• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, November 9, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru Kabar

Olah Sampah Organik Jadi Pupuk Cair di Desa Dukuh

Ni Putu Ary Pratiwi by Ni Putu Ary Pratiwi
27 May 2019
in Kabar, Lingkungan
0
0

Conservation International (CI) Indonesia dengan dukungan Nissan Global telah menyelenggarakan pelatihan pengolahan sampah organik rumah tangga dan sisa daun Gebang yang sudah diambil seratnya untuk menjadi kompos dengan kandungan nutrisi yang lebih baik akhir Maret lalu.

Pelatihan dilakukan di Balai Kelompok Darma Kerti yang diikuti anggota Kelompok Tani Ternak Darma Kerti di Dusun Bahel, Desa Dukuh. Dalam pelatihan ini, peserta diberikan komposter untuk pengolahan di rumah masing-masing. Diharapkan peningkatan keterampilan ini ini akan turut membantu memperbaiki kualitas lahan perkebunan setempat.

“Melatih warga untuk bisa membuat pupuk organik merupakan pendekatan untuk meningkatkan kualitas tanah dari tingkat rumah tangga. Kami bantu sediakan komposter aerob,” ujar Adi Mahardika selaku project officer program Reforestasi Bentang Alam Gunung Agung CI Indonesia.

Sebagai tindak lanjut dari pelatihan tersebut, setiap rumah anggota kelompok tani Darma Kerti difasilitasi komposter untuk mengolah sampah organik skala rumah tangga. Nyoman Darma, Ketua Kelompok Tani Darma Kerti menyambut baik hal tersebut.

Sebanyak 15 komposter yang diberikan kemudian dibagikan kepada kelompoknya. Komposter cair merupakan alat sederhana yang digunakan untuk membantu kerja bakteri pengurai aneka material organik berupa sisa sayur, buah dan nasi agar menjadi pupuk organik. Biasanya komposter skala rumah tangga terbuat dari ember atau tong plastik berukuran 20-200 liter. Komposter memiliki instalasi untuk sirkulasi udara didalamnya sehingga membantu proses pengomposan aerob dan mempercepat proses penguraian sampah.

Sampah organik rumah tangga seperti sisa sayur dan buah dipotong kecil-kecil kemudian dimasukkan ke dalam komposter. Bioaktivator EM4 ditambahkan ke dalam sampah tersebut. Setelah beberapa hari/minggu, komposter akan menghasilkan cairan sebagai hasil dari proses fermentasi. Cairan dialirkan melalui selang komposter dan ditampung dalam wadah penampungan. Dalam wadah penampungan, cairan ditambahkan EM4 dan disimpan selama seminggu. Hasil inilah yang dinamakan Pupuk Organik Cair (POC).

POC dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair dengan perbandingan 1 POC dengan 10 bagian air. POC akan memberikan nutrisi tambahan untuk tanaman-tanaman perkebunan warga. “Saya coba buat dengan memasukkan sampah sayur dan buah ke dalam komposter. Sudah menghasilkan 1 liter POC, nantinya akan digunakan menyiram tanaman di pekarangan rumah,” cerita Nyoman Darma sambil menunjukkan POC yang ditampung dalam kemasan air mineral.

Upaya pengolahan sampah organik menjadi POC adalah salah satu bentuk pengelolaan lahan kritis yang dimulai dari tingkat rumah tangga ungkap Adi Mahardika. “Diharapkan dapat meningkatkan kesuburan pohon-pohon di kebun masing-masing keluarga. Ini langkah kecil, tapi pohon-pohon yang tumbuh subur adalah kunci bentang alam yang sehat,” harapnya.

Tags: Balidesa dukuhkaranagsempupuk cair organik
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Ni Putu Ary Pratiwi

Ni Putu Ary Pratiwi

Pegiat Pers Mahasiswa Akademika Universitas Udayana Bali. Belajar di Sloka Institute.

Related Posts

Konservasi Ruang Airtanah Berbasis Ruang Kesakralan kini Terancam karena Air jadi komoditas ekonomi dan Kerapuhan Ekologis

Konservasi Ruang Airtanah Berbasis Ruang Kesakralan kini Terancam karena Air jadi komoditas ekonomi dan Kerapuhan Ekologis

4 November 2026
Transisi ke Kendaraan Listrik di tengah Kelangkaan BBM adalah Wacana Kapitalistik?

Transisi ke Kendaraan Listrik di tengah Kelangkaan BBM adalah Wacana Kapitalistik?

23 October 2026
Kelangkaan BBM di Bali: Contoh Kegagalan Mitigasi dan Komunikasi Risiko

Kelangkaan BBM di Bali: Contoh Kegagalan Mitigasi dan Komunikasi Risiko

20 October 2026
Konservasi Ruang Airtanah Berbasis Ruang Kesakralan kini Terancam karena Air jadi komoditas ekonomi dan Kerapuhan Ekologis

Infrastruktur Komputasi vs. Neraca Air: Mengukur Jejak Ekologis Data Center di Bali

12 October 2026
Makna dari Singkat yang Lekat di Minikino Film Week 2026

Makna dari Singkat yang Lekat di Minikino Film Week 2026

28 September 2026
Upaya Generasi Muda Tamblingan  Membentengi Alas Mertajati dari Eksploitasi

Ada Dapur Raksasa di Bawah Danau-danau di Bedugul

27 September 2026
Next Post
Di TBK Semua Orang Dihargai Sesuai Martabatnya

Buku Bercerita, Ya! Bercerita tentang Buku

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Mitigasi agar Aman Saat Mengikuti Unjuk Rasa

Mitigasi agar Aman Saat Mengikuti Unjuk Rasa

8 November 2026
Tak hanya Kenangan yang Hilang di Serangan, juga Kuasa

Peta dan Risiko Bencana Tsunami di Bali

7 November 2026
Menyesapi Akulturasi Hindu – Budha di Baturiti

Benarkah Orang Bali Skizoid?

6 November 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

6 November 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia