• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, March 16, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Rantau di Bali #CitizenJournalismAward

Agung Yudha by Agung Yudha
5 October 2016
in Kabar Baru, Video
0
1

Bali, sebuah pulau yang diklaim sebagai surga terakhir.

Sebuah batas yang dekat dengan utopia. Setidaknya itu yang dikatakan oleh Geoffrey Gorer dalam bukunya, Bali and Angkor, Or Looking at life and Death yang terbit pertama pada 1936.

Bali menjadi sangat ramah pada dunia. Layaknya kartu pos yang menunjukkan Bali sebagai tempat menyenangkan untuk dikunjungi. Berbagai kearifan lokal menjadi penyangga kehidupan dan, untungnya, hal ini juga digemari oleh para pendatang. Hal ini juga yang menjadikan Bali sebagai batas pergumulan nilai lokal dan global. Setidaknya secara subjektif saya melihatnya.

Bali menjadi dikenal dan juga menjadi magnet penduduk Nusantara. Tidak hanya turis, saudara kita di luar daerah banyak juga yang ingin merasakan sensasi tinggal di Bali. Berbagai alasan kedatangan yang bermuara pada hal positif yang ingin didapatkan di Bali menjadi utama. Semua kini dapat menikmati Bali. Tanpa terkecuali.

Bali yang semakin besar membawa berita baru. Pergolakan nilai kadang menghasilkan hasil yang berdampingan. Baik buruk. Kita, ya, kita semua kadang terlena oleh kebesaran nama. Merasa senang akan posisi Bali di mata Indonesia maupun dunia. Bagai melihat dari menara gading, hal disekitar mencuat menjadi tidak terlihat.

Terkadang kita perlu mendengar suara mereka. Pada orang yang peduli pada Bali. Karena mungkin saja, bagi mereka, Bali adalah rumah. Seperti saya mengutip kalimat seorang kawan, Made Dwicahyana Putra, “Mungkin untuk beberapa orang, rumah adalah tempat dimana mereka merasa nyaman untuk tinggal, dan batas negara hanyalah pagar-pagar imajiner yang dibuat untuk mengisi keegoisan beberapa orang”. [b]

Tags: BaliCitizen Journalism Awarddampak pariwisata balidokumenterIndonesiamasyarakatrantauVideoWisatawisata di bali
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Agung Yudha

Agung Yudha

Orang yang suka foto - foto, jalan - jalan dan foto jalanan.

Related Posts

Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

27 February 2026
Potensi Panas Ekstrem di Bali: Apakah Pulau ini Sudah Bersiasat Meredamnya?

Potensi Panas Ekstrem di Bali: Apakah Pulau ini Sudah Bersiasat Meredamnya?

18 February 2026
Udara Bersih saat G20, setelah itu Polusi kembali

Udara Bersih saat G20, setelah itu Polusi kembali

11 February 2026
Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

15 January 2026
Canggu: Puisi dan Kisah Perjalanan

Ubud vs Canggu sebagai Metafora Konflik Internal Diri

12 January 2026
Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

5 January 2026
Next Post

Membangun Budaya Nobar dan Kritis terhadap Film

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Perspektif Disabilitas Netra untuk Ruang Jalan Inklusif di Bali

Perspektif Disabilitas Netra untuk Ruang Jalan Inklusif di Bali

15 March 2026
Benteng Terakhir Ruang Terbuka Hijau Kota adalah Kuburan

Benteng Terakhir Ruang Terbuka Hijau Kota adalah Kuburan

11 March 2026
Hapera Bali Buka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya

Hapera Bali Buka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya

10 March 2026
Rekomendasi Wisata Kano di Mangrove Tepi Kota Denpasar

Rekomendasi Wisata Kano di Mangrove Tepi Kota Denpasar

8 March 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia