• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, July 7, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Rantau di Bali #CitizenJournalismAward

Agung Yudha by Agung Yudha
5 October 2016
in Kabar Baru, Video
0
1

Bali, sebuah pulau yang diklaim sebagai surga terakhir.

Sebuah batas yang dekat dengan utopia. Setidaknya itu yang dikatakan oleh Geoffrey Gorer dalam bukunya, Bali and Angkor, Or Looking at life and Death yang terbit pertama pada 1936.

Bali menjadi sangat ramah pada dunia. Layaknya kartu pos yang menunjukkan Bali sebagai tempat menyenangkan untuk dikunjungi. Berbagai kearifan lokal menjadi penyangga kehidupan dan, untungnya, hal ini juga digemari oleh para pendatang. Hal ini juga yang menjadikan Bali sebagai batas pergumulan nilai lokal dan global. Setidaknya secara subjektif saya melihatnya.

Bali menjadi dikenal dan juga menjadi magnet penduduk Nusantara. Tidak hanya turis, saudara kita di luar daerah banyak juga yang ingin merasakan sensasi tinggal di Bali. Berbagai alasan kedatangan yang bermuara pada hal positif yang ingin didapatkan di Bali menjadi utama. Semua kini dapat menikmati Bali. Tanpa terkecuali.

Bali yang semakin besar membawa berita baru. Pergolakan nilai kadang menghasilkan hasil yang berdampingan. Baik buruk. Kita, ya, kita semua kadang terlena oleh kebesaran nama. Merasa senang akan posisi Bali di mata Indonesia maupun dunia. Bagai melihat dari menara gading, hal disekitar mencuat menjadi tidak terlihat.

Terkadang kita perlu mendengar suara mereka. Pada orang yang peduli pada Bali. Karena mungkin saja, bagi mereka, Bali adalah rumah. Seperti saya mengutip kalimat seorang kawan, Made Dwicahyana Putra, “Mungkin untuk beberapa orang, rumah adalah tempat dimana mereka merasa nyaman untuk tinggal, dan batas negara hanyalah pagar-pagar imajiner yang dibuat untuk mengisi keegoisan beberapa orang”. [b]

Tags: BaliCitizen Journalism Awarddampak pariwisata balidokumenterIndonesiamasyarakatrantauVideoWisatawisata di bali
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Agung Yudha

Agung Yudha

Orang yang suka foto - foto, jalan - jalan dan foto jalanan.

Related Posts

Menelusuri Asal Muasal Sumber Air Empat Danau Vulkanik Di Bali

Menelusuri Asal Muasal Sumber Air Empat Danau Vulkanik Di Bali

22 June 2026
Ngobrolin Krisis Iklim Bersama Climate Freask dan Kenapa Bali Perlu Versi Lokalnya

Ngobrolin Krisis Iklim Bersama Climate Freask dan Kenapa Bali Perlu Versi Lokalnya

15 June 2026
Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

11 June 2026
Abrasi yang tak Pernah Henti di Pantai Kuta

Hilangnya Pesisir Bali: Memahami Akar Krisis Abrasi dan Jalan Keluarnya

4 June 2026
Mai Memunyi!

Mai Memunyi!

30 May 2026
Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Next Post

Membangun Budaya Nobar dan Kritis terhadap Film

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Ratusan Titik di Bali Alami Bencana

Kota Makin Padat dan Tanah yang Kian Sulit Dijangkau

6 July 2026
Memperjelas Persepsi Risiko Berwisata ke Bali

Rahasia di Bawah Gunung Agung: Ketika Batu Lava Membongkar Identitas Asli Pulau Bali

6 July 2026
Penganugerahan Olimpiade Jurnalis Muda Pertama di Indonesia di AJW 2026

Penganugerahan Olimpiade Jurnalis Muda Pertama di Indonesia di AJW 2026

5 July 2026
Romantisme Pulang: Kisah Kelam 1965 yang Tersensor

Romantisme Pulang: Kisah Kelam 1965 yang Tersensor

4 July 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia