• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, January 18, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Menjenguk Odah untuk Berbagi Kebahagiaan

Herdian Armandhani by Herdian Armandhani
13 February 2019
in Kabar Baru, Sosial
0
0
Komunitas KNB saat menjenguk Ni Wayan Lepug di Ubud. Foto Herdian Armandhani.

Di usia 85 tahun Ni Wayan Lepug harus hidup sebatang kara.

Anak satu-satunya telah meninggal dunia beberapa tahun lalu. Cucunya kandung nenek yang tinggal di Ubud ini sudah setahun belakangan tidak pernah menjenguknya ke rumah mungil berukuran 3×3 meter di Jalan Gatotkaca Gang Buntu Denpasar.

Dahulu saat masih sehat, Nenek Ubud berprofesi sebagai pedagang buah Salak di Pasar Badung, Denpasar. Ia mulai berjualan dari tahun 1951. Hingga suatu musibah terjadi menyebabkan pingganggya separuh mati rasa dan susah untuk duduk secara normal.

Demi mencukupi kebutuhan sehari-hari ia mengandalkan belas kasihan tetangga ataupun dermawan yang mengetahu nasibnya.

Kondisi rumah mungil Nenek Ubud bisa dikatakan tidak sehat. Rumah mungil ini tidak begitu terawat dan penuh debu. Jika musim hujan datang, rembesan dan tetesan bocor menjadi tak terbendung.

Mengetahui kondisi Nenek Ubud yang sangat memprihatinkan, Komunitas Ketimbang Ngemis Bali (KNB) menggagendakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan menjenguk dan merawat Nenek Ubud secara sukarela seminggu dua kali yakni setiap Selasa dan Sabtu.

Tim Komunitas KNB membagi diri menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok akan melakukan piket untuk merawat Nenek. Saat disambangi tim Komunitas KNB pada Selasa, 12 Februari 2019, kemarin Nenek Ubud sedang rebahan di ranjang usangnya. Ia pun tergopoh-gopoh bangkit menyambut relawan Komunitas KNB.

Nenek Ubud cara berjalannya membungkuk sambil berpegangan pada benda di sekelilingnya.

Relawan Komunitas KNB membawakan sarapan bubur ayam hangat untuk disantap pagi itu. Sedangkan relawan lain ada yang merapikan ranjang Nenek Ubud istirahat, mencuci gelas dan piring , serta mengajak Nenek Ubud mengobrol.

Beberapa tim juga ada yang membelikan lauk pauk Nenek saat makan siang. Nenek Ubud begitu senang ada yang memperhatikannya.

“Odah (red: sebutan nenek dalam bahasa Bali) tidak dapat membalas kebaikan adik-adik sekalian,” ucapnya sambil berkaca-kaca.

Ketua Project Kunjungan ke Nenek Ubud Ayu Zulalina mengatakan kegiatan mereka semata-mata untuk membahagiakan Nenek sehingga bisa hidup lebih layak.

“Mudah-mudahan kegiatan sederhana kami bisa membuata hati nenek senang. Kami mengaisihi dan merawat beliau seperti Nenek kami sendiri. Setidaknya apa yang kami lakukan bisa membuat kehidupan nenek menjadi lebih layak,” ungkapnya. [b]

Tags: KomunitasUbud
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Herdian Armandhani

Herdian Armandhani

Blogger, Citizen Journalist, Traveller.

Related Posts

Kearifan Lokal di Tengah Arus Global di UWRF 2025

Kearifan Lokal di Tengah Arus Global di UWRF 2025

22 October 2025
Kata Warga Ubud tentang Kemacetan dan Fasilitas Publik

Kata Warga Ubud tentang Kemacetan dan Fasilitas Publik

3 October 2025
Ubud yang Tenang Berubah Bising dan Macet

Pengembangan Kawasan Rendah Emisi di Sanur dan Ubud

19 September 2025
Mendata Bencana Banjir dengan Crowdsourcing

Mendata Bencana Banjir dengan Crowdsourcing

17 September 2025
Mengharapkan Perubahan Ubud dari Warga dan Pemerintah

Mengharapkan Perubahan Ubud dari Warga dan Pemerintah

15 September 2025
Jelajah Inovasi Desa di Ubud, dari Transportasi Hingga Pedestrian

Jelajah Inovasi Desa di Ubud, dari Transportasi Hingga Pedestrian

10 September 2025
Next Post
Apa yang Sebaiknya Jomblo Lakukan saat Valentine?

Apa yang Sebaiknya Jomblo Lakukan saat Valentine?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Siwaratri sebagai Ruang Kontemplasi Menghadapi Krisis Batin Kehidupan Modern

18 January 2026
Petani Batur Datangi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Investasi

Petani Batur Datangi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Investasi

17 January 2026
Gender dan Kesetaraan Performatif di Bali

Gender dan Kesetaraan Performatif di Bali

17 January 2026
Literasi Digital dan Pencegahan Cyberbullying bagi Pelajar di Denpasar

Literasi Digital dan Pencegahan Cyberbullying bagi Pelajar di Denpasar

16 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia