• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, June 13, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Apresiasi Puisi Johann Wolfgang von Goethe

Anton Muhajir by Anton Muhajir
2 March 2010
in Agenda, Budaya, Kabar Baru
0
1

Teks Dikirim Komunitas Sahaja, Foto Ilustrasi Internet

Yang kenal diri juga sang lain
Di sini pun kan menyadari:
Timur dan Barat berpilin
Tak terceraikan lagi.

Sajak terkenal ini, yang ditulis oleh Johann Wolfgang von Goethe pada tahun 1826, menunjukkan bahwa pujangga Jerman terbesar itu sangat sadar akan pentingnya dialog antarbudaya. Dan Goethe sendiri, melalui karya dan tindakannya, telah menjadikan dirinya jembatan antara Barat dan Timur. Terutama hubungan Goethe dengan agama Islam merupakan sebuah fenomena menakjubkan dalam kehidupannya. Sejak muda ia menaruh minat terhadap Islam, dan rasa hormat dan kagum terhadap agama itu dapat disaksikan dalam tulisannya, terutama dalam kumpulan puisi Diwan Barat-Timur yang dianggap salah satu dari mahakaryanya.

Pada tahun 2007 untuk pertama kali terbit sebuah kumpulan puisi Goethe yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Buku berjudul „Satu dan Segalanya“ itu merupakan jilid IV dari Seri Puisi Jerman yang dieditori oleh kedua penerjemahnya, yaitu Berthold Damshäuser dan Agus R. Sarjono.

Goethe-Institut Jakarta pada tahun 2007 dan 2008 telah menyelenggarakan berbagai acara pembacaan dan diskusi puisi Goethe yang melibatkan Agus R. Sarjono dan Berthold Damshäuser.

Pada tahun ini, Goethe-Institut Jakarta bersama Komunitas Sahaja dan Unit Kegiatan Mahasiswa Udayana Scientific Club (USC) juga akan menyelenggarakan acara serupa yakni pada Kamis, 4 Maret 2010, pukul 18.00 wita, bertempat di Auditorium Widya Sabha, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Jalan Jenderal Sudirman
Denpasar

“Pada acara tersebut akan tampil Berthold Damshäuser sebagai narasumber dalam diskusi puisi Goethe serta hadir penyair Warih Wisatsana dilibatkan sebagai moderator. Di samping itu, penyair Bali Tan Lioe Ie, akan membacakan berbagai Dithyrambos Dionysos, puisi Friedrich Nietzsche yang berkaitan erat dengan bukunya „Demikian Sabda Zarathustra“. Jadi kami akan sangat senang apabila kawan-kawan turut hadir dalam acara tersebut,” papar Ni Ketut Sudiani, koordinator program.

Berthold Damshäuser lahir di Wanne-Eickel/Jerman pada tahun 1957. Sejak 1986 ia mengajar bahasa dan sastra Indonesia di Institut für Orient- und Asienwissenschaften (Lembaga Kajian Asia) di Universitas Bonn. Ia pemimpin redaksi “Orientierungen“ –sebuah jurnal tentang kebudayaan-kebudayaan Asia–, penerjemah puisi Jerman ke bahasa Indonesia dan puisi Indonesia ke bahasa Jerman, penyunting antologi puisi Indonesia dan Jerman. Ia juga salah seorang pendiri Komisi Jerman-Indonesia untuk Bahasa dan Sastra. [b]

Foto diambil dari sini.

Tags: AgendaBudayaDenpasarJaringanPuisiSastraSosok
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

11 June 2026
Mai Memunyi!

Mai Memunyi!

30 May 2026
Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

15 May 2026
Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

14 May 2026
Next Post
Keluarga Kecil di Sel Nomor 9

Keluarga Kecil di Sel Nomor 9

Comments 1

  1. iwan says:
    16 years ago

    nice photo bro bisa gak gw ambil photo wolfnya untuk koleksi ya , tengkiu before and after

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Popeda Instan Asal Ternate Berlayar dengan Identitas Kreatifnya

Popeda Instan Asal Ternate Berlayar dengan Identitas Kreatifnya

13 June 2026

Kota Makin Sesak, Sepeda Masih Berebut Ruang

12 June 2026

Perpustakaan yang Menjaga Ingatan Pulau

12 June 2026
Janji Menteri LH: Tindak Kerusakan Mangrove Hingga Benahi Tata Kelola Sampah

Janji Menteri LH: Tindak Kerusakan Mangrove Hingga Benahi Tata Kelola Sampah

11 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia