• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, April 21, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Bali World Music Festival 2015 Mulai Digelar Hari Ini

Saylow by Saylow
5 December 2015
in Agenda, Musik
0
0

Bali World Music Festival 2015 akan digelar pertama kali.

Festival musik yang akan menjadi agenda tahunan ini akan digelar pada 5 dan 6 Desember 2015. Dua panggung di ARMA Museum, Ubud, Bali akan menjadi ajang kolaborasi para musisi.

Bali World Music Festival (BWMF) yang didukung Kementerian Pariwisata Republik Indonesia merupakan even musik yang sangat spesial. Dia melibatkan musisi internasional, nasional dan musisi lokal Bali. Semuanya membawa akar dan identitas budayanya masing-masing dalam balutan komposisi musikal.

Dalam acara ini juga kita berkesempatan menunjukan kepada dunia kalau musisi nasional dan lokal sangat berpotensi dan berbakat.

Dua panggung pada festival ini akan menjadi ajang kolaborasi. Para penonton dapat menikmati dan menyaksikan eksplorasi musik yang mungkin tidak dijumpai di panggung lain.

Ubud sudah sejak lama sangat dikenal sebagai tempat di mana terjadi banyak pertukaran budaya dan bertumbuhnya berbagai seni baik termasuk seni pertunjukan dan musik. Bali World Music Festival menunjukan kembali hal tersebut. Desain lokasi yang artistik dan tata panggung yang dibuat untuk merespon tema festival kali ini juga akan dipercantik dengan seni video mapping yang dieksplorasi dan diarahkan ke instalasi di panggung.

press_conference_bali_world_music_festival_2015
Dwiki Dharmawan dan musisi-musisi pengisi acara Bali World Music Festival 2015 saat Konferensi Pers di Farabi Music School di Denpasar Photo oleh: Teddy Drew

Penggagas dan pendiri BWMF, Dwiki Dharmawan mengatakan, ajang ini menjadi perayaan cinta, perdamaian dan toleransi melalui musik. BWMF juga menjadi salah satu bentuk representasi dari bertumbuhnya regenerasi musik, munculnya generasi baru kaum muda yang bermusik dengan mengambil inspirasi asal usul tradisi yang selama ini sudah banyak dilupakan.

“Karena itu mereka sangat layak untuk didorong dan diberi kesempatan untuk tampil di hadapan publik,” kata Dwiki.

Co-founder BWMFA.A Kt. Anom Wijaya Darsana menambahkan, BWMF akan mempersembahkan perpaduan multi-kultural yang kental melalui penampilan musisi manca negara dan musisi dalam negeri. Acara ini juga akan menyuguhkan acara tambahan edukatif yaitu music workshop. Workshop diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kalangan generasi muda untuk lebih banyak mengenal dan mengeksplorasi khasanah musik Dunia, Indonesia dan di Bali khususnya.

Workshop terbuka ini akan memberikan kesempatan kepada warga asing untuk mendapat pengetahuan tentang instrumen musik tradisional Indonesia dan mancanegara. “Kami berharap proses kreatif ini akan merangsang kolaborasi-kolaborasi budaya ke depan,” kata Anom.

Para musisi luar negeri yang sudah dipastikan muncul antara lain Gilad Atzmon (Inggris ) dan Kamal Musallam (Jordania) yang akan berkolaborasi dengan Dwiki Dharmawan dalam grup World Peace Trio. Selain itu akan tampil perkusionis dan komposer dari Palestina Nasser Salameh, drummer terkemuka asal Turki yang bermukim di London Asaf Sirkis, Bassist Yaron Stavi (Inggris), dan pemain Glysentar Nicolas Meier (Swiss) akan bergabung dalam Pasar Klewer Project.

Akan tampil pula Eastmania sebuah grup kolaborasi musik Timur Tengah dengan Indonesia dan Cina, Balawan Batuan Ethnic, Dewa Budjana, Ivan Nestorman Sasando, Nazar Wildan Saung Angklung Udjo, Sa’at Borneo. Tak ketinggalan musisi asal Bali lainnya Ayu Laksmi & Svara Semesta, Planet Bamboo, Tomoca & Persahabatan Project, Bona Alit, Jes Gamelan Jegog, Emoni, Kalimaya, Emoni dan Lisa Ruing.

Ayu Laksmi saat Konferensi Pers Bali World Music Festival
Ayu Laksmi saat Konferensi Pers Bali World Music Festival . Photo oleh: Teddy Drew

Para penampil tersebut akan tampil pada dua panggung dalam suanana ARMA Museum yang asri.

Penyelenggaraan Bali World Music Festival 2015” atas inisiasi associates dan Antida Music Productions dan mendapat dukungan utama dari Kementerian Pariwisata RI (Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia).

BWMF juga didukung oleh WISESA Grup, Bendkel Rental Company, Museum Gitarku, Farabi Music Education Center Bali, Kementerian Perindustrian RI Ditjen IKM, Arma Museum, Betelnut Ubud, Moonjune Asia, Archimetriz, Bali Soundproofing, UVJF, The Straw Hut, KORG, IBR, Madu Grafis, Yamaha Audio, Omah Apik, Bali Radio Net, TVRI, Metro TV, MNC TV, The Jakarta Post, Radar Bali, Bali Buzz, Cleo, Rumah Lada, Biznet dan La Gazzete de Bali.

Tiket tersedia di pintu masuk ARMA, UBUD info +62 361 285 196, Free Workshop Music akan diadakan di Betelnut, Ubud tanggal 5-6 Desember 2015 mulai jam 10:00 s/d 15:00.

www.baliworldmusicfestival.org. [b]

Tags: AgendaMusikUbud
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Saylow

Saylow

Saylow, putra asli Karangasem tepatnya Dusun Tanahampo. Berlatar belakang ilmu teknologi informasi dan desain, memilih managemen seni dan pertunjukan sebagai jawaban atas kebutuhan kesehatan mental dan menyandarkan kepulan asap dapur dengan melakukan usaha dagang parcel buah rumahan.

Related Posts

Kearifan Lokal di Tengah Arus Global di UWRF 2025

Kearifan Lokal di Tengah Arus Global di UWRF 2025

22 October 2025
Kata Warga Ubud tentang Kemacetan dan Fasilitas Publik

Kata Warga Ubud tentang Kemacetan dan Fasilitas Publik

3 October 2025
Ubud yang Tenang Berubah Bising dan Macet

Pengembangan Kawasan Rendah Emisi di Sanur dan Ubud

19 September 2025
Mengharapkan Perubahan Ubud dari Warga dan Pemerintah

Mengharapkan Perubahan Ubud dari Warga dan Pemerintah

15 September 2025
Jelajah Inovasi Desa di Ubud, dari Transportasi Hingga Pedestrian

Jelajah Inovasi Desa di Ubud, dari Transportasi Hingga Pedestrian

10 September 2025
Ubud yang Tenang Berubah Bising dan Macet

Ubud yang Tenang Berubah Bising dan Macet

10 September 2025
Next Post
Warga Kampanyekan Melek Pilkada di Bali

Warga Kampanyekan Melek Pilkada di Bali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Ekowisata di Subak Sebagai Solusi atau Ancaman Baru?

Plastik Makin Mencemari Pertanian

21 April 2026
Sampah tak Terpilah, Subsidi Pupuk Organik bikin Jengah

Cara Leluhur Bali Memilah Sampah

21 April 2026
Bencana Sunyi: Penurunan Muka Tanah Akibat Eksploitasi Airtanah di Bali

Bencana Sunyi: Penurunan Muka Tanah Akibat Eksploitasi Airtanah di Bali

20 April 2026
Reklamasi Sekali, Abrasi Berkali-kali

Reklamasi Sekali, Abrasi Berkali-kali

20 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia