• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, June 20, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Gunung Raung Meletus, Bandara Ngurah Rai Ditutup

Anton Muhajir by Anton Muhajir
10 July 2015
in Berita Utama, Kabar Baru
0
0
Informasi pembatalan penerbangan di Bandara Ngurah Rai. Foto @balimadee.
Informasi pembatalan penerbangan di Bandara Ngurah Rai. Foto @balimadee.

Hingga pagi ini, Bandara Ngurah Rai Bali masih ditutup sementara. 

Penutupan bandara terbesar di Bali sejak Kamis malam tersebut akibat letusan Gunung Raung di Bondowoso, Jawa Timur. Sejak sekitar seminggu lalu, gunung berapi tersebut terus mengeluarkan letusan dan debu.

Akibat letusan Gunung Raung, beberapa penerbangan menuju atau dari Bali pun ditunda atau dibatalkan. Abu vulkanik Gunung Raung berada di jalur penerbangan menuju atau dari Bali.

Sejak kemarin malam, Bandara Ngurah Rai pun ditutup.

Penutupan itu menyusul dikeluarkannya Notice to Airman (NOTAM) dari Briefing Office Kementerian Perhubungan Kamis malam kemarin. Selain Bandara Ngurah Rai, tiga bandara lain yang ditutup adalah Bandara Lombok, Bandara Jember, dan Bandara Banyuwangi.

Menurut Co-General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, I Gusti Ngurah Ardita penutupan sementara telah berlangsung sejak Kamis kemarin sekitar pukul 21.27 WITA dan diperpanjang hingga Jumat sekitar pukul 09.30 WITA.

“Kami masih melakukan kompilasi jumlah maskapai penerbangan yang tidak bisa beroperasi Jumat ini karena erupsi Gunung Raung,” kata Ardita sebagaimana ditulis Antara.

Ardita melanjutkan kemarin 28 penerbangan domestik dan internasional dibatalkan di bandara itu. Di antaranya termasuk sembilan penerbangan Jetstar dari beberapa kota di Australia, Virgin Australia (10), Jetstar Asia (1), dan rute domestik Lion Air (8).

Begitu pula dengan Garuda Indonesia. Pagi ini, maskapai tersebut tidak menerbangkan pesawat sama sekali dari atau menuju empat bandara yang ditutup termasuk di Bali. Dalam pernyataan resmi melalui website, Garuda Indonesia membatalkan 20 penerbangan hingga pagi ini.

Dari 20 penerbangan tersebut, 15 di antaranya adalah penerbangan dari atau menuju Bali. Termasuk di antaranya Bali – Seoul, Bali – Perth, Bali – Tokyo, dan Bali – Dili.

“Kami mengimbau para penumpang dengan tujuan Bandara-Bandara yang ditutup tersebut agar langsung melakukan perubahan reservasi tiket melalui Call Center Garuda Indonesia (24 jam) di nomor 021-2351 9999 dan 0804 1 807 807,” tulis Garuda Indonesia melalui pernyataan yang ditandatangani Pelaksana Harian Komunikasi Perusahaan M Ikhsan Rosan.

Abu vulkanik Gunung Raung di Penebel, Tabanan. Foto Made Tom Kris.
Abu vulkanik Gunung Raung di Penebel, Tabanan. Foto Made Tom Kris.

Maskapai lain, Lion Air, pun membatalkan penerbangan dari dan menuju Bali. Sebagaimana ditulis JPNN, Lion Air membatalkan penerbangan dari dan menuju Denpasar dan juga dari dan menuju Lombok.

Akibatnya, 12 penerbangan Lion Air pun batal.

Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait mengatakan penumpang yang jadwalnya dibatalkan akan diberangkatkan hari ini setelah cuaca tidak terganggu debu vulkanik Gunung Raung.

Pihak Bandara Ngurah Rai sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi melalui website mereka. Saya telepon ke nomor telepon di website juga tidak diangkat. Namun, informasi terakhir melalui akun @BaleBengong, bandara akan ditutup hingga pukul 21.30 WITA.

Adapun pihak Kementerian Perhubungan melalui akun Twitternya mengatakan, penutupan akan dilakukan hingga petang.

1.Penutupan bandara di Bali, Lombok, Banyuwangi Jember diperpanjang sampai sunset (petang) hari ini

— Kemenhub RI (@kemenhub151) July 10, 2015

Sementara itu, abu vulkanik akibat letusan Gunung Raung juga sudah terjadi hingga Bali. Salah satu warga, Made Tom Kris yang tinggal di Penebel, Tabanan sudah mengunggah foto abu vulkanik yang sampai di kampungnya.

Kemarin, salah satu warga di Kintamani juga mengirimkan foto abu vulkanik serupa melalui Twitter ke BaleBengong. [b]

Tags: BaliBandara Ngurah RaiJawa TimurPelayanan Publik
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Ngobrolin Krisis Iklim Bersama Climate Freask dan Kenapa Bali Perlu Versi Lokalnya

Ngobrolin Krisis Iklim Bersama Climate Freask dan Kenapa Bali Perlu Versi Lokalnya

15 June 2026
Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

11 June 2026
Abrasi yang tak Pernah Henti di Pantai Kuta

Hilangnya Pesisir Bali: Memahami Akar Krisis Abrasi dan Jalan Keluarnya

4 June 2026
Mai Memunyi!

Mai Memunyi!

30 May 2026
Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Next Post
Loloan, Sejarah Panjang Keberagaman di Bali

Loloan, Sejarah Panjang Keberagaman di Bali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Kita Terlatih Hidup dengan Kerusakan: Kehidupan di Gang Taman Beji Pasca Banjir

Kita Terlatih Hidup dengan Kerusakan: Kehidupan di Gang Taman Beji Pasca Banjir

19 June 2026

Dari Kebun hingga Pasar, Menyusuri Rantai Ekonomi Galungan di Bali

19 June 2026
Hari Laut Sedunia Menjadi Peringatan untuk Menghentikan Ekspansi LNG di Bali

Hari Laut Sedunia Menjadi Peringatan untuk Menghentikan Ekspansi LNG di Bali

18 June 2026
Pedih di Balik Galungan: Ekonomi Melemah, Kantong Makin Tipis

Pedih di Balik Galungan: Ekonomi Melemah, Kantong Makin Tipis

18 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia