• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, July 18, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

I Made Oka “Transit” Lewat Cat Air

Anton Muhajir by Anton Muhajir
3 December 2008
in Agenda, Budaya
0
0

Sumber Press Release

Semesta akan selalu menawarkan beragam hal untuk digubah. Kesadaran yang memandang semua objek bisa digarap menjadi karya seni kadang membuka pikiran kita kepada wilayah kesenian yang lebih luas dan penuh kebebasan. Di sisi yang lain, siklus penciptaan itu, kadangkala  diiringi rasa cemas yang menjemukan. Sehingga ada masanya untuk memilih jedah – memaknai kembali proses yang terjadi.

Begitu rupanya yang dilakukan I Made Oka, 41 tahun, perupa asal Karangasem ini akan memamerkan karyanya di Guet Gallery, Sanur pada 3 Desember 2008, hingga awal tahun mendatang. Dalam pameran tunggalnya yang pertama ini, Oka akan menggelar 30 lukisan khusus cat air yang dikerjakan melalui penjelajahan sejak 1982.

‘Transit’ menjadi pilihan thema yang mewakili gagasannya yang panjang yang dituangkan ke dalam karyanya. Hal ini diakuinya sebagai sebuah lingkar perjalanan yang runut mewarnai kehidupannya dalam berkesenian. Setelah jenuh berkencan dengan alam, ia kemudian tergugah untuk memisahkan hasil peniruan pikiran dan keseniannya untuk dupajang ke ruang publik, untuk diapresiasi yang tentu saja akan menentukan arah penjelajahan setelah transit.

Secara jujur Oka, merasa dituntut untuk memahami formulasi dari rangkaian pahit-getir yang menjadi bagian dari  perjuangannya dalam berkesenian. Perupa yang nikmat melajang ini sadar bila dalam rentang waktu yang panjang, tidak mungkin bisa menyampaikan koneksitas tektik cat air yang saling mengait. Namun sapuan garis dan cipratan warna yang disajikan  dengan kekhasan bisa mewakili kebebasan yang menjadi ciri dari karyanya.

Secara konseptual, dalam pameran ini tampaknya Oka melakukan segmentasi karyanya menjadi tiga bagian. Pertama, kegelisahan pikirannya terhadap keagungan alam, yang disebutnya memiliki narasi yang tak pernah habis untuk pengelolaan kreasi. Dalam bahasa ungkap yang verbal hal ini tersaji lewat lukisan pemandangan (lanskap) yang mendominasi karyanya. Yang kedua adalah persoalan urbanitas, tak luput meminang pikiran seorang Oka, karena kesehariannya memang tak jauh dari suasana seperti itu. Terakhir tampak gubahan-gubahan klasik yang transenden serupa kemuliaan Tuhan dengan pertanda tempat suci yang selalu membangun estetika.

Di samping intens melukis dengan cat air, Oka juga menggeluti cat minyak dan berunlangkali mengikuti pameran. Perjalanannya ke Eropa Januari silam, tampak telah memberikan pencitraan baru. Munculnya torehan yang lebih spontan dalam karya terakhirnya, tampaknya Oka lebih nikmat dengan berbagai tantangan dan keruwetan dalam teknik cat air. Meski demikian, ada sejumlah pertanyaan yang harus segera dijawab. Kemana arah gerak kreatif seorang  Made Oka, setelah ’Transit’ di Guet Gallery? [b]

Tags: AgendaBudayaSeni RupaSosok
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Antara Lapar dan Layar: Ketika Makan Tak Sekadar Mengisi Perut

Antara Lapar dan Layar: Ketika Makan Tak Sekadar Mengisi Perut

18 June 2026
Mai Memunyi!

Mai Memunyi!

30 May 2026
Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

14 May 2026
Ruang Healing di Pesisir yang Berubah

Mendamaikan Nyepi dan Takbiran di Bali 2026

16 March 2026

Patologi Atensi: Kenapa Otak Dangkal dan Malas Kontemplasi

6 March 2026
Next Post

Melihat Berita Media dari Sisi Lain

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Membaca Series Nature Crime Mongabay: Seberapa Jahat Manusia kepada Alam?

Membaca Series Nature Crime Mongabay: Seberapa Jahat Manusia kepada Alam?

17 July 2026
AMSI Minta Majelis Hakim Nyatakan Gugatan tidak dapat Diterima atas Kasus Perdata 4 Media

AMSI Minta Majelis Hakim Nyatakan Gugatan tidak dapat Diterima atas Kasus Perdata 4 Media

16 July 2026
Kitab yang Ditulis Alam: Membaca The Sacred Text of Padma Karya Sumino dan Sarah Kasuhardi

Kitab yang Ditulis Alam: Membaca The Sacred Text of Padma Karya Sumino dan Sarah Kasuhardi

16 July 2026
Konservasi Kawasan Pura dan Budidaya melalui Bambuloka dari Yayasan Bambu Lestari

Konservasi Kawasan Pura dan Budidaya melalui Bambuloka dari Yayasan Bambu Lestari

16 July 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia