• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, May 28, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Budaya

Hari Raya Nyepi, Bali Hening dalam Penyepian

Herdian Armandhani by Herdian Armandhani
18 March 2018
in Budaya, Kabar
0
0
Untuk pertama kali Nyepi di Bali tahun ini juga tanpa Internet. Foto Herdian Armandhani.

Selama Nyepi, Bali menjadi lebih hening dan tenang.

Hari Raya Nyepi 1940 Caka tahun ini jatuh pada Sabtu (17/3). Selama 24 jam, umat Hindu di Bali melakukan empat pantangan yang biasa disebut Catur Brata Penyepian.

Catur Brata Penyepian merupakan pantangan yang wajib dilakukan saat Nyepi yaitu Amati Geni (tidak menyalakan api, listrik, lampu, alat elektronik yang mengahsilkan cahaya), Amati Karya (tidak melakukan pekerjaaan atau aktivitas fisik seperti bekerja dan sekolah), Amati Lelanguan (tidak bersenang-senang atau melakukanan kesenangan), dan Amati Lelungaan (tidak bepergian selama Nyepi).

Seluruh jalan di Bali pun sama sekali kosong tanpa kendaraan yang melintas untuk menghormati Hari Raya Nyepi. Termasuk pelabuhan dan bandara pun tidak beroperasional selama 24 Jam.Stasiun televisi dan radio bahkan televisi kabel berlangganan juga tidak bersiaran.

Mulai tahun ini Hari Raya Nyepi semakin istimewa karena seluruh perusahaan telekomunikasi yang menawarkan faisiltas Internet pun selama 24 jam mematikan jaringan. Pengguna jasa telekomunikasi hanya bisa melakukan kirim pesan dan telepon saja.

Meski menjadi sebuah pro dan kontra terkait aturan ini tetapi dengan mematikan jaringan penyedia jasa Internet sejatinya agar Umat Hindu di Bali menjadi lebih fokus untuk menjalankan Catur Brata Penyepian. Umat non-Hindu pun menghormati aturan yang telah disepakati oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bali itu.

Hari Raya Nyepi juga secara tidak langsung menghemat pemakaian energi listrik yang cukup besar karena Bali merupakan daerah pariwisata dan berkurangnya emisi karbon yang ditimbulkan oleh asap kendaraan bermotor. Udara menjadi lebih segar dan kebisingan menjadi tidak terdengar lagi. Para wisatawan yang kebetulan berlibur ke Bali juga memilih berdiam di dalam hotel. [b]

Tags: AgamaNyepi 2018
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Herdian Armandhani

Herdian Armandhani

Blogger, Citizen Journalist, Traveller.

Related Posts

Pelaksanaan kremasi di Krematorium Santha Yana Jl Cekomaria, Denpasar. Pelaksanaan kremasi dianggap lebih murah dan praktis dibandingkan ngaben. Foto Anton Muhajir.

Dukung Krematorium Berarti Pendukung Hare Krisna?

3 April 2021
Umat Hindu Madura di Bongso Wetan menggunakan tradisi Jawa dalam ritualnya. Foto Fully Syafi.

Menariknya Akulturasi Hindu Madura di Tanah Jawa

26 March 2021
Beginilah Uniknya Nyepi di Desa Kedisan

Beginilah Uniknya Nyepi di Desa Kedisan

16 March 2021
Ada Apa dengan Wiku Muda?

Ada Apa dengan Wiku Muda?

15 March 2021
Ketika Agama justru Menyekat Kemanusiaan Kita

Ketika Agama justru Menyekat Kemanusiaan Kita

1 June 2020
Puasa, Covid-19 dan PHBS

Puasa, Covid-19 dan PHBS

26 May 2020
Next Post
Turis Asing pun Ikut Mengarak Ogoh-Ogoh

Turis Asing pun Ikut Mengarak Ogoh-Ogoh

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Aksi Tolak Terminal LNG ke DPRD Bali 

Antisipasi Risiko Proyek Energi Gas di Bali

26 May 2026
Pemberdayaan Lalai, Kekayaan Bahari Serangan pun Terkulai

Reklamasi Serangan: Elit Parpol Pecah, Media Terbelah, Masyarakat Tetap Susah

25 May 2026
Memahami Zona Risiko Bencana dengan Data Spasial

Memahami Zona Risiko Bencana dengan Data Spasial

25 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia