• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, May 2, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Berwisata Sambil Bersihkan Sampah Tukad Petanu

Dewi Mahayanthi by Dewi Mahayanthi
2 June 2011
in Kabar Baru, Lingkungan, Travel
0
1

Wisata ini mengurangi pencemaran sampah di aliran sungai. Foto Dewi Mahayanthi.

Sambil melawan arus arus sungai Petanu, pengunjung bisa mengambil sampah di sungai ini.

Pola hidup masyarakat yang terbiasa membuang sampah ke sungai telah mengurangi nilai keindahan sungai tersebut. Hal itulah yang membuat seorang ibu bernama Bayu untuk menciptakan suatu aktivitas wisata yang sering disebut susur sungai.

Bu Bayu, yang sebelumnya bekerja di perusahaan arung jeram Sobek, memutuskan untuk ‘resign’ agar dapat fokus mengembangkan kegiatan wisata ini sejak Mei 2011. Daerah Ubud, Gianyar dipilih sebagai tempat susur sungai ini. Menurut Bu Bayu, hal ini karena Ubud sudah terkenal sebagai pusat kepariwisataan di Kabupaten Gianyar.

Letak wisata ini tepat berada di Desa Laplapan aliran sungai Petanu. Pemuda-pemudi desa setempat ikut serta membantu pengembangan kegiatan wisata ini. Mereka biasanya berperan sebagai pemandu selama susur sungai berlangsung.

Menurut Wayan, salah satu pemandu di sana, saat usia anak-anak, dirinya sering bermain di sungai Petanu sambil memancing. Saat itu kondisi sungai masih bersih.

Wisata ini termasuk unik karena pengunjung akan berjalan di air melawan arus sungai Petanu. Orang awam mungkin mengira bahwa ini mudah saja. Tetapi, jika pernah mencobanya, waw ternyata memerlukan tenaga cukup besar. Sebab, pengunjung harus bergerak di dalam air dengan melawan kuatnya arus sungai Petanu. Biasanya selama perjalanan, pengujung dan pemandu menyusur sambil memungut sampah plastik yang menyangkut di pinggiran sungai.

Susur sungai ini menempuh jarak 2 km dengan waktu tempuh 3-4 jam. Pengunjung memakai alat pengaman seperti helm, jaket pengaman dan sandal khusus air. Selama perjalanan, pengunjung akan melewati 2 pos, yaitu sebuah gua buatan saat zaman penjajahan dan beberapa sumber mata air yang dimanfaatkan warga sekitar.

Dengan adanya wisata ini, sedikit demi sedikit tingkat pencemaran sampah di aliran sungai ini dapat teratasi.

Selama pengamatan, pihak pengelola kegiatan ini telah memperingatkan hotel dan vila di pinggiran sungai agar tidak membuang limbah hotel sembarangan guna mencegah rusaknya ekosistem sungai Petanu. Di akhir penyusuran menuju tempat awal, pengunjung harus berjalan melewati tanjakan semak-semak dan akan menyaksikan tebing perbukitan Desa Laplapan.

Gubug kecil sudah disediakan sebagai tempat mengganti pakaian dan makan siang sejenak. Ini bisa menjadi alternatif tempat wisata air dengan menguji sedikit adrenalin masing-masing sambil memungut sampah plastik di aliran sungai Petanu, Ubud, Gianyar. [b]

Tags: GianyarLingkunganTravelUbudWisata
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Dewi Mahayanthi

Dewi Mahayanthi

Gadis yang terlahir sempurna dengan segala kekurangannya. mencoba sekeras hati melawan keterbatasan dengan mengikuti beberapa organisasi di dunia ini. Mencoba segala sesuatu yang belum pernah aku coba dalam kehidupan ini.

Related Posts

Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

1 May 2026
IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

29 April 2026
Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
Compost Bag Dipilih sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga

Pemkot Denpasar Rencanakan Distribusi 176 Ribu Compost Bag pada 2026

19 April 2026
Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

7 April 2026
Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

24 March 2026
Next Post
Meluruskan Hukum Adat soal Kasepekang

Dilema Menjadi Warga Desa Adat

Comments 1

  1. Wika says:
    15 years ago

    Paket wisata yg cukup unik dan sangat positif bagi kelestarian lingkungan
    Kalau boleh tau,
    Bagaimana tanggapan para wisatawan setelah mengikuti paket wisata ini?
    lalu,
    Menurut anda bgmn prospek paket wisata ini kedepan?

    Reply

Leave a Reply to Wika Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Aku Dede, Ini Ceritaku dengan Difabel Sensorik Netra

Refleksi Hari Buruh Bagi Orang dengan Disabilitas Netra 

1 May 2026
Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

1 May 2026
Aksi Hari Buruh Masih Menyoroti Ketidakadilan bagi Pekerja Pariwisata

Aksi Hari Buruh Masih Menyoroti Ketidakadilan bagi Pekerja Pariwisata

1 May 2026
Keluh Kesah Sampah Rumah Tangga dari Pasar Badung

Keluh Kesah Sampah Rumah Tangga dari Pasar Badung

30 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia