• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, January 17, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Diskusi: Tinjauan Kritis Gerakan Mahasiswa Indonesia

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
16 February 2014
in Agenda, Kabar Baru, Politik
0
0

Radhar PancaBentara Budaya bekerja sama dengan Udayana Science Club akan menggelar Diskusi Budaya.

Diskusi bertajuk “Tinjauan Kritis Gerakan Mahasiswa Indonesia Menyemai Demokrasi yang Berbudaya” akan diadakan pada Rabu, 19 Februari 2014, pukul 18.30 Wita. Tempatnya di Bentara Budaya Bali (BBB) di Jalan Prof. Ida Bagus Mantra 88 A, By Pass Ketewel, Gianyar.

Pembicara adalah budayawan Radhar Panca Dahana dan Dewa Gede Palguna, akademisi yang juga mantan Hakim Mahkamah Konstituti RI. Keduanya akan mengemukakan pandangan terkait peran sekaligus kritik terhadap gerakan mahasiswa Indonesia lintas zaman.

Menurut Vanesa Martida dari Udayana Science Club Universitas Udayana dinamika sosial politik di Indonesia telah mencatat peran pemuda, khususnya gerakan mahasiswa yang ikut mewarnai sejarah. “Diskusi kali ini diharapkan dapat menjadi ruang renungulang terhadap perjuangan pemuda dalam mengisi demokrasi Indonesia,” ujar

Peran pemuda dapat disimak di sepanjang sejarah NKRI, sedari era kebangkitan nasional 1908 yang berpuncak pada Sumpah Pemuda 1928 dan Proklamasi Indonesia 1945, hingga masa genting yang menandai lahirnya Orde Baru, Orde Reformasi hingga belakangan ini.

Bagaimanakah sesungguhnya perkembangan gerakan mahasiswa Indonesia dari masa ke masa tersebut? Benarkah sebagian tokoh-tokoh utama dari gerakan idealis mahasiswa tersebut kerap akhirnya menjadi lupa diri sewaktu duduk di dalam kekuasaan? Bagaimana pula pandangan terhadap gerakan mahasiswa Indonesia tersebut yang dituding hanya kepanjangan dari pertarungan para elite penguasa?

“Pada tahun politik 2014 ini, pemuda seyogyanya ikut ambil andil dalam menyambut perhelatan demokrasi. Sejauh apa pemuda dapat berperan, mari ikut urun rembug dalam diskusi budaya ini. Acara terbuka untuk umum, peserta tidak dikenakan biaya apapun,” ujar Juwitta Lasut, staf Bentara Budaya Bali.

Dari diskusi ini, diharapkan akan tersemai gagasan-gagasan ke depan yang mendorong gerakan mahasiswa tetap terdepankan. Hal ini sebagai aksi kritis idealis yang turut memaknai upaya kita untuk menumbuhkan demokrasi lebih berbudaya, tidak menjadikan kekuasaan sebagai tujuan utama melainkan sarana untuk menjaga dan merajut keindonesiaan kita.

Radhar Panca Dahana adalah budayawan dan sastrawan Indonesia. Ia menyelesaikan Program S1 Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Indonesia (1993) dan studi Sosiologi di Ecole des Hautes Etudes en Science Sociales, Paris, Perancis (2001). Menapak karier jurnalistik sebagai redaktur tamu majalah Kawanku (1977), reporter lepas hingga pemimpin redaksi di berbagai media seperti Hai, KOMPAS, Jakarta Jakarta, Vista TV, dan Indline.com.

Penghargaan yang pernah diraih: Terpilih sebagai satu di antara lima seniman muda masa depan Asia versi NHK (1996), Meraih Paramadina Award (2005), Duta Terbaik Pusaka Bangsa, Duta Lingkungan Hidup sejak 2004, Menerima Medali Frix de le Francophonie 2007 dari 15 negara berbahasa Prancis.

Buku-buku karya Radhar Menjadi Manusia Indonesia (esai humaniora, 2002), Lalu Batu (kumpulan sajak, 2003), Jejak Posmodernisme (2004), Cerita-cerita dari Negeri Asap (kumpulan cerpen, 2005), Inikah Kita: Mozaik Manusia Indonesia (esai humaniora, 2006),Dalam Sebotol Coklat Cair (esai sastra, 2007), Metamorfosa Kosong (kumpulan drama, 2007)

Dr. I Dewa Gede Palguna, S.H., M.H lahir di Bangli, Bali, 24 Desember 1961. Ia merupakan Hakim Mahkamah Konstitusi RI termuda, menjabat pada periode 2003-2008. Dosen hukum tata negara Fakultas Hukum Universitas Udayana yang juga pendiri Arti Foundation ini sangat aktif ketika membahas amandemen UUD 1945 di Panitia Ad Hoc I badan Pekerja MPR. Anggota Tim Penulisan Buku Ajar Hukum Humaniteir Internasional, kerjasama ICRC dengan Pusat Studi Hukum Humaniteir FH Universitas Trisakti dan Pengajar Hukum Humaniteir se-Indonesia (1999), Anggota Panwas Pemilu Daerah Tk.I Bali (1999), Anggota MPR Utusan Daerah Bali (1999-2004).

Menulis berbagai buku antara lain Saya Sungguh Mencemaskan Bali (2008), Mahkamah Konstitusi, Judicial Review dan Welfare State : Kumpulan Pemikiran I Dewa Gede Palguna (2008), Nasionalisme: Identitas dan Kegelisahan, Kumpulan Orasi (2008), Jalan Panjang Hingga ke Medan Merdeka Barat, Perjalanan Pemikiran Hukum (2008), dsb. Esai-esai budayanya dipublikasikan di berbagai media cetak. [b]

Tags: AgendaBentara Budaya BaliDiskusiGianyar
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Gianyar dan Kekosongan Ruang Kolaborasi Kreatif

Kota Seni Gianyar dan Minimnya Ruang Kolaborasi Kreatif

5 June 2025
Ini Kisahmu: Ni Pollok Gadis Bali

Ini Kisahmu: Ni Pollok Gadis Bali

14 July 2023
Cerita Rasa

Cerita Rasa Festival: Rintisan Festival Desa di Jembrana

6 August 2022
In Jazz We Trust, Perayaan Jazz secara Hibrida

In Jazz We Trust, Perayaan Jazz secara Hibrida

29 April 2021
Batubulan Kini, Setahun Setelah Pandemi

Batubulan Kini, Setahun Setelah Pandemi

24 March 2021
KEMBALI 2020: Lifetime Achievement Award untuk Toeti Heraty

KEMBALI 2020: Lifetime Achievement Award untuk Toeti Heraty

1 November 2020
Next Post
Berbagi Darah dan Kepedulian untuk Korban Bencana

Berbagi Darah dan Kepedulian untuk Korban Bencana

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Literasi Digital dan Pencegahan Cyberbullying bagi Pelajar di Denpasar

Literasi Digital dan Pencegahan Cyberbullying bagi Pelajar di Denpasar

16 January 2026
Rekam Jejak 41 Tahun TPA Suwung: Berulang kali Hendak Ditutup, PSEL Gagal

Rekam Jejak 41 Tahun TPA Suwung: Berulang kali Hendak Ditutup, PSEL Gagal

16 January 2026
Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

15 January 2026
Refleksi Gastro Kolonialisme dari Monyet Milenial

Refleksi Gastro Kolonialisme dari Monyet Milenial

14 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia