• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, May 7, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Budaya

Semeton Dadya Pasek Togog Gelar Upacara Meajar-ajar

Made Selamat by Made Selamat
22 November 2017
in Budaya, Kabar Baru
0
0
Upacara meajar-ajar Dadia Pasek Togog Muntig, Karangasem. Foto Made Selamat.

Setelah sempat tertunda karena krisis Gunung Agung, akhirnya kami bisa melaksanakan upacara meajar-ajar.

Meskipun masih pagi, ratusan semeton Dadia Pasek Togog Banjar Muntig sudah berkumpul di halaman Pura Dadya Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Para semeton hadir untuk mendengar arahan dari pengelingsir dadia Pasek Togog Muntig Jro Mangku Puspa.

Tujuannya untuk persiapan rute pelaksanakan upacara meajar-ajar setelah sebelumnya dilaksanakan upacara ngaben dan ngeroras sebagai rangkaian dari upacara Pitra Yadnya.

“Hari ini kita berkumpul untuk melaksanakan upacara meajar-ajar dalam rangkaian upacara Pitra Yadnya yang telah kita laksanakan sebelumnya,” kata Jro Mangku Puspa.

Jro menambahkan meajar-ajar dilaksanakan menuju Pura Goa Lawah, Pura Besakih, Pura Punduk Dawa, Pura Silayukti, Pura Andakasa dan Pura Lempuyang Madya.

Sekitar pukul 5 pagi rombongan berangkat beriring-iringan dengan 30 mobil menuju Pura Goa Lawah di Klungkung. Sebelum berangkat rombongan terlebih dahulu melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Dadya Pasek Togog Muntig untuk memohon keselamatan dalam perjalanan.

Rangkaian kegiatan ini seharusnya diikuti sekitar 300 kepala keluarga (KK) tetapi yang hadir hanya 181 KK. Ketidakhadiran semeton pasek lainya karena ada yang masih mengungsi dan terikat kerja.

Adapun semeton Pasek yang hadir dari Tukadeling Desa Tianyar Timur, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Ada juga dari Karanganyar, Sibetan, Karangasem, di mana dulunya mereka merupakan Semeton Pasek Togog Muntig yang tinggal di Banjar Muntig.

Ditemui usai sembahyang, Jro Mangku Wayan Purni yang merupakan tokoh serati banten, mengatakan Upacara Meajar-ajar seharusnya sudah dia laksanakan pada 30 September tetapi karena pada 22 September status Gunung Agung meningkat dari level III (Waspada) ke level IV (Awas) kami menunda pelaksanaannya, dimana semeton tyang semuanya mengungsi cetusnya”.

“Atas komitmen semua Semeton Pasek Togog Muntig setelah melalui Paruman Dadya kami pun melaksanakan Upacara Meajar-ajar ketika status Gunung Agung sudah turun statusnya ke waspada,” imbuhnya.

Jro Mangku menambahkan bahwa upacara meajar-ajar merupakan upacara untuk mengiringi Dewa Hyang dalam perjalanan Tirta Yatra ke berbagai Pura di Bali. Setelah sebelumnya telah melaksanakan Upacara Ngaben dan Ngeroras, yang tujuannya untuk Nangkilang Bhatara Raja Dewata atau Dewa Hyang ke berbagai Pura di Bali sebagai tempat berstananya Para Dewa atau Hyang Widhi agar mendapat restu sebagai atma yang telah disucikan.

Sekitar satu setengah jam perjalan rombongan tiba di Pura Goa Lawah. Sejam kemudian, rombongan berangkat menuju Pura Besakih di Karangsem. Pura yang dituju adalah Pura Dalem Puri, Pura Pedarman Ratu Pasek dan Pura Penataran Agung Besakih.

Saat menuju Pura Pedarman Ratu Pasek rombongan diguyur hujan cukup deras, tetapi karena kebulatan tekad nangkilang Dewa Hyang hujan tidak membuat rombongan menghentikan niat untuk bersembahyang.

Tepat pukul 3 sore rombongan tiba di Pura Catur Lawa Parihyangan Catur Sanak Linggih Ida Batara Mpu Gana di Punduk Dawa. Setelah dua jam kemudian rombongan menuju Pura Silayukti.

Sebelum menuju Pura Andakasa rombongan istirahat makan. Usai makan rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju Pura Andakasa, medan yang dilalui cukup menantang karena terdapat banyak tanjakan dan berkelak-kelok. Sampai-sampai salah satu mobil rombongan ada yang mogok tetapi masih bisa diatasi.

Akhirnya sekitar pukul 7 petang rombongan tiba di Pura Andakasa. Setelah Persembahyangan selesai dilaksanakan, rencana rombongan menuju Pura Lempuyang Madya. Namun, karena sudah malam akhirnya rombongan kembali ke rumah masing- masing. Sembahyang di Pura Lempuyang Madya pun dilaksanakan besok hari sekitar pukul 8 pagi.

Tags: AgamaKarangasem
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Made Selamat

Made Selamat

Pengajar. Warga Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali.

Related Posts

The Waves Upon a Trance

The Waves Upon a Trance

7 June 2025
Kegigihan Hampir 40 Tahun dalam Mempertahankan Kerajinan Lontar 

Kegigihan Hampir 40 Tahun dalam Mempertahankan Kerajinan Lontar 

14 November 2024
Napak Tilas Konflik Tanah Desa Adat Bugbug

Napak Tilas Konflik Tanah Desa Adat Bugbug

23 October 2023
Puri Agung Karangasem, Wujud Akulturasi Tiga Budaya

Puri Agung Karangasem, Wujud Akulturasi Tiga Budaya

28 August 2021
Pelaksanaan kremasi di Krematorium Santha Yana Jl Cekomaria, Denpasar. Pelaksanaan kremasi dianggap lebih murah dan praktis dibandingkan ngaben. Foto Anton Muhajir.

Dukung Krematorium Berarti Pendukung Hare Krisna?

3 April 2021
Umat Hindu Madura di Bongso Wetan menggunakan tradisi Jawa dalam ritualnya. Foto Fully Syafi.

Menariknya Akulturasi Hindu Madura di Tanah Jawa

26 March 2021
Next Post
Pelaku Pariwisata Sambut Kehadiran PHRI Klungkung

Pelaku Pariwisata Sambut Kehadiran PHRI Klungkung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Angkat Topi Buat Wanita, Khususnya Wanita Bali

Orang Bali jadi Objek Perencanaan Pariwisata

6 May 2026
Susur Hutan dan Sungai Bersama BASE Bali

Menutup Program Studi, Menutup Masalah?

6 May 2026
Pelanggaran Kebebasan Berpendapat terus Terjadi di Bali, mulai dari Larangan saat Konferensi Internasional, Aksi, dan Penangkapan Tomy

Surat Cinta Negeri dari Jeruji Besi

5 May 2026
Harapan Pemulung di Hari Buruh, Semoga TPA tidak Ditutup

Harapan Pemulung di Hari Buruh, Semoga TPA tidak Ditutup

5 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia