laut termasuk Perdagangan ABK

Novian Alberto Lega Nama by Novian Alberto Lega Nama
9 June 2026
in Kabar Baru, Lingkungan
0
0

Greenpeace adalah sebuah jaringan organisasi global independen yang mengkampanyekan isu lingkungan dengan fokus mempromosikan solusi alternatif untuk masa depan bumi yang hijau. Greenpeace dalam praktiknya mengedepankan visi melindungi planet untuk generasi mendatang, memajukan keadilan rasial, dan membangun ekonomi yang mengutamakan manusia di atas keuntungan.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Greenpeace Indonesia menyelenggarakan Festival Laut 2026 dengan mengusung tema “Laut Kita, Masa Depan Kita”. Acara yang diagendakan dalam satu hari ini menghadirkan pertunjukan musik, talkshow dan workshop, pameran foto, kids corner, dan bazar.

Bertempat di Taman Inspirasi Muntig Siokan, Denpasar, Bali, pada Sabtu (6/6/2026), Festival Laut ditujukan sebagai jembatan edukasi tentang kelestarian laut kepada masyarakat dan menjadi pengingat tentang isu-isu kontemporer yang terjadi untuk bisa dikawal, salah satunya adalah regulasi pemerintah tentang laut.

Juru kampanye laut Greenpeace Indonesia, Sihar Silalahi, membeberkan mengenai tujuan dan latar belakang digagasnya festival ini. Festival Laut ditujukan untuk membumikan permasalahan yang berkaitan dengan laut yang jarang disorot, isu-isu yang terjadi pada masyarakat (awak kapal ikan) yang menjadikan laut sebagai sumber penghidupannya, dan sebagai upaya untuk menyadarkan masyarakat sekitar tentang kelestarian laut.

“Karena lagi banyak isu yang berkenaan dengan laut tapi isu ini tidak populis, karena tidak disadari oleh masyarakat yang tinggal di perkotaan. Contohnya, bisa disurvei berapa banyak masyarakat Bali yang sadar dengan adanya kasus tindak pidana perdagangan orang yang terjadi pada awak kapal perikanan di Pelabuhan Benoa, di Bali. Memang tidak langsung direct soal laut, tapi ini adalah soal kemanusiaan yang berkaitan dengan laut juga. Sehingga Festival Laut ini adalah untuk membumikan permasalahan yang berhubungan dengan laut, untuk disadari sama masyarakat sekitar,” tegas Sihar.

Dalam sesi talkshow ketiga yang membahas tentang keanekaragaman hayati, generasi muda, dan aksi nyata, Sihar juga menyinggung soal target PNBP dari perikanan dan program pemerintah yang menggalang modernisasi kapal ikan.

“Saya kasih angka, di tahun 2020 target Pendapatan Negara bukan Pajak (PNBP) dari perikanan sekitar Rp600 miliar. Tapi ketika PNBP diubah dari pra-produksi menjadi pasca-produksi, di tahun 2024 ditargetkan PNBP dari perikanan sekitar Rp12 triliun. Untuk mencapai angka Rp12 triliun itu bagaimana? Artinya hal ini akan berdampak pada makin banyak ikan yang ditangkap, stok ikan semakin berkurang, dan ekosistem makin rusak,” jelas Sihar.

Festival ini diharapkan bisa menjadi ajakan untuk menjaga kelestarian ekosistem, terkhusus kelestarian laut, dan menjadi bahan identifikasi bagi masyarakat yang hadir. Harapannya, masyarakat yang hadir bisa mengidentifikasi apa yang bisa dilakukan secara pribadi dan komunitas sebagai upaya pelestarian lingkungan, dan yang paling besar adalah meminta pemerintah melakukannya.

sangkarbet sangkarbet sangkarbet
Tags: festival laut
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Novian Alberto Lega Nama

Novian Alberto Lega Nama

Related Posts

No Content Available
Next Post
Ketika Sungai Mati Membawa Banjir dengan Material Pasir dan Batu

Perencanaan Desa Tangguh Bencana di Karangasem

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Kenapa Jalur Disabilitas tidak untuk Semua Ragam Disabilitas? 

30 June 2026
Rentetan Peristiwa Demo Agustus 2025: Kasus Kekerasan Jurnalis ke Tahap Penyidikan

Rentetan Peristiwa Demo Agustus 2025: Kasus Kekerasan Jurnalis ke Tahap Penyidikan

29 June 2026
Lahan Basah sebagai Ginjal Bumi

Lahan Basah sebagai Ginjal Bumi

28 June 2026
Di Balik Proyek PSEL Bali: Hantu Kegagalan Masa Lalu dan Ancaman Masa Depan

Di Balik Proyek PSEL Bali: Hantu Kegagalan Masa Lalu dan Ancaman Masa Depan

26 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia