• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, November 8, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

PlastikDetox, Pinjam Alat Makan demi Kelestarian Lingkungan

Dwi Jayanthi by Dwi Jayanthi
14 November 2018
in Kabar Baru, Lingkungan
0
0
#ALATMAKAN #SEKALIPAKAI #SINGLEUSE #EVENT #KURANGISAMPAH #BALI
Nurvitria, salah satu pengunjung Sunday Market Sanur melakukan deposit alat makan untuk beli siomay. Dia deposit piring dan sendok garpu.

Dengan meminjam peralatan makanan, kita bisa menyelamatkan lingkungan.

Bulan kelimabelas. Pertama kalinya PlastikDetox menerapkan uji coba peminjaman alat makan berbayar di Sunday Market Sanur. Sistem ini kemudian diberi nama sistem deposit. PlastikDetox secara sukarela menyediakan alat makan itu masing-masing 100 set, pada Minggu (28/10) lalu.

Ada piring, mangkok, sendok, garpu dan gelas berbahan stainless steel. Semua itu ditempatkan di sebuah meja yang dilengkapi dengan petunjuk cara deposit. Pengunjung di area makanan bisa deposit alat makan seharga Rp 10.000 per item, kecuali sendok dan garpu masing-masing seharga Rp 5.000.

Pengunjung yang memiliki rencana untuk membeli makanan, mereka bisa deposit alat makan yang diperlukan. Kemudian, mereka ke penjual makanan, memberikan alat makan ini ke pedagang agar makanannya ditaruh di tempat itu. Setelah itu, ketika mereka selesai makan, alat makan dikembalikan, maka uang mereka akan kembali.

Pagi itu, pertama kali deposit ini diterapkan, belum semua sadar, mengerti dan mau mencobanya. Ada pengunjung yang melihat dan membaca petunjuk deposit di stan kami dari kejauhan lalu pergi. Namun, ada juga yang kemudian mendekat, bertanya dan melakukan deposit.

“Wah ini ide bagus, baru pertama kali kami temui,” ujar seorang pengunjung pasar.

Deposit ini dilakukan selama 8 jam dari pukul 09.30 – 17.30 Wita. Selama itu, total 50 alat makan yang dipinjam oleh 24 pembeli yaitu 7 piring, 2 mangkok, 27 gelas, 1 gelas kopi, 8 sendok dan 5 garpu. Melalui itu, bisa dihitung bahwa PlastikDetox telah membantu mengurangi 50 buah potensi sampah alat makan sekali pakai. Ini belum terhitung, ada orang yang menggunakan alat makan lebih dari sekali makan dan minum.

Oh ya, hasil ini didapatkan sebelum adanya pengumuman detail melalui luring (offline) maupun daring (online).

Kesulitan yang masih dialami PlastikDetox yaitu kurangnya tempat untuk cuci langsung alat makan di lokasi. Ini menyebabkan, tim PlastikDetox harus membawa alat makan kotor ini pulang untuk dibersihkan. Biarpun masih uji coba dan jumlah alat makan yang dipakai masih sedikit, tapi ini harus dipikirkan ke depannya.

Uji coba ini menunjukkan adanya ketertarikan pengunjung untuk menggunakan alat makan dipakai ulang. Meskipun masih terasa asing, tapi kalau sudah kenal kan jadi sayang toh. Susahnya memang dari awal, bukankah lebih baik demikian? [b]

Tags: LingkunganPlastikDetoxSanur
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Dwi Jayanthi

Dwi Jayanthi

Wanita Bali yang memiliki passion di komunitas muda, lingkungan dan jurnalistik. Lulusan kimia yang senang berkegiatan suka-suka.

Related Posts

Konservasi Ruang Airtanah Berbasis Ruang Kesakralan kini Terancam karena Air jadi komoditas ekonomi dan Kerapuhan Ekologis

Konservasi Ruang Airtanah Berbasis Ruang Kesakralan kini Terancam karena Air jadi komoditas ekonomi dan Kerapuhan Ekologis

4 November 2026
Sanur Intaran Menata Kawasan ke Zona Biru, Hijau, dan Kuning untuk Mengurangi Emisi

Sanur Intaran Menata Kawasan ke Zona Biru, Hijau, dan Kuning untuk Mengurangi Emisi

22 October 2026
Konservasi Ruang Airtanah Berbasis Ruang Kesakralan kini Terancam karena Air jadi komoditas ekonomi dan Kerapuhan Ekologis

Infrastruktur Komputasi vs. Neraca Air: Mengukur Jejak Ekologis Data Center di Bali

12 October 2026
Upaya Generasi Muda Tamblingan  Membentengi Alas Mertajati dari Eksploitasi

Ada Dapur Raksasa di Bawah Danau-danau di Bedugul

27 September 2026
Bali dan Banjir: Apakah Kita Serius Menata Kota?

Kesalahpahaman dalam Penganggaran Mitigasi Bencana di Bali

25 September 2026
Agama Tirta, Bagaimana jika Ritual Tanpa Air?

Agama Tirta, Bagaimana jika Ritual Tanpa Air?

22 September 2026
Next Post
Teh Nia, Membela yang Berbeda Lewat Sinema

Teh Nia, Membela yang Berbeda Lewat Sinema

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Tak hanya Kenangan yang Hilang di Serangan, juga Kuasa

Peta dan Risiko Bencana Tsunami di Bali

7 November 2026
Menyesapi Akulturasi Hindu – Budha di Baturiti

Benarkah Orang Bali Skizoid?

6 November 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

6 November 2026
Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025: Oligarki Kian Vulgar

Korupsi Dana Tunjangan Pensiunan Veteran di Bali

5 November 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia